Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Membahayakan Keamanan dan Keselamatan Masyarakat
YLKI Minta Pemerintah Mengevaluasi Lalu Lintas Tol Layang Jakarta-Cikampek
Senin 23 Desember 2019, 09:49 WIB
YLKI minta pemerintah mengevaluasi lalu lintas Tol Layang Jakarta-Cikampek karena berpotensi membahayakan masyarakat


JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi total manajemen lalu lintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II).

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan permintaan evaluasi disampaikan terkait kemacetan yang terjadi di ruas tol tersebut saat musim Libur Natal dan Tahun Baru pada Sabtu (21/12) lalu. Ia mengatakan kemacetan yang mengakibatkan penutupan sementara tersebut bisa membahayakan masyarakat.

"Ini bisa membahayakan keamanan dan keselamatan pengguna tol. Jangan sampai jalan tol layang menjadi produk gagal," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (23/12).

Tulus mengatakan agar tidak membahayakan, pengelola tol dan pemerintah perlu mempertimbangkan keberadaan emergency exit atau pintu keluar darurat. Pintu Darurat tersebut bisa dibuka di KM 25.

Keberadaan pintu tersebut diharapkan bisa memberikan jalan keluar sehingga pengguna tol tidak tersandera bila terjadi kemacetan berjam-jam di jalan bebas hambatan tersebut. Jalan Tol Layang Japek II baru  dibuka pada 15 Desember 2019 lalu.

Setelah dibuka, ruas tol itu hampir selalu dipadati kendaraan. Bahkan pada Sabtu (22/12) lalu, tol tersebut mengalami kemacetan panjang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya akan membatasi jumlah kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut. Saat ini, pihaknya masih memantau pergerakan kendaraan di Jalan Tol Jakarta- Cikampek II.

"Nanti kami lihat. Kami akan batasi yang naik ke atas. Saya yakin oke, jadi tinggal mengawasi," katanya.*cnn



Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top