JAKARTA. RIAUMADANI. COM – Penyaluran bantuan sosial dari pemerintah untuk warga terdampak wabah Covid-19 yang sempat ters" />
Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Bantuan Presiden
Bansos Presiden Terhambat Gara-gara Tas Kantong, Gerindra Kecewa Jokowi Hari Gini Masih Nggak Peka
Kamis 30 April 2020, 10:00 WIB


JAKARTA. RIAUMADANI. COM  – Penyaluran bantuan sosial dari pemerintah untuk warga terdampak wabah Covid-19 yang sempat tersendat gara-gara tas pembungkus bantuan sembako belum selesai dicetak, amat disayangkan politisi Gerindra Kamrussamad.

Anggota Komisi XI DPR RI ini menyayangkan bantuan yang seharusnya sudah digelontorkan pemerintah kepada masyarakat miskin tertunda lantaran tas bertuliskan ‘Bantuan Presiden’ itu belum ada.

“Tidak sepatutnya hal tersebut terjadi, kepekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat akibat Covid-19 sudah sangat mendesak diberikan bantuan langsung untuk kebutuhan dasar rakyat,” ujar Kamrussamad, Kamis (30/4).

Kamrussamad lantas membandingkan model penyaluran era Presiden Soeharto dengan Presiden Joko Widodo.

“Di zaman Pak Harto Bantuan Presiden itu berbeda dengan program yang dilaksanakan dengan kementerian, sangat jelas Bantuan Presiden menjadi kewenangan sepenuhnya Presiden mau diberikan kepada siapa yang dikehendaki,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini presiden lebih narsis dalam memberikan bantuan dibandingkan sebelumnya. Dia meminta agar lebih peduli kepada rakyat dibandingkan mencari panggung.

“Zaman dan sistem pemerintahan saat ini sudah berubah. Sebaiknya semangat untuk “manggung” di atas penderitaan rakyat dihilangkan,” bebernya.

“Inilah saat tepat untuk bersatu membantu rakyat yang terdampak Covid-19 kesulitan hidup, kehilangan pekerjaan, dan kehilangan penghasilan. Lepaskan semua Birokrasi yang mempersulit dan memperlambat,” ujar Kamrussamad.

(pojoksatu)




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top