Azwarudin Sebut Hasil TBS Hanya Rp200 Rb, Dua Bulan TBS Belum Di Bayar Perusahaan
Azwarudin Bersama Pengurus KUD Tani Sawit Mandiri (TSM).*Photografer: Ist
KUD. Tani Sawit Mandiri Keluhkan PT.SRK Sejak Jual Saham Ke-Mentari Group, Kebun Tidak Dirawat
Rabu 05 Agustus 2020, 03:23 WIB
Azwarudin Bersama Pengurus KUD Tani Sawit Mandiri (TSM).*Photografer: Ist
Batang Peranap, Inhu, RIAUMADANI. COM - Tidak harmonisnya KUD. Tani Sawit Mandiri (TSM) Dengan PT.Sinar Reksa Kencana (SRK) kian memuncak.
Pasalnya, semenjak terjadi jual beli saham atau pemindahan saham dari PT.SRK keperusahaan Mentari Group melalui Akta Jual Beli (AJB) Juni 2019, petani yang bernaung dalam wadah KUD.TSM mulai menjerit," Demikian dikatakan Hendri, Sekretaris KUD.TSM, rabu (05/08/2020),pagi.
Disebutkannya, sejak terjadi Jual beli saham keperusahaan Mentari Group Tahun 2019 kondisinya sudah mulai centrang prenang, karena hasil yang diterima petani sangat jauh dari harapan.
Kemudian bulan juni dan juli 2020 ini, hasil Tandan Buah Sawit (TBS) kami belum dibayar hingga sekarang," sebutnya.
Adapun alasan pihak Mentari Group belum membayarkan hasil TBS dari KUD.TSM karena masalah financial dan TBS serta harga CPO saat ini sedang jatuh.
Tentu saja, alasan pihak perusahaan tidak bisa kami terima, karena kami jual TBS bukan jual CPO.
Terlebih dalam perjalanannya ternyata, perusahaan Mentari Group masih menggunakan legalitas PT.SRK dan pihaknya sudah beberapa kali diajak rapat oleh perusahaan, namun hasil keputusannya nihil," tandasnya, dengan nada geram.
Kemudian, "Sewaktu terjadi proses pergantian keperusahaan Mentari Group, kami pihak KUD.TSM tidak dilibatkan. Padahal, sesuai kesepahaman Memorandum Of Understanding (MOU) dengan KUD.TSM perusahaan membangun kebun dengan pola kemitraan dengan sistem bagi hasil, (bukan inti Plasma, red), dan pihak perusahaan seharusnya tetap melaksanakan perawatan kebun, sesuai komitmen awal," sesalnya.
Perlu saya jelaskan, bahwa lahan masyarakat yang tergabung dalam KUD.TSM sekitar lebih dari 3.600 Ha yang terdapat dalam areal 3 Desa, yakni: Desa Pauranap, Desa Pematang Benteng dan Desa Pematang.
Mayoritas lahan terdapat di Kecamatan Batang Peranap," jelas Hendri, warga asli tempatan yang sejak perusahaan berdiri 2009 lampau dan hingga pergantian 3 ketua KUD, ia sudah menjabat Sekretaris di KUD.TSM.
Hal senada disampaikan M.Naing Ketua KUD.TSM. "Sudah sejak bulan Juni 2019 ia menjabat sebagai Ketua, sudah dua priode kepengurusan dan saya tercatat sebagai Ketua KUD.TSM yang ke 3, "kata dia.
Kemudian, sambungnya, sejak saya mulai jadi Ketua hingga kini, perusahaan sudah tidak pernah melakukan perawatan, ditambah lagi sejak 2 bulan terakhir ini, hasil TBS kami tidak dibayarkan dengan berbagai alasan yang tidak bisa kami terima," beber M.Naing.
Secara terpisah, Azwarudin anggota KUD.TSM, mengaku sangat kecewa dengan management perusahaan Mentari Group, terlebih dari tahun menanam 2009 hingga 2020 hasil yang didapat anggota hanya sekitar Rp 200 ribu saja, padahal Tahun Menanam (TM) 2009 dan sekarang sudah 2020, artinya usia pohon sawit sudah memasuki TM- 11," akunya.
Selain itu yang membuat saya kecewa, sejak 2019 kebun kami tidak pernah dirawat.
Ditambah lagi, sejak bulan Juni, Juli hasil penjualan TBS belum dibayarkan dan perusahaan acap kali mengganti posisi manager, sehingga untuk membangun komunikasi tidak bisa terlaksana dengan baik, "kesalnya.
Menyikapi persoalan ini, dalam waktu dekat kami anggota segera menggesa KUD. TSM untuk melaksanakan rapat anggota dan mengundang management perusahaan.
Apabila management perusahaan Mentari Group tidak bisa bertindak bijaksana, maka kami selaku anggota sesegera mungkin mendesak KUD. TSM untuk menggiring persoalan ini ke DPRD Inhu, "tandas Azwarudin.
