Razia Retribusi
pOTO INT
BPT-PM dan Satpol PP Pemko Razia Penunggak Retribusi
Kamis 22 Januari 2015, 03:13 WIB
pOTO INT
PEKANBARU. Riaumadani. com - Badan Pelayanan Terpadu - Penanaman Modal [BPT-PM] Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, merazia pelaku usaha yang menunggak retribusi usaha ke pemerintah daerah.
"Ini cara kita untuk jemput bola terhadap pelaku usaha yang menunggak," kata Kepala Pengawasan Perizinan BPT-PM Pekanbaru, Burman, Rabu [21/1/2015].
Dia menjelaskan, razia dan panggilan terhadap pelaku usaha nakal ini adalah tugas rutin pihaknya dalam setiap periode, namun kali ini dilakukan secara gabungan antara BPT-PM dengan Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol-PP] dan media.
Kali ini tim memilih tiga tempat yang menjadi sasaran, yakni semua tempat usaha yang menunggak di Jalan Sudirman, Jalan Riau dan Jalan Harapan Raya. "Ini sebagai uji petik bagi penerapan Perda No. 8 tahun 2012," katanya.
Tujuannya untuk memberikan peringatan atau "shock" terapi bagi pelaku yang mencoba-coba nakal dengan tidak membayarkan kewajiban kepada pemerintah daerah.
"Kita sebelumnya sudah surati mereka sampai tiga kali, tetapi tidak diindahkan," katanya.
Dengan demikian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur [SOP] yang dimilikinya, tim diturunkan untuk mendatangi pelaku usaha secara langsung dan menanyakan Surat Tempat Izin Usaha [SITU] yang dimiliki.
"Ternyata benar kebanyakan dari mereka sudah mati SITU-nya, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun," katanya.
Untuk hal ini, masih menurut dia, pihaknya langsung menyerahkan surat panggilan kepada pelaku untuk datang ke BPT menyelesaikan kewajiban. Pihaknya memberikan batas waktu paling lambat minggu depan semua kewajiban sudah dibayarkan ke BPT.
"Sesuai dengan perda retribusi baru no 8 tahun 2012, mereka yang terlambat bayar akan kena sanksi berupa denda 2 persen," katanya seperti dilansir antara.
Dia menambahkan, pada tiga tempat yang didatangi kali ini pihaknya sudah menyampaikan surat panggilan bagi sekitar 30 pelaku usaha.**
"Ini cara kita untuk jemput bola terhadap pelaku usaha yang menunggak," kata Kepala Pengawasan Perizinan BPT-PM Pekanbaru, Burman, Rabu [21/1/2015].
Dia menjelaskan, razia dan panggilan terhadap pelaku usaha nakal ini adalah tugas rutin pihaknya dalam setiap periode, namun kali ini dilakukan secara gabungan antara BPT-PM dengan Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol-PP] dan media.
Kali ini tim memilih tiga tempat yang menjadi sasaran, yakni semua tempat usaha yang menunggak di Jalan Sudirman, Jalan Riau dan Jalan Harapan Raya. "Ini sebagai uji petik bagi penerapan Perda No. 8 tahun 2012," katanya.
Tujuannya untuk memberikan peringatan atau "shock" terapi bagi pelaku yang mencoba-coba nakal dengan tidak membayarkan kewajiban kepada pemerintah daerah.
"Kita sebelumnya sudah surati mereka sampai tiga kali, tetapi tidak diindahkan," katanya.
Dengan demikian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur [SOP] yang dimilikinya, tim diturunkan untuk mendatangi pelaku usaha secara langsung dan menanyakan Surat Tempat Izin Usaha [SITU] yang dimiliki.
"Ternyata benar kebanyakan dari mereka sudah mati SITU-nya, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun," katanya.
Untuk hal ini, masih menurut dia, pihaknya langsung menyerahkan surat panggilan kepada pelaku untuk datang ke BPT menyelesaikan kewajiban. Pihaknya memberikan batas waktu paling lambat minggu depan semua kewajiban sudah dibayarkan ke BPT.
"Sesuai dengan perda retribusi baru no 8 tahun 2012, mereka yang terlambat bayar akan kena sanksi berupa denda 2 persen," katanya seperti dilansir antara.
Dia menambahkan, pada tiga tempat yang didatangi kali ini pihaknya sudah menyampaikan surat panggilan bagi sekitar 30 pelaku usaha.**
| Editor | : | Amsarudin |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau