PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Gubernur Riau Syamsuar mengumumkan pihaknya tidak memperpanjang masa pembatasan sosial berskala" />
Sabtu, 20 Juni 2026

Breaking News

  • Pemkab Siak Pertahankan WTP 15 Tahun Berturut-turut, Bupati Afni beri Apresiasi Kepada Seluruh Jajaran OPD    ●   
  • 4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu   ●   
  • Penghibahan Puluhan Hektare Lahan Eks HGU PT Eka Daya Yakin Mandiri ke Pemda Siak Dinilai Bermasalah, Tokoh Masyarakat Minta Dikembalikan untuk Rakyat.   ●   
  • Kabupaten Bengkalis Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP   ●   
  • Satrio Mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Raih Juara II Debat Tingkat Nasional, Keluarga Besar PKN Beri Apresiasi   ●   
Antisipasi Wabah Virus Corona (Covid-19)
Pelaksanaan PSBB Untuk Enam Wilayah di Riau Tidak Diperpanjang Lagi
Kamis 28 Mei 2020, 09:35 WIB
Gubri H. Syamsuar
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Gubernur Riau Syamsuar mengumumkan pihaknya tidak memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk enam wilayah di Riau. Salah satu alasannya adalah jumlah pasien virus Corona di Riau menurun.

"Tadi kami telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota dalam rangka pembahasan pertama evaluasi PSBB dan kedua pelaksanaan tatanan baru (new normal). Setelah menyampaikan arahan bersama Kapolda Riau dan setelah melihat adanya penurunan angka penularan COVID-19 dan adanya dukungan kabupaten dan kota yang telah melaksanakan PSBB yang telah dilaksanakan pada dua minggu lalu tidak diperpanjang lagi," kata Syamsuar di Posko Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Pemprov Riau, Pekanbaru, Kamis (28/5/2020).

Syamsuar mengatakan dicabutnya status PSBB ini dibuktikan dengan penurunan Rt di bawah angka 1, yakni 0,88. Menurutnya, ini merupakan prestasi Riau atas kerja sama berbagai pihak.

"Ini harus kita pertahankan. Kalau bisa, kita turunkan lagi. Kalau jumlah ini bisa kita turunkan lagi, tentunya akan lebih bagus. Nah, itulah akan menjadi arah ke era new normal. Semoga harapan ini terwujud sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan rangka menciptakan masyarakat yang produktif dan aman COVID-19," kata Syamsuar.

Gubernur Riau juga telah meminta masing-masing pemkab dan pemko mempersiapkan new normal. Salah satunya persiapan pembukaan kembali sekolah dengan mengikuti protokol kesehatan COVID-19.

Fasilitas cuci tangan dengan sabun diminta disiapkan. Dia juga meminta semua pihak tetap memakai masker selama aktivitas belajar-mengajar serta tetap mengatur jarak dan mengatur waktu jam belajar.

"Khususnya untuk sekolah, kita masih menunggu petunjuk dari Kementerian Pendidikan," kata Syamsuar.

Untuk sektor pariwisata, kata Syamsuar, pihaknya juga meminta pemkab dan pemko melakukan sosialisasi new normal. Sepanjang protokol kesehatan dapat dijalankan, sektor wisata dapat berjalan kembali menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Untuk tempat ibadah yang saat ini masih menunggu petunjuk dari Kementerian Agama, sehingga nanti kita akan mengetahui secara berangsur-angsur untuk memulai kegiatan-kegiatan seperti biasa. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan," tutup Syamsuar.




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top