Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
WABAH VIRUS COVID-19
Ini 5 Besar Provinsi Terbanyak Kasus Baru Positif Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Masih Teratas
Sabtu 25 Juli 2020, 23:08 WIB
Peta persebaran kasus Covid-19. Foto: Screenshoot dari laman covid19.go.id
JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia tembus 95.418 atau bertambah 1.868 pasien per hari ini, Sabtu (25/7/2020).

Berdasarkan data tambahan yang dirilis Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, penyumbang terbanyak kasus baru positif corona ditorehkan oleh DKI Jakarta dengan 376 kasus.

Sedangkan posisi “juara” kedua ditempati Jawa Timur (Jatim) dengan 310 kasus, disusul Jawa Tengah (Jateng) di Posisi ketiga dengan 191 kasus, dan Sulawesi Selatan di posisi keempat dengan 136 kasus.

Sementara posisi kelima ditempati Kalimantan Selatan usai mencatatkan 118 kasus baru Covid-19.

Sebelumnya pakar Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan, dalam upaya menekankan penambahan kasus baru, alangkah baiknya pemerintah menyiapkan langkah atau aturan bagi masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan Covid-19.

"Jadi memang pemerintah itu harus lebih tegas sekarang. Nah, harapannya memang sekarang kuncinya di masyarakat," ujar Laura saat dihubungi Okezone di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).

Dia berkata, aturan atau tindakan tegas yang dibuat pemerintah bisa saja berupa tatanan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19. Karena cara itu menurutnya masyarakat bisa mengikuti dengan baik.

Di sisi lain, edukasi dan sosilisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat umum tak boleh berhenti begitu saja. Hal ini diperlukan selama vaksin dan obat Covid-19 belum ditemukan.

"Memang tidak boleh bosan melakukan edukasi dan sosialisasi bagaimana bisa menerapkan protokol kesehatan secara patuh dan disiplin ya. Satu satunya jalan sebelum vaksin dan obat ditemukan ya. Paling tidak memakai masker, menjaga jarak," tuturnya.(*)




Editor : TIS
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top