Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Masyarakat Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kecewa Atas Pembangunan Jalan Nelayan Oleh Kades
Jumat 27 Desember 2019, 13:37 WIB
Kondisi jalan Nelayan terendam air laut
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Masyarakat Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti sangat kecawa, atas perkerjaan peningkatan jalan Nelayan dengan ukuran volume (650 × 1 × 0,12 m) yang telah dibangun oleh Kepala Desa Lukman karena tidak  berdasarkan musyawarah bahkan jalan tersebut dilakukan hanya kebijakan sendiri bukan sesuai dengan ketentuan yang diminta oleh masyarakat.

Anehnya didalam musyawarah Desa (Musdes) pada tahun 2018, masyarakat Desa Lukun tidak ada sama sekali meminta untuk pembangunan semenisasi   peningkatan jalan Nelayan,
Masyarakat meminta hanya penimbunan, namun parah nya kepala Desa lukit membangun jalan tersebut tanpa musyawarah sehingga jalan dilihat tegelam dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Seperti disampaikan oleh salah seorang masyarakat Desa Lukun yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, perkerjaan jalan yang dibangun oleh Kepala Desa Lukun diperkirakan sama sekali tidak memuaskan bagi masyarakat setempat dikarenakan lebar jalan tidak memadai dan tinggi atau tebalnya juga, sehingga terendam air laut

" Kami sangat kecewa dengan semenisasi jalan Nelayan itu karena jalan terlalu rendah sehingga mengakibatkan jalan tegelam oleh air laut dan begitu juga karena kondisi jalan itu terlalu kecil tidak bisa dilalui gerobak masyarakat untuk mengambil kayu api dan kebutuhan lain nya," katanya.

Lanjutnya lagi," masyarakat desa Lukun meminta penimbunan jalan dengan kepala Desa Lukman waktu itu, bukan langsung semenisasi dan untuk penimbunan akan dilakukan pada tahun 2020 atau 2021 itu yang telah disampaikan oleh Kepala Desa sesuai dengan kebijikan yang telah dilakukan nya," jelasnya.

Selain itu peningkatan semenisasi jalan Nelayan diduga  tidak sesuai spesifikasi yang telah ditentukan dengan ukuran volume dan Anggaran yang telah di tetapkan di plang proyek. Perkerjaan semenisasi jalan Nelayan diduga TPK adanya permainan menguntungkan diri sendiri yang mengakibatkan kerugian negara.

" Kalau kita lihat dengan kondisi Jalan ukurannya tidak sesuai. biasanya kanan kiri jalan dipasang mal dengan ukurannya  6 inci bahkan sampai 10 inci, kalau pada ukuran mal jalan itu diukur dari disamping nya pas, akan tetapi pada ukuran nya ditengah-tengah tidak pas karena waktu perkerjaan kemaren itu sudah digalinya," kata sumber itu lagi.

Sementara itu, terkait dengan perkerjaan semenisasi Jalan Nelayan Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti dikerjakan asal jadi yang menyebabkan kerugian Negara  Jamaluddin selaku Ketua DPD LSM PKPP, angkat bicara

"Saya menghimbau pihak TP 4 D Kabupaten Kepulauan Meranti supaya segera mengusut sampai tuntas pembangunan semenisasi jalan Nelayan yang baru saja siap dikerjakan kini sudah rusak," ujarnya.

Jamaluddin mengatakan," dirinya sudah melakukan konfirmasi dengan masyarakat setempat dan mengatakan bahwasanya dari Kepala Desa yang terpenting tidak merugikan negara,  masyarakat Desa Lukun sangat kecewa setiap pembangunan yang dibagun didesa Lukun Asal jadi,  "kata Jamal.

Terkait dengan hal tersebut, awak media Riaumadani.com mencoba konfirmasi kepada kepala Desa Lukun  melewati telpon seluler nya 0813xxxxxxxx. tidak diangkat hingga berita ini diterbitkan. (IJL)




Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top