Bupati Bengkalis Resmikan Rumah Adat Suku Sakai
Bupati Bengkalis Amril Mukmimini foto Bersama Pada Acara Pelantikan dan Pengukuhan LASR, di Gedung Lembaga Adat Sakai Jalan Rangau Km 5, Sabtu (21/12/2019).
Amril: Mari Tumbuhkan Kembali Adat Sakai dan Munculkan Tradisi Adat Istiadat Yang Berdab
Minggu 22 Desember 2019, 23:13 WIB
Bupati Bengkalis Amril Mukmimini foto Bersama Pada Acara Pelantikan dan Pengukuhan LASR, di Gedung Lembaga Adat Sakai Jalan Rangau Km 5, Sabtu (21/12/2019).
MANDAU. RIAUMADANI. COM - Sebagai bentuk keabsahan sebuah kepengurusan baru Lembaga Adat Sakai Riau (LASR) yang diketuai oleh Johan, ST, M,Si lalu dilantik oleh Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri H. Syahril Abu Bakar.
Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat suku Sakai. Bahkan kedatangan para pemimpin Bengkalis serta pemegang tongkat Lembaga Adat Melayu Riau ke Lurahan Pematang Pudu disambut dengan acara adat yaitu Pencak Silat, diiringi dengan alat musik tradisional Sakai, Sabtu (21/12/2019), di Gedung Lembaga Adat Sakai Jalan Rangau Km 5.
Kemudian Peresmian Rumah Adat Suku Sakai tersebut ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pembukaan papan selubung nama oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin serta pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril didampingi Anggota DPRD Provinsi Riau Iwandi, SH, MH, Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, Anggota DPRD Bengkalis Rianto, Hendri, Giatno dan Rosmawati Sinambela, Kapolres Bengkalis diwakili Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, Dandim 0303 Bengkalis diwakili Babinsa Kecamatan Mandau Armen, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Azuar, Camat Bathin Solapan Hanafi, Camat Talang Muandau Nasrizal, Ketua MKA LAM Riau Kecamatan Mandau yakni Datuk H. Arwan Mahaidin, Kepala Suku Sakai Batin 8 dan 5 Sakai Datuk Ahmad S.
Kemudian Ketua Adat Sakai Muhammad Nasir, Tokoh Masyarakat Sakai H. M Yatim dan Dr. Muhammad Agar serta tokoh masyarakat dari berbagai suku dan juga undangan lainnya.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutannya mengatakan Keberadaan Lembaga Adat Sakai Melayu Riau memiliki fungsi mengemban, mengamalkan, memelihara dan membela nilai-nilai luhur Adat Istiadat serta membela kepentingan masyarakat Adat Sakai Melayu Riau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal tersebut tentunya dapat dijadikan sebagai dasar bagi lembaga adat Melayu Sakai Riau untuk menyatukan masyarakat Melayu Sakai dengan berbagai etnis serta suku yang ada di Provinsi Riau ini.
“Lembaga adat Melayu Sakai Riau kedepannya harus berkontribusi positif sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan pembangunan di Daerah ini, karena munculnya kompleksitas permasalahan di Daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah tapi memerlukan penanganan dan partisipasi semua pihak termasuk Masyarakat Sakai Riauâ€, ucapnya.
Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentunya sangat mendukung dengan keberadaan Rumah Adat Melayu Sakai serta dikukuhkannya pengurus LAMR sakai ini, mengingat kegiatan kebudayaan di Negeri Junjungan ini menjadi salah satu dari tujuh prioritas pembangunan daerah sebagai penjabaran dari visi dan misi Kabupaten Bengkalis 2016-2021, yakni pengembangan budaya Daerah.
“Kami Berharap kedepannya, Lembaga Adat Melayu Sakai Riau baik ditingkat Provinsi, Kabupaten, maupun kawasan dan bathin, dapat menumbuhkan kembali adat-adat sakai yang telah memudar serta memunculkan kembali tradisi dan adat istiadat yang memiliki adab. Sehingga, adat dan adab masih tetap bersemi di tanah melayu Riau ini, khususnya di Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini. tidak kalah pentingnya juga, segenap masyarakat harus membantu supaya penguatan adat/adat istiadat sakai tetap kokoh, bukan sekedar khayalan belakaâ€, Pinta Amril.
Senada paparan diatas Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri H. Syahril Abu Bakar dalam sambutannya menyampaikan bahwa helat pelantikan adalah sebahagian dari peningkatan pelesetarian adat dan budaya Riau. Selanjutnya kepada Sakai diminta untuk tidak malu dengan Sakainya karena nama Sakai sangat dikenal dunia Internasional.
“Gedung lembaga adat ini seperti seperti Gedung Gajah Megon sangat megah sekali, untuk itu kami berharap kepada kepengurusan baru agar dapat menjaga gedung ini dan wilayah ini dengan sebaik-baiknya dan jangan jadikan Lembaga adat ini jadi tempat tidur tapi jadikanlah lembaga ini untuk tempat bertukar fikiranâ€, Pungkasnya.
Kemudian dalam sambutan Camat Mandau Riki Rihardi mengatakan peresmian Lembaga Adat Suku Sakai ini merupakan komitmen Bupati Bengkalis selaku Kepala Daerah untuk mengembangkan budaya yang ada di Negeri ini.
"Untuk itu setelah dikukuhkan dan diresmikan Lembaga Adat ini jangan dijadikan lembaga Sakai ini sebagai tempat tidur, gunakan Lembaga ini untuk berpartisipasi dan memberikan inovasi kepada suku sakai demi kemajuan suku sakai di Negeri ini khususnya di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau", pinta Camat Mandau Riki Rihardi.
Hadir juga pada kegiatan tersebut Sekcam Mandau Muhammad Rusydy, Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau Dewi Asdinar, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas dilingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Tokoh Masyarakat Sakai H. Siantar, Abdul Rahman Ombing, Bonsu, Ketua Paguyuban Se-Kecamatan Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Talang Muandau, Para tokoh Ikatan Keluarga Nias, Ikatan Keluarga Batak, Ikatan Keluarga Minang, Ikatan Keluarga Aceh, Ikatan Keluarga Jawa, Ikatan Keluarga Banjar dan Ikatan Keluarga lainnya serta Tokoh masyarakat Sakai yang hadir dikala itu. (**)
Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat suku Sakai. Bahkan kedatangan para pemimpin Bengkalis serta pemegang tongkat Lembaga Adat Melayu Riau ke Lurahan Pematang Pudu disambut dengan acara adat yaitu Pencak Silat, diiringi dengan alat musik tradisional Sakai, Sabtu (21/12/2019), di Gedung Lembaga Adat Sakai Jalan Rangau Km 5.
Kemudian Peresmian Rumah Adat Suku Sakai tersebut ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pembukaan papan selubung nama oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin serta pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril didampingi Anggota DPRD Provinsi Riau Iwandi, SH, MH, Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, Anggota DPRD Bengkalis Rianto, Hendri, Giatno dan Rosmawati Sinambela, Kapolres Bengkalis diwakili Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, Dandim 0303 Bengkalis diwakili Babinsa Kecamatan Mandau Armen, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Azuar, Camat Bathin Solapan Hanafi, Camat Talang Muandau Nasrizal, Ketua MKA LAM Riau Kecamatan Mandau yakni Datuk H. Arwan Mahaidin, Kepala Suku Sakai Batin 8 dan 5 Sakai Datuk Ahmad S.
Kemudian Ketua Adat Sakai Muhammad Nasir, Tokoh Masyarakat Sakai H. M Yatim dan Dr. Muhammad Agar serta tokoh masyarakat dari berbagai suku dan juga undangan lainnya.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutannya mengatakan Keberadaan Lembaga Adat Sakai Melayu Riau memiliki fungsi mengemban, mengamalkan, memelihara dan membela nilai-nilai luhur Adat Istiadat serta membela kepentingan masyarakat Adat Sakai Melayu Riau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal tersebut tentunya dapat dijadikan sebagai dasar bagi lembaga adat Melayu Sakai Riau untuk menyatukan masyarakat Melayu Sakai dengan berbagai etnis serta suku yang ada di Provinsi Riau ini.
“Lembaga adat Melayu Sakai Riau kedepannya harus berkontribusi positif sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan pembangunan di Daerah ini, karena munculnya kompleksitas permasalahan di Daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah tapi memerlukan penanganan dan partisipasi semua pihak termasuk Masyarakat Sakai Riauâ€, ucapnya.
Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentunya sangat mendukung dengan keberadaan Rumah Adat Melayu Sakai serta dikukuhkannya pengurus LAMR sakai ini, mengingat kegiatan kebudayaan di Negeri Junjungan ini menjadi salah satu dari tujuh prioritas pembangunan daerah sebagai penjabaran dari visi dan misi Kabupaten Bengkalis 2016-2021, yakni pengembangan budaya Daerah.
“Kami Berharap kedepannya, Lembaga Adat Melayu Sakai Riau baik ditingkat Provinsi, Kabupaten, maupun kawasan dan bathin, dapat menumbuhkan kembali adat-adat sakai yang telah memudar serta memunculkan kembali tradisi dan adat istiadat yang memiliki adab. Sehingga, adat dan adab masih tetap bersemi di tanah melayu Riau ini, khususnya di Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini. tidak kalah pentingnya juga, segenap masyarakat harus membantu supaya penguatan adat/adat istiadat sakai tetap kokoh, bukan sekedar khayalan belakaâ€, Pinta Amril.
Senada paparan diatas Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri H. Syahril Abu Bakar dalam sambutannya menyampaikan bahwa helat pelantikan adalah sebahagian dari peningkatan pelesetarian adat dan budaya Riau. Selanjutnya kepada Sakai diminta untuk tidak malu dengan Sakainya karena nama Sakai sangat dikenal dunia Internasional.
“Gedung lembaga adat ini seperti seperti Gedung Gajah Megon sangat megah sekali, untuk itu kami berharap kepada kepengurusan baru agar dapat menjaga gedung ini dan wilayah ini dengan sebaik-baiknya dan jangan jadikan Lembaga adat ini jadi tempat tidur tapi jadikanlah lembaga ini untuk tempat bertukar fikiranâ€, Pungkasnya.
Kemudian dalam sambutan Camat Mandau Riki Rihardi mengatakan peresmian Lembaga Adat Suku Sakai ini merupakan komitmen Bupati Bengkalis selaku Kepala Daerah untuk mengembangkan budaya yang ada di Negeri ini.
"Untuk itu setelah dikukuhkan dan diresmikan Lembaga Adat ini jangan dijadikan lembaga Sakai ini sebagai tempat tidur, gunakan Lembaga ini untuk berpartisipasi dan memberikan inovasi kepada suku sakai demi kemajuan suku sakai di Negeri ini khususnya di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau", pinta Camat Mandau Riki Rihardi.
Hadir juga pada kegiatan tersebut Sekcam Mandau Muhammad Rusydy, Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau Dewi Asdinar, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas dilingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Tokoh Masyarakat Sakai H. Siantar, Abdul Rahman Ombing, Bonsu, Ketua Paguyuban Se-Kecamatan Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Talang Muandau, Para tokoh Ikatan Keluarga Nias, Ikatan Keluarga Batak, Ikatan Keluarga Minang, Ikatan Keluarga Aceh, Ikatan Keluarga Jawa, Ikatan Keluarga Banjar dan Ikatan Keluarga lainnya serta Tokoh masyarakat Sakai yang hadir dikala itu. (**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan