Aparat desa
Bupati Siak Samsuar
Bupati: Aparat Desa Harus Jaga Harmonisasi Pemerintah dengan Masyarakat
Sabtu 17 Januari 2015, 02:13 WIB
Bupati Siak Samsuar
SIAK, Riaumadani.com - Seluruh Kepala Desa yang ada di wilayah Kabupaten Siak agar tetap melihara ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di wilayahnya masing-masing. Mengingat betapa pentingnya kesinambungan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kedepan. Jika suatu negeri tidak lagi aman, maka akan berdampak negatif pada harmonisasi kelangsungan pemerintah dengan masyarakat.
Penegasan ini disampaikan Bupati Siak H Syamsuar, M.Si saat memberikan arahan pada acara Siak Polmas Outbond di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara di Desa Merempan Hilir Kecamatan Mempura, kemarin.
Bupati mengintrusikan melalui Kepala Desa dan Lurah, Bhabinkantibmas serta Babinsa agar tetap memelihara Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat di Desa, serta menghimbau kepada aparat desa agar tetap menjaga kebersamaan dengan masyarakatnya.
Aparat desa diharapkan menjalin kemitraan yang baik dan bersinergi berkenaan kebijakan tramtibmas di Desa dengan menyukseskan program Polri pada masyarakat. Kemudian aparat juga diminta, tetap melibatkan peranan tokoh masyarakat dan tokoh adat dan agama untuk melaksanakan komunikasi persuasif guna mencegah dan menangani permasalahan tramtibmas di Desa.
Kedua, aparat tetap menjadikan nilai dan norma serta identitas kebudayaan sebagai pranata sosial untuk membentuk masyarakat yang tertib dan berbudaya serta agamis. Ketiga, mewujudkan kesadaran masyarakat untuk mendukung terwujudkan tramtibmas dengan langkah partisipatif, "libatkan warga sebagai mata dan telinga untuk terus memantau lingkungan sosial agar terhindar dari provokasi, potensi timbulnya tindakan kriminalitas, serta tumbuhnya gerakan radikal yang membahayakan stabilitas sosial di Desa," terang Bupati.
Keempat, segera lakukan pemetaan berbagai potensi dinamika sosial di Desa yang mungkin terjadi seperti gangguan kamtibmas, untuk selanjutnya dilaporkan secara berkala kepada Kepala Daerah secara berjenjang. Sebab ancaman terhadap lingkungan sosial masyarakat pada Desa dapat berasal dari dalam mau pun dari luar Desa.
"Akhir-akhir ini banyak informasi yang menyesatkan dan kurang akurat, menimbulkan fitnah, dan menimbulkan konflik antar etnis, suku, ras dan agama," ulas Bupati.
Kelima, aparat desa juga di minta salaing membangun ketahanan Desa di seluruh aspek kehidupan masyarakat, seperti membangun ketahanan pangan dengan melibatkan babinsa sebagai penyuluh, atau Bhabinkamtibmas sebagai penyuluh sosial seperti dalam hal kampanye gerakan anti narkoba, membina anak-anak sekolah dan generasi muda, memberdayakan ekonomi desa untuk menekan angka pengangguran dan sebagainya.
"Terhadap berbagai permasalahan di wilayah Kabupaten Siak, selanjutnya akan dibahas dalam rapat Forkompinda yang dilaksanakan secara rutin disetiap bulannya," tutup Bupati.**
Penegasan ini disampaikan Bupati Siak H Syamsuar, M.Si saat memberikan arahan pada acara Siak Polmas Outbond di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara di Desa Merempan Hilir Kecamatan Mempura, kemarin.
Bupati mengintrusikan melalui Kepala Desa dan Lurah, Bhabinkantibmas serta Babinsa agar tetap memelihara Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat di Desa, serta menghimbau kepada aparat desa agar tetap menjaga kebersamaan dengan masyarakatnya.
Aparat desa diharapkan menjalin kemitraan yang baik dan bersinergi berkenaan kebijakan tramtibmas di Desa dengan menyukseskan program Polri pada masyarakat. Kemudian aparat juga diminta, tetap melibatkan peranan tokoh masyarakat dan tokoh adat dan agama untuk melaksanakan komunikasi persuasif guna mencegah dan menangani permasalahan tramtibmas di Desa.
Kedua, aparat tetap menjadikan nilai dan norma serta identitas kebudayaan sebagai pranata sosial untuk membentuk masyarakat yang tertib dan berbudaya serta agamis. Ketiga, mewujudkan kesadaran masyarakat untuk mendukung terwujudkan tramtibmas dengan langkah partisipatif, "libatkan warga sebagai mata dan telinga untuk terus memantau lingkungan sosial agar terhindar dari provokasi, potensi timbulnya tindakan kriminalitas, serta tumbuhnya gerakan radikal yang membahayakan stabilitas sosial di Desa," terang Bupati.
Keempat, segera lakukan pemetaan berbagai potensi dinamika sosial di Desa yang mungkin terjadi seperti gangguan kamtibmas, untuk selanjutnya dilaporkan secara berkala kepada Kepala Daerah secara berjenjang. Sebab ancaman terhadap lingkungan sosial masyarakat pada Desa dapat berasal dari dalam mau pun dari luar Desa.
"Akhir-akhir ini banyak informasi yang menyesatkan dan kurang akurat, menimbulkan fitnah, dan menimbulkan konflik antar etnis, suku, ras dan agama," ulas Bupati.
Kelima, aparat desa juga di minta salaing membangun ketahanan Desa di seluruh aspek kehidupan masyarakat, seperti membangun ketahanan pangan dengan melibatkan babinsa sebagai penyuluh, atau Bhabinkamtibmas sebagai penyuluh sosial seperti dalam hal kampanye gerakan anti narkoba, membina anak-anak sekolah dan generasi muda, memberdayakan ekonomi desa untuk menekan angka pengangguran dan sebagainya.
"Terhadap berbagai permasalahan di wilayah Kabupaten Siak, selanjutnya akan dibahas dalam rapat Forkompinda yang dilaksanakan secara rutin disetiap bulannya," tutup Bupati.**
| Editor | : | TAM.RE |
| Kategori | : | Siak |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan