Perbaikan Stadion Utama Riau Membutuhkan Anggaran Rp40 Miliar
Jumat 06 Desember 2019, 22:27 WIB
Hasil kajian oleh tenaga teknis, biaya yang dibutuhkan
untuk perbaikan stadion utama Riau ini mencapai Rp35 sampai dengan Rp40
miliar.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menganggarkan Rp2 miliar untuk perbaikan anggarkan stadion utama Riau. Sementara hasil kajian oleh tenaga teknis, biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan stadion utama Riau ini mencapai Rp35 sampai dengan Rp40 miliar.
Akibatnya, Pemprov Riau pun hanya bisa berharap kepada pihak swasta untuk perbaikan stadion eks tempat diselenggarakannya PON 2012 lalu itu.
"Solusinya kita berharap pihak swasta bisa tampil melalui CRS bisa digunakan untuk perbaikan stadion utama ini. Karena kalau kita berharap APBD terus tidak akan cukup," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Doni Aprialdi, Jumat (6/12/19).
Dijelaskan Doni, untuk merealisasikannya, Dispora sudah mengirimkan surat dan lobi langsung ke perusahaan besar di Riau. Namun sejauh ini belum ada jawaban soal kesediaan perusahaan tersebut apakah bersedia memberikan bantuan CRS nya untuk perbaikan stadion utama Riau ini atau tidak.
"Pak Gubenur kemarin sudah buat surat yang ditujukan ke RAPP. Nanti akan menyusul lagi ke perusahaan besar lainya, seperti indah kiat, chevron, PTPN V dan banyak lagi," jelas Doni.
Pihaknya berharap dengan adanya surat resmi dari Gubenur Riau tersebut, perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau mau menyalurkan dana CRSnya digunakan untuk perbaikan stadion utama Riau.
"Kita tidak minta uang, tapi apa yang mau mereka bangun, dan perbaiki di stadion utama Riau," ujarnya.
Lalu setelah nantinya stadion utama Riau ini sudah diperbaiki dengan dana miliaran rupiah bisa dijaga dan dirawat dengan baik, Doni menjamin pihaknya akan melakukan perawatan. Sebab selama ini dengan keterbatasan anggaran, pihaknya mengaku rutin melakukan perawatan stadion utama Riau ini.
"Tidak mungkin (dibiarkan terbengkalai). Sedangkan saat ini saja dengan dana Rp 100 juta setahun kita rawat. Dulu rumput didalam ini sampai seleher tingginya. Begitu hutang dibayar lunas ditahun 2017, kita langsung lakukan perawatan. Diluar memang tidak bisa kita rawat karena terbatas anggaran, tapi didalam kita rawat. Setiap hari cleaning service kita bekerja,"katanya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Riau menganggarkan Rp 2 Miliar untuk renovasi Stadion Utama Riau. Anggaran untuk renovasi stadion utama Riau tersebut sudah dianggarkan di APBD 2020.
"Anggaran ada untuk renovasi sebesar Rp2 Miliar, itu hanya untuk perbaikan dalam gedung saja. Mana yang tidak berfungsi kita perbaiki, seperti listrik, air, toilet, dan perawatan yang lainnya. Itu sudah masuk semua di APBD 2020,†kata Doni.
Sementara untuk renovasi bagian luar stadion seperti taman dan sebagainya, akan melibatkan pihak swasta, dimana mereka langsung yang mengerjakannya di bawah koordinasi Dispora.
“Kalau untuk renovasi seperti rumput, taman yang di luar dan yang lainnya ada beberapa perusahaan yang bersedia ikut berpartisipasi. Kita tidak semata-mata berharap pada APBD saja, tapi perusahaan yang juga peduli terhadap Riau menjadi tuan rumah piala dunia U20,†paparnya.
Sebelumnya, Pemprov Riau terus berjuang untuk menjadikan Stadion Utama Riau menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Selasa (29/10/2019) lalu, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengajukan Stadion Utama Riau sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20 kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali.
Usai bertemu dengan Menpora, Gubri Syamsuar mengungkapkan, niat Pemprov Riau yang ingin ikut ambil bagian dalam helat besar Piala Dunia U-20 itu disambut baik Menpora. Bahkan, kata Syamsuar, Menpora berjanji akan mengusulkan SUR menjadi satu dari 10 Stadion di Indonesia sebagai lokasi pertandingan Piala Dunia U-20. (Tis/mcr)
Akibatnya, Pemprov Riau pun hanya bisa berharap kepada pihak swasta untuk perbaikan stadion eks tempat diselenggarakannya PON 2012 lalu itu.
"Solusinya kita berharap pihak swasta bisa tampil melalui CRS bisa digunakan untuk perbaikan stadion utama ini. Karena kalau kita berharap APBD terus tidak akan cukup," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, Doni Aprialdi, Jumat (6/12/19).
Dijelaskan Doni, untuk merealisasikannya, Dispora sudah mengirimkan surat dan lobi langsung ke perusahaan besar di Riau. Namun sejauh ini belum ada jawaban soal kesediaan perusahaan tersebut apakah bersedia memberikan bantuan CRS nya untuk perbaikan stadion utama Riau ini atau tidak.
"Pak Gubenur kemarin sudah buat surat yang ditujukan ke RAPP. Nanti akan menyusul lagi ke perusahaan besar lainya, seperti indah kiat, chevron, PTPN V dan banyak lagi," jelas Doni.
Pihaknya berharap dengan adanya surat resmi dari Gubenur Riau tersebut, perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau mau menyalurkan dana CRSnya digunakan untuk perbaikan stadion utama Riau.
"Kita tidak minta uang, tapi apa yang mau mereka bangun, dan perbaiki di stadion utama Riau," ujarnya.
Lalu setelah nantinya stadion utama Riau ini sudah diperbaiki dengan dana miliaran rupiah bisa dijaga dan dirawat dengan baik, Doni menjamin pihaknya akan melakukan perawatan. Sebab selama ini dengan keterbatasan anggaran, pihaknya mengaku rutin melakukan perawatan stadion utama Riau ini.
"Tidak mungkin (dibiarkan terbengkalai). Sedangkan saat ini saja dengan dana Rp 100 juta setahun kita rawat. Dulu rumput didalam ini sampai seleher tingginya. Begitu hutang dibayar lunas ditahun 2017, kita langsung lakukan perawatan. Diluar memang tidak bisa kita rawat karena terbatas anggaran, tapi didalam kita rawat. Setiap hari cleaning service kita bekerja,"katanya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Riau menganggarkan Rp 2 Miliar untuk renovasi Stadion Utama Riau. Anggaran untuk renovasi stadion utama Riau tersebut sudah dianggarkan di APBD 2020.
"Anggaran ada untuk renovasi sebesar Rp2 Miliar, itu hanya untuk perbaikan dalam gedung saja. Mana yang tidak berfungsi kita perbaiki, seperti listrik, air, toilet, dan perawatan yang lainnya. