JAKARTA. RIAUMADANI. COM – Penyaluran bantuan sosial dari pemerintah untuk warga terdampak wabah Covid-19 yang sempat ters" />
Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Bantuan Presiden
Bansos Presiden Terhambat Gara-gara Tas Kantong, Gerindra Kecewa Jokowi Hari Gini Masih Nggak Peka
Kamis 30 April 2020, 10:00 WIB


JAKARTA. RIAUMADANI. COM  – Penyaluran bantuan sosial dari pemerintah untuk warga terdampak wabah Covid-19 yang sempat tersendat gara-gara tas pembungkus bantuan sembako belum selesai dicetak, amat disayangkan politisi Gerindra Kamrussamad.

Anggota Komisi XI DPR RI ini menyayangkan bantuan yang seharusnya sudah digelontorkan pemerintah kepada masyarakat miskin tertunda lantaran tas bertuliskan ‘Bantuan Presiden’ itu belum ada.

“Tidak sepatutnya hal tersebut terjadi, kepekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat akibat Covid-19 sudah sangat mendesak diberikan bantuan langsung untuk kebutuhan dasar rakyat,” ujar Kamrussamad, Kamis (30/4).

Kamrussamad lantas membandingkan model penyaluran era Presiden Soeharto dengan Presiden Joko Widodo.

“Di zaman Pak Harto Bantuan Presiden itu berbeda dengan program yang dilaksanakan dengan kementerian, sangat jelas Bantuan Presiden menjadi kewenangan sepenuhnya Presiden mau diberikan kepada siapa yang dikehendaki,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini presiden lebih narsis dalam memberikan bantuan dibandingkan sebelumnya. Dia meminta agar lebih peduli kepada rakyat dibandingkan mencari panggung.

“Zaman dan sistem pemerintahan saat ini sudah berubah. Sebaiknya semangat untuk “manggung” di atas penderitaan rakyat dihilangkan,” bebernya.

“Inilah saat tepat untuk bersatu membantu rakyat yang terdampak Covid-19 kesulitan hidup, kehilangan pekerjaan, dan kehilangan penghasilan. Lepaskan semua Birokrasi yang mempersulit dan memperlambat,” ujar Kamrussamad.

(pojoksatu)




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top