BANGKINANG. RIAUMADANI. COM – Sejumlah tokoh masyarakat Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu  mendatangi kantor DPRD Kampar dan mengadakan" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Diduga Sewenang-wenang Dalam Menjalankan Roda Pemerintahan
Sejumlah Tokoh Masyarakat Tanah Merah Laporkan Kinerja Kadesnya ke DPRD dan Kejari Kampar
Selasa 02 Juni 2020, 13:18 WIB
Diduga sewenang-wenang dalam menjalankan roda Pemerintahan, Sejumlah Tokoh Masyarakat Tanah Merah Laporkan Kinerja Kadesnya ke DPRD dan Kejari Kampar
BANGKINANG. RIAUMADANI. COM – Sejumlah tokoh masyarakat Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu  mendatangi kantor DPRD Kampar dan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal dan Wakil Ketua Toni Hidayat yang digelar di ruang Banggar DPRD Kampar, Selasa (2/6/2020).

Kedatangan mereka sekaligus melaporkan kinerja Kepala Desa Tanah Merah H. Syahrul Amri Nasution yang diduga sewenang-wenang dalam menjalankan roda Pemerintahan

Dalam hearing tersebut salahseorang tokoh masyarakat, Karyani mengatakan, kedatangannya untuk menyampaikan dugaan penyelewengan anggaran yang dilakukan oleh Kepala Desa Tanah Merah.

“Ada indikasi penyelewengan anggaran yang dilakukan oleh Kepala Desa Tanah Merah, oleh karena itu pihaknya mendatangai DPRD Kabupaten Kampar untuk mencari solusi,” ujar Karyani, salah satu tokoh masyarakat Desa Tanah Merah

Selain itu, masyarakat juga melaporkan terkait dengan kebijakan yang dilakukan oleh kepala Desa H. Syahrul Amri yang semena-mena memberhentikan aparatur Desa secara sepihak tanpa prosedur yang jelas.

Usai hearing perwakilan masyarakat menyerahkan berkas bukti-bukti kejanggalan yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Tanah Merah kepada Ketua DPRD Kampar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal mengatakan, pihaknya akan meneruskan kepada komisi yang bersangkutan serta akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan tujuan persoalan ini diselesaikan secara persusif.

“Secepatnya kita akan memanggil Camat, BPD setempat, Kepala Desanya, Inspektorat serta Pemdesnya,” kata Faisal.

Selain ke DPRD masyarakat Tanah Merah juga melaporkan kinerja Kadesnya ke Kejaksaan Negeri Kampar.

Sementara itu Kades Tanah Merah H. Syahrul Amri Nasution saat dikonfirmasi via selulernya menyampaikan, sebenarnya antara RW dan RT sudah tiga tahun lamanya sering bertengkar tiap Musrembangdes, intinya tidak ada kecocokan kita coba damaikan tidak berhasil,”ucap Kades.

“Kita ambil keputusan untuk mengundang mereka kita adakan forum ada Ketua BPD, Pemuka masyarakat, MUI dan kita semua hadir, RT nya hadir sedangkan RW berada diluar Kota,”katanya lagi.

Dilanjutkan Kades karena RT nya yang mundur alias minta berhenti maka kita ambil keputusan bersama dan itu diketahui Camat Siak Hulu,"terang Kades.

Terkait seratus sak semen yang hilang Syahrul membenarkan hal tersebut dan hal ini kita sudah laporkan ke Inspektorat.

“Kalo memang saya sudah dilaporkan Kejaksaan oleh mereka, saya siap hadir bila dipanggil,”tutupnya. *man




Editor : Tis
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top