Dashboard Lancang Kuning
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers kepada wartawan usai meresmikan aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara di Gedung Daerah Riau di Pekanbaru, Senin (9/3/2020)
Dashboard Lancang Kuning Resmi Jadi Aplikasi Nusantara
Senin 09 Maret 2020, 05:29 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers kepada wartawan usai meresmikan aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara di Gedung Daerah Riau di Pekanbaru, Senin (9/3/2020)PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Kapolri Jenderal Idham Aziz menegaskan bahwa sudah 44 pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau yang ditindak.
Hal ini ditegaskan Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz dalam sambutannya saat acara Launching Dashboard Lancang Kuning Nusantara oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara bersama-sama di Balai Serindit Gedung Daerah Riau di Pekanbaru, Senin (9/3/2020).
Hadir Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi, Ketua PP Muhammadiyah Sunanto, Pangdam I Bukit Barisan, dan para undangan lainnya
"Saya sangat respek kepada Kapolda Riau ini. Apapun semua program yang dibuat pada pelaksanaan bergandengan tanganlah menangani masalah karhutla baik TNI juga masyarakat," jelas Kapolri.
Dikatakan Kapolri, semua hadir saat Presiden mengultimatum masalah karhutla ini. Apakah semua komponen melaksanakan dengan baik.
Kapolri juga mengatakan mengundang 11 Kapolda se Nusantara ke acara ini yang daerahnya rawan karhutla. Sebelas Polda yang daerahnya rawan Karhutla itu bebetapa waktu lalu belajar tentang pengoperasian aplikasi Dashboard Lancang Kuning.
"Dengan ini saya akan cari posisi Kapolda Riau ini yang baik. Sudah 44 penegakan hukum jangan takut luruskan jalan tegakkan hukum baik itu masyarakat ataupun korporasi," tegas Kapolri Idham Aziz.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang telah membangun aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara.
Aplikasi ini kata Panglima TNI bisa memantau deteksi karhutla menggunakan indra jarak jauh. Dulu biasanya informasi terlambat. Dengan adanya informasi didapat secara realtime di aplikasi Dashboard Lancang Kuning ini di mana hotspot berada. Dengan adanya deteksi dilakukan pengecekan lapangan ada dan dilakukan eksekusi kalau memang ditemukan titik api. Di lapangan ada Kapolsek, Danramail, BPBD, masyarakat, dan lain-lain.
"Apakah itu lahan gambut, batubara, dari hutan yang sedang terbakar akan bisa dideteksi dini. Sehingga dibutuhkan sinergi di lapangan baik Polri, TNI, BPBD, masyarakat lainnya. Lalu dilanjutkan eksekusi satu kesatuan komando, di sini memerlukan SDM, alutsista, perlu pesawat terbang, pompa air, traktor, dan lain-lain," ujar Panglima TNI
Di sini diperlukan prosedur kerja dengan satu komando bersama dieksekusi hasilnya kemudian dievaluasi.
"Marilah kita terus mengevaluasi apa manfaatnya. Dalam pekerjaan ini perlu sinergi baik TNI, Polri, BPBD, masyarakat, dan lain-lain. Kita berharap aplikasi ini sebagai media untuk mengeksekusi karhutla secara bersama-sama antara Polri/TNI dan masyarakat. Semoga Allah meridhoi kita dalam melindungi hutan kita untuk anak cucu kita," tutup Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Seperti diberitakan media daerah ini Januari 2020 lalu bahwa Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi berpeluhkeringat ikut meadamkan api yang membakar lahan konsesi PT Sumatera Riang Lestari (PT SRL) di Rupat Utara Kabuoaten Bengkalis Riau. Perusahaan ini adalah mitra pemasok kayu PT RAPP. Baru 44 tersangka karhutla dari masyarakat yang dilakukan penindakan tegas, sementara dari korporasi masih nihil terhitung sejak dari Januari, Februari dan 9 Maret 2020.(Rls)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham