Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
DPRD RIAU
Wakil Ketua DPRD Hardianto: BUMD Tak Sehat Ditutup atau Dimerger Saja
Jumat 21 Februari 2020, 01:25 WIB
Wakil ketua DPRD Riau Hardianto
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM  - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, Hardianto mengusulkan agar badan usaha milik daerah (BUMD) di Riau yang tidak sehat untuk ditutup atau digabungkan dengan yang BUMD lainnya (dimerger).

Ia menjelaskan, dari hasil evaluasi BUMD yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Riau. Diketahui memang ada beberapa BUMD yang tidak sehat, baik dari segi manajemen maupun keuangannya.

"Kami rekomendasikan BUMD yang tidak sehat itu tutup sajalah atau dimergerkan saja supaya lebih menghemat (APBD, red) dan efektif," kata Hardianto di Pekanbaru, Kamis (20/2/2020).

Menurut Hardianto, jika suatu perusahaan itu berorientasi pada profit, maka yang dibicarakan adalah bisnis yang menguntungkan. Sehingga apa bila perusahaan tersebut justru tidak menghasilkan keuntungan malah hanya menjadi beban daerah dalam penyertaan modal, maka sebaiknya ditutup atau dimerger.

"Kalau bicara profit oriented, kita bicara bisnis. Kalau tidak sehat, dimergerkan saja. Kalau mau dimergerkan, tinggal digabungkan dengan yang sama Core business-nya," ujarnya.(*)




Editor :
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top