Sementara itu terkait berita ini, guna pemberitaan yang lengkap dan berimbang belum didapat tanggapan dari Ir.H. Edi Irianto, M.Si Direktur Operasional Mentari Group Wilayah Sumatera. Beberapa kali dikomfirmasi by phone 08124184xxxx belum diangkat dan pesan WhatsApp juga belum dibalas.
Pewarta: BDS
Editor: Budi Darma Saragih
Pasalnya, semenjak terjadi jual beli saham atau pemindahan saham dari PT.SRK keperusahaan Mentari Group melalui Akta Jual Beli (AJB) Juni 2019, petani yang bernaung dalam wadah KUD.TSM mulai menjerit," Demikian dikatakan Hendri, Sekretaris KUD.TSM, rabu (05/08/2020),pagi.
Disebutkannya, sejak terjadi Jual beli saham keperusahaan Mentari Group Tahun 2019 kondisinya sudah mulai centrang prenang, karena hasil yang diterima petani sangat jauh dari harapan.
Kemudian bulan juni dan juli 2020 ini, hasil Tandan Buah Sawit (TBS) kami belum dibayar hingga sekarang," sebutnya.
Adapun alasan pihak Mentari Group belum membayarkan hasil TBS dari KUD.TSM karena masalah financial dan TBS serta harga CPO saat ini sedang jatuh.
Tentu saja, alasan pihak perusahaan tidak bisa kami terima, karena kami jual TBS bukan jual CPO.
Terlebih dalam perjalanannya ternyata, perusahaan Mentari Group masih menggunakan legalitas PT.SRK dan pihaknya sudah beberapa kali diajak rapat oleh perusahaan, namun hasil keputusannya nihil," tandasnya, dengan nada geram.
Kemudian, "Sewaktu terjadi proses pergantian keperusahaan Mentari Group, kami pihak KUD.TSM tidak dilibatkan. Padahal, sesuai kesepahaman Memorandum Of Understanding (MOU) dengan KUD.TSM perusahaan membangun kebun dengan pola kemitraan dengan sistem bagi hasil, (bukan inti Plasma, red), dan pihak perusahaan seharusnya tetap melaksanakan perawatan kebun, sesuai komitmen awal," sesalnya.
Perlu saya jelaskan, bahwa lahan masyarakat yang tergabung dalam KUD.TSM sekitar lebih dari 3.600 Ha yang terdapat dalam areal 3 Desa, yakni: Desa Pauranap, Desa Pematang Benteng dan Desa Pematang.
Mayoritas lahan terdapat di Kecamatan Batang Peranap," jelas Hendri, warga asli tempatan yang sejak perusahaan berdiri 2009 lampau dan hingga pergantian 3 ketua KUD, ia sudah menjabat Sekretaris di KUD.TSM.
Hal senada disampaikan M.Naing Ketua KUD.TSM. "Sudah sejak bulan Juni 2019 ia menjabat sebagai Ketua, sudah dua priode kepengurusan dan saya tercatat sebagai Ketua KUD.TSM yang ke 3, "kata dia.
Kemudian, sambungnya, sejak saya mulai jadi Ketua hingga kini, perusahaan sudah tidak pernah melakukan perawatan, ditambah lagi sejak 2 bulan terakhir ini, hasil TBS kami tidak dibayarkan dengan berbagai alasan yang tidak bisa kami terima," beber M.Naing.
Secara terpisah, Azwarudin anggota KUD.TSM, mengaku sangat kecewa dengan management perusahaan Mentari Group, terlebih dari tahun menanam 2009 hingga 2020 hasil yang didapat anggota hanya sekitar Rp 200 ribu saja, padahal Tahun Menanam (TM) 2009 dan sekarang sudah 2020, artinya usia pohon sawit sudah memasuki TM- 11," akunya.
Selain itu yang membuat saya kecewa, sejak 2019 kebun kami tidak pernah dirawat.
Ditambah lagi, sejak bulan Juni, Juli hasil penjualan TBS belum dibayarkan dan perusahaan acap kali mengganti posisi manager, sehingga untuk membangun komunikasi tidak bisa terlaksana dengan baik, "kesalnya.
Menyikapi persoalan ini, dalam waktu dekat kami anggota segera menggesa KUD. TSM untuk melaksanakan rapat anggota dan mengundang management perusahaan.
Apabila management perusahaan Mentari Group tidak bisa bertindak bijaksana, maka kami selaku anggota sesegera mungkin mendesak KUD. TSM untuk menggiring persoalan ini ke DPRD Inhu, "tandas Azwarudin.
Sementara itu terkait berita ini, guna pemberitaan yang lengkap dan berimbang belum didapat tanggapan dari Ir.H. Edi Irianto, M.Si Direktur Operasional Mentari Group Wilayah Sumatera. Beberapa kali dikomfirmasi by phone 08124184xxxx belum diangkat dan pesan WhatsApp juga belum dibalas.
Pewarta: BDS
Editor: Budi Darma Saragih
| Editor | : | BDS |
| Kategori | : | Inhu |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan