Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja    ●   
  • Pemkab Siak Dukung Program Universitas Hang Tuah, KKN Tematik Jadi Wujud Kolaborasi Pembangunan Daerah   ●   
  • Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan   ●   
  • 8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026   ●   
  • Wabup Bagus Santoso Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Bengkalis   ●   
Wisata Religi
Pemkab Rohil Optimis Masjid Cheng Ho Mampu Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Minggu 08 Desember 2019, 23:21 WIB
Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, meninjau lokasi pembangunan Masjid Cheng Ho masih dalam tahap penimbunan. Masalah bangunan itu nantinya dibangun oleh donatur.
BAGANSIAPIAPI. RIAUMADANI. COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid Muhammad Cheng Ho nantinya mampu mendatangkan 5.000 pengujung dari berbagai daerah.

Pasalnya, selain digunakan sebagai tempat beribadah, bangunan itu juga dibangun tempat wisata dan berbagai kuliner.

Demikian dikatakan Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, baru-baru ini di Bagansiapiapi. Ia menyebutkan saat ini pembangunan Masjid Cheng Ho masih dalam tahap penimbunan. Masalah bangunan itu nantinya dibangun oleh donatur.

"Untuk penimbunan sudah 70 persen, dan saat ini pengerjaannya terus berlanjut," ujarnya.

Diterangkan Sekda, kerangka bangunan Masjid Cheng Ho seperti bangunan IP Plaza yang terbuat dari baja. "Kita hanya menyiapkan lahan dan penimbunan tanah saja, kalau bangunannya itu donatur semua. Apabila masjid kebanggan kita semua itu nanti selesai, maka sangat diyakini setiap bulannya mampu mendatangkan 5.000 pengunjung," ujarnya optimis.

Mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Rohil itu juga mengatakan pembangunan Masjid Cheng Ho di Rohil tentunya dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pengelolaan Masjid Cheng Ho nantinya akan kita terapkan memakai management modern. Dengan begitu, tidak ada lagi yang namanya ketua masjid melainkan CEO yang membawahi direktur. Sehingga rumah ibadah tidak membebani umat, tetapi memakmurkan umat," kata Sekda.

Dilanjutkan, masjid harus memiliki konsep tidak hanya sebagai tempat ibadah. Akan tetapi bisa dijadikan tempat rekreasi sehingga bisa menambah pendapatan tambahan.

"Masjid tidak hanya tempat beribadah, akan tetapi juga akan kita buat sebagai tempat wisata religi dengan mengadopsi konsep management modren seperti Masjid Jabal Arafah Kota Batam," tutupnya. *Hrc/tis



Editor : Tis
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top