Mobil Dinas
Salah satu Mobil dinas baru yang berkeliaran di jalan dengan plat polisi bodong.
Mobil Dinas Pemprov Riau Sudah Berkeliaran Pakai Plat Bodong Padahal Belum Diserahterimakan
Jumat 13 Februari 2015, 03:45 WIB
Salah satu Mobil dinas baru yang berkeliaran di jalan dengan plat polisi bodong.
PEKANBARU, Riaumadani. com - Mobil dinas baru milik Pemerintah Provinsi Riau yang sedang diperebutkan antara Kepala Dinas/Badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dengan anggota DPRD Provinsi diketahui berkeliaran di jalan-jalan Kota Pekanbaru dengan memakai plat mobil bodong.
Dari pantaun media ini Pada Kamis [12/2/2015] petang, salah satu dari 21 unit mobil dinas jenis Nissan X-Trail 2.500 cc itu di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Mobil produksi terbaru itu berwarna abu-abu dan memakai plat polisi berwarna merah BM 1751 TP. Plat ini diduga bodong karena berakhir bulan Juni 2015, padahal mobil ini baru. Jika mobil baru seharusnya tertulis bulan dan tahun 2020.
Kepala Biro Perlengkapan Pemerintah Provinsi Riau, Ayub Khan kepada wartawan mengakui mobil dinas baru tersebut telah stanby di gudang Kopan, Jalan Kembang Sari, Sail, Pekanbaru. Namun dia tidak mengetahui kenapa mobil-mobil tersebut bisa berkeliaran jalan-jalan umum, apalagi memakai plat bodong. "Saya belum tahu," ujarnya singkat.
Ayub tidak menampik mobil-mobil tersebut sedang diperebutkan antara Kepala dinas/badan sebagai pejabat eselon II dengan anggota DPRD Riau. "'Yang jelas mobil ini untuk operasional Pemerintah Provinsi Riau, tapi bisa juga dipinjampakaikan ke anggota DPRD Riau. Tergantung Pak Plt Gubernur lah," ujarnya.
Pimpinan komisi, fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya DPRD Provinsi Riau memang sangat berharap mobil itu dapat dipinjamkan pakaikan kepada mereka. Sebab, anggota dewan yang lain telah memakai mobil dinas Nissan X-Trail bekas anggota dewan lama. "Kami telah berjumpa Bapak Plt Gubernur. Kita memang berharap dapat dipinjampakaikan untuk operasional ke lapangan," ujarnya.
Permainan plat bodong ini tidak hanya terhadap mobil dinas baru tersebut. Mobil dinas jenis Nissan X-Trail bekas dewan yang lama juga banyak yang bodong. Mereka mengganti plat merah dengan plat hitam. Tapi nomornya sama dengan asli plat merah. Padahal, jangankan polisi, masyarakat umum saja tahu bahwa plat berakhiran TP itu jelas milik pemerintah [P singkatan Pemerintah.red] dan pasti plat merah. seperti terjadi pada mobil yang ditarik dari mantan anggota dewan, A. Kirjuhari. **
Dari pantaun media ini Pada Kamis [12/2/2015] petang, salah satu dari 21 unit mobil dinas jenis Nissan X-Trail 2.500 cc itu di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Mobil produksi terbaru itu berwarna abu-abu dan memakai plat polisi berwarna merah BM 1751 TP. Plat ini diduga bodong karena berakhir bulan Juni 2015, padahal mobil ini baru. Jika mobil baru seharusnya tertulis bulan dan tahun 2020.
Kepala Biro Perlengkapan Pemerintah Provinsi Riau, Ayub Khan kepada wartawan mengakui mobil dinas baru tersebut telah stanby di gudang Kopan, Jalan Kembang Sari, Sail, Pekanbaru. Namun dia tidak mengetahui kenapa mobil-mobil tersebut bisa berkeliaran jalan-jalan umum, apalagi memakai plat bodong. "Saya belum tahu," ujarnya singkat.
Ayub tidak menampik mobil-mobil tersebut sedang diperebutkan antara Kepala dinas/badan sebagai pejabat eselon II dengan anggota DPRD Riau. "'Yang jelas mobil ini untuk operasional Pemerintah Provinsi Riau, tapi bisa juga dipinjampakaikan ke anggota DPRD Riau. Tergantung Pak Plt Gubernur lah," ujarnya.
Pimpinan komisi, fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya DPRD Provinsi Riau memang sangat berharap mobil itu dapat dipinjamkan pakaikan kepada mereka. Sebab, anggota dewan yang lain telah memakai mobil dinas Nissan X-Trail bekas anggota dewan lama. "Kami telah berjumpa Bapak Plt Gubernur. Kita memang berharap dapat dipinjampakaikan untuk operasional ke lapangan," ujarnya.
Permainan plat bodong ini tidak hanya terhadap mobil dinas baru tersebut. Mobil dinas jenis Nissan X-Trail bekas dewan yang lama juga banyak yang bodong. Mereka mengganti plat merah dengan plat hitam. Tapi nomornya sama dengan asli plat merah. Padahal, jangankan polisi, masyarakat umum saja tahu bahwa plat berakhiran TP itu jelas milik pemerintah [P singkatan Pemerintah.red] dan pasti plat merah. seperti terjadi pada mobil yang ditarik dari mantan anggota dewan, A. Kirjuhari. **
| Editor | : | Deo Febro.gr |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham