Kamis, 6 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Kenduri Bandar Senapelan Pekanbaru
Gubri H. Syamsuar Apresiasi Kegiatan Kenduri Bandar Senapelan
Senin 30 Desember 2019, 01:51 WIB
Gubernur Riau, H. Syamsuar menghadiri secara langsung acara Kenduri Bandar Senapelan yang ditaja oleh Pekanbaru Heritage Walk (PHW) dan Sikukeluang di tepian Sungai Siak, Sabtu (28/12/2019) malam.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Di sela-sela kesibukannya, Gubernur Riau, H. Syamsuar menghadiri secara langsung acara Kenduri Bandar Senapelan yang ditaja oleh Pekanbaru Heritage Walk (PHW) dan Sikukeluang di tepian Sungai Siak, Sabtu (28/12/2019) malam.

Gubri dalam sambutannya mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di mana, kegiatan ini dilaksanakan di tepian Sungai Siak. Menariknya lagi, acara puncak Kenduri ini disuguhi dengan penampilan musik akustik yang panggungnya merupakan dermaga, serta berlatar jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah.

"Kegiatan ini dapat mengingatkan kembali akan padat dan majunya aktifitas perdagangan Kampung Bandar pada zaman dahulu. Mari kembalikak fungsi sungai sebagai sumber kehidupan. Usahakan rumah menghadap ke sungai, jangan buang sampah ke sungai dan jaga kebersihan kota dan sungai," pesan Gubri.

Syamsuar juga berharap Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dapat turut merangkul komunitas mandiri ini.

"Agar ke depannya ada area heritage yang dapat menjaga bangunan bersejarah," ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota PHW, Danny menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar dapat membangun kembali sebuah rumah berusia 200 tahun lebih yang beberapa tahun lalu terkena musibah kebakaran di kampung tersebut.

"Tentunya dengan melibatkan beberapa saksi kunci dan para ahli. Yang mana, saat ini bangunan tersebut hanya meninggalkan tonggak batu bawah rumah," kata Danny. (Tis/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top