Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Ada ASN di Bengkalis Alergi Dengan wartawan Anggota PWRI .B Angkat Bicara
Kamis 12 Maret 2020, 07:32 WIB

BENGKALIS. RIAUMADANI. COM - Pemerintah kabupaten Bengkalis seharusnya  bersenergi dengan wartawan untuk memajukan kabupaten Bengkalis kedepannya menuju kabupaten yang lebih baik yang maju gemilang dan terbilang, untuk mewujudkan itu semua Kepala Dinas hendaknya jangan Alergi dengan wartawan

Hal ini disampaikan anggota Persatuan Wartawan Republik Indonesia Bersatu (PWRI.B) Bengkalis Mulyadi mengatakan,"  kami merasa kesal dengan sikap ASN salah satu Kepala Dinas di Bengkalis,   untuk menumuinya sangat susah sekali karena alergi dengan wartawan, sedangkan  kami hanya mau konfirmasi menanyakan bagai mana prestasi dinas tersebut," jelas Mulyadi ke media ini  Rabu (13/03/2020)

Terkait hal tersebut ketua PWRI  Bengkalis Abu Talib mengharapkan, semua Dinas hendaknya melayani wartawan dengan baik,  karena tugas wartawan itu dilandasi dengan undang-undang Pers No. 40 tahun 1999 yang menegaskan tidak ada sensor dan pembredelan terhadap pers (wartawan) 

Abu Talib sangat menyesalkan karena adanya salah satu Dinas di kabupaten Bengkalis menganggap wartawan itu musuh.

Abu Talib mngharapkan Dinas yang ada di Negeri Jujungan itu bisa pro aktif selain melayani masyarakat Kabupaten Bengkalis juga bersikap terbuka dan transparan jangan ada anak tiri dan anak kandung apalagi dengan wartawan, karena watawan butuh berita dan untuk mendapatkan berita yang baik itu harus ada konfirmasi, sementara Kadis takut dikonfirmasi" terang ketua PWRI Kabupaten Bengkalis itu.

Abu Talib menegaskan, "sebagai ASN dan Kadis seharusnya melayani dan memberikan informasi tentang perkembangan dan prestasi yang ia raih selama dia memimpin jagan kabur menghadapi wartawan karena wartawan ingin imfomasi yang jelas, "pungkasnya  (***)



Editor :
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top