Jumat, 19 Juni 2026

Breaking News

  • Penghibahan Puluhan Hektare Lahan Eks HGU PT Eka Daya Yakin Mandiri ke Pemda Siak Dinilai Bermasalah, Tokoh Masyarakat Minta Dikembalikan untuk Rakyat.   ●   
  • Kabupaten Bengkalis Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP   ●   
  • Satrio Mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Raih Juara II Debat Tingkat Nasional, Keluarga Besar PKN Beri Apresiasi   ●   
  • Tabligh Akbar 1 Muharram, Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Bersama Membangun Daerah   ●   
  • Dukung Program Gizi Nasional, Bupati Bengkalis Terima Audiensi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi   ●   
Pemulangan WNI
238 WNI dari Wuhan Tiba di Bandara Hang Nadim Batam
Minggu 02 Februari 2020, 04:09 WIB
Bandara Hang Nadim Batam
BATAM. RIAUMADANI. COM  - Warga Negara Indonesia (WNI) sudah tiba di Bandara Hang Nadim, Batam. WNI tiba di Batam kemudian berpindah rangkaian ke pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU) untuk berangkat ke Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Pesawat Batik Air yang mengangkut para WNI Tiba di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 08.50 WIB. Terlihat tim medis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan medis dari otoritas bandara ikut membantu WNI yang hendak dievakuasi ke pesawat TNI AU.

Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait kedatangan para WNI ini. Yang pasti mereka akan dibawa ke Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna, untuk diobservasi. Segala kesiapan di hanggar juga sudah disiapkan.

"Alhamdullillah, pesawat penjemput WNI dari Wuhan sudah tiba di Batam (02/01/20)," tutur Menlu Retno LP Marsudi di akun Twitter resminya, seperti dilihat, Minggu (02/02/2020).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah memastikan hanggar pengkalan udara Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) siap digunakan. Kemenkes memastikan hanggar yang menjadi tempat observasi sehat WNI ini siap menyediakan kebutuhan para WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China.

"Persiapan (hanggar) sudah on proses, soalnya orang bekerja banyak banget, sudah dibersihin, diyakinkan semua berfungsi, AC-nya berfungsi, lampu (sudah) di-cekin," ujar Sekretaris Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Achmad Yurianto saat dihubungi, Sabtu (01/02/20).(dtc)




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top