Viral, Tak Terima Anaknya Dikeluarkan dari Pesantren, Wali Santri Marah-marah Caci Ustadz
Rabu 04 Maret 2020, 23:58 WIB
Wali santri marah-marahi Ustadz di Pondok Pesantren Al Mujtahadah, yang terletak di Jalan Handayani Gang Ros, Marpoyan Damai, Pekanbaru
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Jagat media sosial di Pekanbaru dihebohkan dengan video yang mempertontonkan seseorang tengah mencaci maki seorang ustadz.
Ternyata video yang mulai beredar pada hari Selasa (03/03/2020) tersebut terjadi di Pondok Pesantren Al Mujtahadah, yang terletak di Jalan Handayani Gang Ros, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Dan ternyata yang mencaci ustaz tersebut adalah salah seorang wali santri.
Dalam video berdurasi satu menit tersebut, terlihat sang Ustadz yang mengenakan kopiah putih dan berkalungkan sorban tersebut hanya diam sembari menundukkan kepalanya.
"Kau tahu tentang agama, kau tahu tentang aturan. Sekarang adil gak sama kau kira-kira ni, jangan kau bikin aku emosi. Kemarin aku baik-baik, sampai menangis aku. Belum pernah aku menyembah sama manusia tau kau," ujar seorang pria berkaos hijau dan mengguna tas sandang berwarna coklat.
Ketika sedang memaki Ustadz tersebut, pria itu juga memegang kertas berwarna putih yang mana kertas tersebut selalu diarahkan ke ustadz yang hanya diam sembari menundukkan kepalanya.
Ketika sedang mencaci ustaz tersebut, terlihat pria itu sangat emosi karena omongannya hanya dibalas diam oleh sang ustaz. Bahkan pria tersebut sempat beradu mulut dengan pengurus pesantren lainnya ketika pria tersebut memukulkan kertas yang dipegangnya ke tubuh ustaz tersebut.
Diduga pria yang merupakan wali santri itu tidak terima dengan keputusan pesantren yang mengeluarkan anaknya.
Dari postingan akun Instagram @KabarPekanbaru, banyak warganet atau pemakai media sosial memberikan dukungan kepada ustadz yang memiliki kesabaran luar biasa tersebut.
Pemilik akun @Syaiful_aswar88 menuliskan "utamakan adab daripada ilmu..!! " Sungguh beruntunglah orang-orang yang memiliki jiwa tenang"
Sementara itu @Daraaakusuma keliatan kalo buah itu jatuh gakan jauh dari pohonnya.
@muhammadwaldy14: paling nanti minta maaf, kepala nunduk ke bawah, salaman, bilang khilaf.
@Renovranata: ditunggu video permintaan maafnya. (Rls)
Ternyata video yang mulai beredar pada hari Selasa (03/03/2020) tersebut terjadi di Pondok Pesantren Al Mujtahadah, yang terletak di Jalan Handayani Gang Ros, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Dan ternyata yang mencaci ustaz tersebut adalah salah seorang wali santri.
Dalam video berdurasi satu menit tersebut, terlihat sang Ustadz yang mengenakan kopiah putih dan berkalungkan sorban tersebut hanya diam sembari menundukkan kepalanya.
"Kau tahu tentang agama, kau tahu tentang aturan. Sekarang adil gak sama kau kira-kira ni, jangan kau bikin aku emosi. Kemarin aku baik-baik, sampai menangis aku. Belum pernah aku menyembah sama manusia tau kau," ujar seorang pria berkaos hijau dan mengguna tas sandang berwarna coklat.
Ketika sedang memaki Ustadz tersebut, pria itu juga memegang kertas berwarna putih yang mana kertas tersebut selalu diarahkan ke ustadz yang hanya diam sembari menundukkan kepalanya.
Ketika sedang mencaci ustaz tersebut, terlihat pria itu sangat emosi karena omongannya hanya dibalas diam oleh sang ustaz. Bahkan pria tersebut sempat beradu mulut dengan pengurus pesantren lainnya ketika pria tersebut memukulkan kertas yang dipegangnya ke tubuh ustaz tersebut.
Diduga pria yang merupakan wali santri itu tidak terima dengan keputusan pesantren yang mengeluarkan anaknya.
Dari postingan akun Instagram @KabarPekanbaru, banyak warganet atau pemakai media sosial memberikan dukungan kepada ustadz yang memiliki kesabaran luar biasa tersebut.
Pemilik akun @Syaiful_aswar88 menuliskan "utamakan adab daripada ilmu..!! " Sungguh beruntunglah orang-orang yang memiliki jiwa tenang"
Sementara itu @Daraaakusuma keliatan kalo buah itu jatuh gakan jauh dari pohonnya.
@muhammadwaldy14: paling nanti minta maaf, kepala nunduk ke bawah, salaman, bilang khilaf.
@Renovranata: ditunggu video permintaan maafnya. (Rls)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham