Senin, 2 Februari 2026

Breaking News

  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas   ●   
  • Lantik 5 Pejabat Administrator Sekda Siak Tekankan Inovasi dan Profesionalisme ASN   ●   
  • Pengurangan Dana Desa Oleh Pusat Berdampak Bagi Pembagunan.dan Menghambat Kemajuan Desa    ●   
  • Yuhandi Kades Dusun Tua Pelang, Dukung Kinerja Polisi Langsung di Bawah Presiden RI.    ●   
  • Bupati Bengkalis Buka Festival Layang-Layang Wau Laksamana Diikuti 200 Peserta    ●   
Korban AirAsia
Jenazah Teknisi Korban Jatuhnya Pesawat AirAsia Asal Pekanbaru Ditemukan Nelayan
Kamis 29 Januari 2015, 03:35 WIB
Alumni SMAN 8 Pekanbaru, Saiful Rakhmad, teknisi AirAsia turut menjadi korban dalam pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang.

MAJENE, Riaumadani.com - Jenazah Saiful Rahmat, teknisi korban kecelakaan pesawat AirAsia, ditemukan nelayan di perairan Majene, Sulawesi Barat. Menurut Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resort Majene, Ajun Komisaris Jubaedi, saat ditemukan, kondisi korban tak utuh lagi.

Saat ditemukan mayat korban tanpa kepala dan lengan. Jenazah ditemukan di bibir pantai Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Rabu, 28 Januari, sekitar pukul 08.00 Wita.

Mayat pria asal Pekanbaru, Riau itu ditemukan pertamakali oleh nelayan setempat, Mas'ud [35 tahun] dan Ubi [25 tahun], saat hendak memancing. Ketika ditemukan, kondisi mayat itu dalam keadaan telungkup tanpa kepala.

Saat ditemukan, jenazah masih memakai sepatu berwarna hitam-coklat dan celana panjang berwarna hitam. Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk, korban bernama Saiful yang beralamat di Jalan Surya Nomor 524, Kelurahan Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Makassar, Jakarta.

Selain itu, didapati pula kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dengan seri 49.255.201.3-005.000. Lalu, ada pula kartu asuransi kecelakaan diri Bhakti Bhayangkara, SIM A Metro Jaya, ATM Bank Mandiri, Kartu peserta Pan Pasific Insurance di PT Indonesia Airasia, Club Card Matahari, Kartu pelanggan OTO Kredit, kartu donor darah, SIM C dan Formulir Permohonan Pas Bandara.

Jubaedi mengatakan pihaknya juga menemukan uang kertas pecahan 100.000 [2 lembar], 50.000 [8 lembar], 10.000 [2 lembar], 5.000 [2 lembar], 2.000 [4 lembar], 1.000 [2 lembar], 500 [2 buah]. Totalnya, sekitar Rp641 ribu rpiah.

Ketika polisi tiba di lokasi, jenazah masih berada di dalam air laut. Menurut Jubaidi, nelayan setempat takut untuk mendekat lantaran kondisi jenazah yang tak utuh lagi.

Selanjutnya jenazah tersebut dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi. Bersama tim Disaster Victim Identification Polda Sulawesi Barat, jenazah tersebut berhasil dikenali dengan nama Saiful Rahmad, teknisi AirAsia, berdasarkan kartu identitasnya. "Sesuai rencana kami akan antar jenazah ke Polda agar segera bisa dikirim ke Surabaya," kata Jubaidi.

Kemarin upaya pencarian korban pesawat AirAsia QZ 8501 dihentikan. Sejumlah kapal yang ikut proses pencarian sudah dipulangkan ke markas masing-masing. Dari 162 korban, baru 70 jenazah yang ditemukan.**




Editor : TIS.GR
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top