Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Kenduri Bandar Senapelan Pekanbaru
Gubri H. Syamsuar Apresiasi Kegiatan Kenduri Bandar Senapelan
Senin 30 Desember 2019, 01:51 WIB
Gubernur Riau, H. Syamsuar menghadiri secara langsung acara Kenduri Bandar Senapelan yang ditaja oleh Pekanbaru Heritage Walk (PHW) dan Sikukeluang di tepian Sungai Siak, Sabtu (28/12/2019) malam.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Di sela-sela kesibukannya, Gubernur Riau, H. Syamsuar menghadiri secara langsung acara Kenduri Bandar Senapelan yang ditaja oleh Pekanbaru Heritage Walk (PHW) dan Sikukeluang di tepian Sungai Siak, Sabtu (28/12/2019) malam.

Gubri dalam sambutannya mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di mana, kegiatan ini dilaksanakan di tepian Sungai Siak. Menariknya lagi, acara puncak Kenduri ini disuguhi dengan penampilan musik akustik yang panggungnya merupakan dermaga, serta berlatar jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah.

"Kegiatan ini dapat mengingatkan kembali akan padat dan majunya aktifitas perdagangan Kampung Bandar pada zaman dahulu. Mari kembalikak fungsi sungai sebagai sumber kehidupan. Usahakan rumah menghadap ke sungai, jangan buang sampah ke sungai dan jaga kebersihan kota dan sungai," pesan Gubri.

Syamsuar juga berharap Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dapat turut merangkul komunitas mandiri ini.

"Agar ke depannya ada area heritage yang dapat menjaga bangunan bersejarah," ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota PHW, Danny menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar dapat membangun kembali sebuah rumah berusia 200 tahun lebih yang beberapa tahun lalu terkena musibah kebakaran di kampung tersebut.

"Tentunya dengan melibatkan beberapa saksi kunci dan para ahli. Yang mana, saat ini bangunan tersebut hanya meninggalkan tonggak batu bawah rumah," kata Danny. (Tis/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top