Pemkab Meranti Sisakan Hutang Rp397 Juta Yang Harus Dibayarkan
Minggu 12 Januari 2020, 05:16 WIB
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Pada Tahun anggaran 2019 berakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti tercatat menyisakan hutang Rp397 Juta yang harus dibayarkan.
Menurut Informasi yang berhasil didapatkan , Tunjangan profesi guru pertahun yang mencapai Rp34,4 Milyar belum disalurkan sepenuhnya. Guru bersertifikasi pada tahun 2019 hanya menerima tunjangan selama 11 bulan.
Sementara tunjangan sertifikasi bulan Desember 2019 belum dibayarkan. Padahal, anggaran untuk pembayaran kekurangan tersebut sudah ditransfer pusat.
Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Triyono melalui Pengelola Data Sahrudi mengatakan, sebanyak 807 guru penerima tunjangan profesi masih menunggu SK Carry Over dari Dirjen.
Dikatakannya, hal itu terjadi akibat ada beberapa guru pensiun dan memperbaiki data persyaratan.
"Kita sudah koordinasi dengan BPKAD, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Ditempat terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto mengakui bahwa anggaran belanja tunjangan profesi guru PNSD Triwulan ke IV sudah ada di Kas Daerah (Kasda).
"Pusat mentransfer per31 Desember 2019 lalu, jadi kita baru akan memproses sekarang. Mungkin bulan depan sudah bisa dicairkan," bebernya, Kamis (09/01/2019).
Diakuinya kembali, pembayaran tunjangan para guru bersifat wajib. Saat ini pihaknya sedang menunggu SK dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud RI. Apabila SK tersebut sudah ada otomatis tunjangan guru akan disalurkan.(Rls)
Menurut Informasi yang berhasil didapatkan , Tunjangan profesi guru pertahun yang mencapai Rp34,4 Milyar belum disalurkan sepenuhnya. Guru bersertifikasi pada tahun 2019 hanya menerima tunjangan selama 11 bulan.
Sementara tunjangan sertifikasi bulan Desember 2019 belum dibayarkan. Padahal, anggaran untuk pembayaran kekurangan tersebut sudah ditransfer pusat.
Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Triyono melalui Pengelola Data Sahrudi mengatakan, sebanyak 807 guru penerima tunjangan profesi masih menunggu SK Carry Over dari Dirjen.
Dikatakannya, hal itu terjadi akibat ada beberapa guru pensiun dan memperbaiki data persyaratan.
"Kita sudah koordinasi dengan BPKAD, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Ditempat terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto mengakui bahwa anggaran belanja tunjangan profesi guru PNSD Triwulan ke IV sudah ada di Kas Daerah (Kasda).
"Pusat mentransfer per31 Desember 2019 lalu, jadi kita baru akan memproses sekarang. Mungkin bulan depan sudah bisa dicairkan," bebernya, Kamis (09/01/2019).
Diakuinya kembali, pembayaran tunjangan para guru bersifat wajib. Saat ini pihaknya sedang menunggu SK dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud RI. Apabila SK tersebut sudah ada otomatis tunjangan guru akan disalurkan.(Rls)
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan