Rumah Yatim Berbagi
Rumah Yatim Berbagi di MTs Humairoh HNN di kawasan Jalan Masa Karya, Gang Nenas, RT 02 RW 01, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau,
Ditengah Himpitan Ekonomi Tak Menyurutkan Semangat Herni Mendirikan Sekolah
Jumat 24 Juli 2020, 06:21 WIB
Rumah Yatim Berbagi di MTs Humairoh HNN di kawasan Jalan Masa Karya, Gang Nenas, RT 02 RW 01, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, KAMPAR. RIAUMADANI. COM - Hidup diantara himpitan ekonomi tak menyurutkan semangat Herni Sinaria (48), untuk memajukan pendidikan di daerah tempat tinggalnya. Ibu enam anak yang berprofesi sebagai kepala sekolah tersebut nyatanya mampu mendirikan institusi pendidikan berbasis madrasah.
Bermodalkan tanah hibah dari seorang teman, Bu Yet sapaan akrabnya berjuang bersama sang Suami mendirikan MTs Humairoh HNN di kawasan Jalan Masa Karya, Gang Nenas, RT 02 RW 01, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 2013 silam.
Bukan tanpa sebab ketika Bu Yet memutuskan untuk mencetuskan dan mendirikan sekolah. Bu Yet sadar betul pendidikan memang sangat penting, khususnya bagi anak-anak. Terlebih, di sekitar pemukiman penduduk di kawasan tersebut belum ada sekolah berbasis madrasah.
"Awal berdiri sekolah ini hanya punya satu kelas dan itupun hanya berdinding kayu, seperti gubuk. Dan terkadang kami menumpang belajar di MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah)," terang Bu Yet kepada relawan Rumah Yatim RIAU, Daywirayati, Kamis (23/7/2020).
Berkat usaha dan perjuangannya yang gigih. Kerja keras Bu Yet akhirnya mendapat perhatian dari sejumlah pihak yang dermawan membantu pembangunan sekolah tersebut menjadi bangunan permanen. Meski baru terdiri dari beberapa kelas, namun saat ini tergolong layak untuk belajar.
Bu Yet yang memiliki enam orang anak tersebut, terkadang merasa payah untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama suami dan anak-anaknya. Terlebih, keenam anaknya saat ini masih berstatus sebagai pelajar, baik di bangku sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.
"Itulah yang membuat sedikit kesulitan. Dan dibantu oleh sang suami seorang ustadz kalau dipanggil untuk ceramah," tutur Relawan Rumah Yatim menceritakan kisah Bu Yet.
Meski berprofesi sebagai kepala sekolah, namun statusnya hanyalah seorang honorer yang belum diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Bisa dibayangkan, betapa sulitnya Bu Yet memenuhi kebutuhan yang hanya mengandalkan gaji honorer, namun harus menghidupi seluruh keluarganya.
"Apalagi dana dari pemerintah yang terkadang menggaji guru di rapel dalam sekali 3 bulan. Sungguh tidak masuk akal terkadang, dengan kebutuhan yang melangit dan gaji honorer yang minim bahkan tersendat," ucap Bu Yet
Atas semangatnya itulah, Rumah Yatim Cabang Riau memberinya bantuan melalui program guru honorer dan paket sembako, Kamis (23/7/2020) kemarin. Selain Herni, 4 orang lainnya pun menerima bantuan serupa.
Selain mereka, diluar sana masih banyak orang-orang yang membutuhkan. Mari ulurkan tanganmu dan bersedekah bersama Rumah Yatim untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Transfer
BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman.(**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan