Wabah Virus Corona (Covid-19)
Informasi pada hari Senin (30/3/2020) di Provinsi Riau
terdapat penambahan 1 kasus positif sehingga total di Provinsi Riau
terdapat 3 kasus positif. 2 dirawat dan 1 sudah dipulangkan," ujar Juru
Bicara Gugus Tugas Virus Corona Ri
3 Positif Covid-19 di Riau ODP 10.678 Orang, 105 Pasien Dalam Pengawasan Petugas Kesehatan
Selasa 31 Maret 2020, 00:08 WIB
Informasi pada hari Senin (30/3/2020) di Provinsi Riau
terdapat penambahan 1 kasus positif sehingga total di Provinsi Riau
terdapat 3 kasus positif. 2 dirawat dan 1 sudah dipulangkan," ujar Juru
Bicara Gugus Tugas Virus Corona Ri
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi Riau bertambah 1 lagi. Total positif Corona menjadi 3 orang, namun 1 diantaranya yakni pasien positif pertama atau pasien 01 telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, Ahad (29/3/2020).
"Informasi pada hari Senin (30/3/2020) di Provinsi Riau terdapat penambahan 1 kasus positif sehingga total di Provinsi Riau terdapat 3 kasus positif. 2 dirawat dan 1 sudah dipulangkan," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Virus Corona Riau, dr Indra Yovi, Senin (30/3/2020).
Ia mengatakan penambahan 1 kasus positif covid-19 di Riau adalah pasien AA (54) yang merupakan warga Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.
"Saat ini pasien sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru," ucapnya.
Disampaikan oleh dr. Yovi, dengan penambahan kasus positif ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung melakukan tracing kontak dari pasien AA (54).
"Dalam melakukan tracing ini kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dan Polda Riau. Selain itu, kami juga sudah mengisolasi keluarga yang tinggal serumah dengan pasien AA (54)," jelasnya.
Lebih lanjut, dr Yopi, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik serta melakukan pembatasan fisik (physical distancing).
"Tetap di rumah dan hindari keramaian, kemudian rutin mencuci tangan dengan sabun. Selanjutnya jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, berolahraga rutin dan konsumsi vitamin yang cukup," jelasnya.
dr Yopi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya. Selain dilarang UU nomor 44 Tahun 2009 Pasal 32 mengenai hak pasien, hal tersebut juga dapat memberikan tekanan psikologis terhadap pasien dan tentunya kita tidak menginginkan hal tersebut karena dapat menurunkan imunnya.
"Tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini. Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan-Nya," tukasnya.
Hingga saat ini ada 105 PDP (74 masih dirawat, 30 sehat dan dipulangkan, dan 1 meninggal dunia) dan 10.678 ODP (102 diantaranya sudah selesai pemantauan)
Dari 10.678 ODP tersebut, 102 orang selesai pemantauan dan sisanya sebanyak 10.576 orang masih proses pemantauan petugas kesehatan. Sedangkan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan 8 orang. Dari 97 orang menjadi 105 orang.
Dari angka itu, sebanyak 74 orang masih dirawat, dan 30 orang sudah pulang, dan 1 orang meninggal. Kemudian 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dan satu orang sudah dipulangkan.
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar sebelumnya mengatakan, meningkatnya angka ODP di Riau karena tak hanya warga Riau dari Malaysia yang ditetapkan tetapkan sebagai ODP. Tettapi warga yang baru pulang dari Jakarta juga ditetapkan ODP, termasuk dari daerah terpapar Covid-19.
"Informasi pada hari Senin (30/3/2020) di Provinsi Riau terdapat penambahan 1 kasus positif sehingga total di Provinsi Riau terdapat 3 kasus positif. 2 dirawat dan 1 sudah dipulangkan," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Virus Corona Riau, dr Indra Yovi, Senin (30/3/2020).
Ia mengatakan penambahan 1 kasus positif covid-19 di Riau adalah pasien AA (54) yang merupakan warga Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.
"Saat ini pasien sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru," ucapnya.
Disampaikan oleh dr. Yovi, dengan penambahan kasus positif ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung melakukan tracing kontak dari pasien AA (54).
"Dalam melakukan tracing ini kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dan Polda Riau. Selain itu, kami juga sudah mengisolasi keluarga yang tinggal serumah dengan pasien AA (54)," jelasnya.
Lebih lanjut, dr Yopi, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik serta melakukan pembatasan fisik (physical distancing).
"Tetap di rumah dan hindari keramaian, kemudian rutin mencuci tangan dengan sabun. Selanjutnya jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, berolahraga rutin dan konsumsi vitamin yang cukup," jelasnya.
dr Yopi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya. Selain dilarang UU nomor 44 Tahun 2009 Pasal 32 mengenai hak pasien, hal tersebut juga dapat memberikan tekanan psikologis terhadap pasien dan tentunya kita tidak menginginkan hal tersebut karena dapat menurunkan imunnya.
"Tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini. Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan-Nya," tukasnya.
Hingga saat ini ada 105 PDP (74 masih dirawat, 30 sehat dan dipulangkan, dan 1 meninggal dunia) dan 10.678 ODP (102 diantaranya sudah selesai pemantauan)
Data Orang Dengan Pantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau ini terhitung 3-29 Maret mencapai 10.678 orang atau bertambah 3.564 orang dari sebelumnya hanya 7.114 orang.
Dari 10.678 ODP tersebut, 102 orang selesai pemantauan dan sisanya sebanyak 10.576 orang masih proses pemantauan petugas kesehatan. Sedangkan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan 8 orang. Dari 97 orang menjadi 105 orang.
Dari angka itu, sebanyak 74 orang masih dirawat, dan 30 orang sudah pulang, dan 1 orang meninggal. Kemudian 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dan satu orang sudah dipulangkan.
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar sebelumnya mengatakan, meningkatnya angka ODP di Riau karena tak hanya warga Riau dari Malaysia yang ditetapkan tetapkan sebagai ODP. Tettapi warga yang baru pulang dari Jakarta juga ditetapkan ODP, termasuk dari daerah terpapar Covid-19.
"Tak hanya warga Riau yang baru pulang dari Malaysia kita tetapkan sebagai ODP. Tapi warga yang baru pulang dari Jakarta kita tetapkan sebagai ODP," katanya. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham