JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Pandemi virus Corona telah menewaskan lebih dari 20.000 orang di seluruh dunia. Korban menin" />
Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Angka Kematian Akibat Corona di Seluruh Dunia 20.000 Lebih, Terbanyak di Eropa
Rabu 25 Maret 2020, 23:35 WIB
Suasana salah satu Rumah Sakit di Italia
JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Pandemi virus Corona telah menewaskan lebih dari 20.000 orang di seluruh dunia. Korban meninggal akibat Corona terbanyak ada di benua Eropa.

Dilansir AFP, Rabu (25/3/2020), sebanyak 20.334 orang di seluruh dunia meninggal akibat Corona. Sebanyak 13.581 di antaranya berasal dari Eropa.

Italia menjadi negara paling terdampak dengan angka kematian mencapai 7.503 orang. Angka kematian di Spanyol pun telah melampaui China, dengan 3.434 orang yang meninggal akibat Corona.

Korban meninggal akibat virus Corona di Spanyol melonjak setelah 738 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia usai Madrid mengumumkan kesepakatan dengan Beijing. Dengan lonjakan korban jiwa tersebut, hanya Italia yang angka kematiannya lebih tinggi dibanding Spanyol saat ini.

Sementara di China, negara di mana virus ini bermula, angka kematiannya mencapai 3.281 orang.

Spanyol telah memasuki hari ke-11 lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona. Kementerian Kesehatan Spanyol menyatakan virus itu telah menginfeksi 47.610 orang di negaranya.

Prancis juga melaporkan 1.331 kematian akibat virus Corona. Pejabat Kementerian Kesehatan Prancis menyebut angka itu melonjak usai diumumkannya 231 kasus kematian baru.
detikNews.



Editor : Tis
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top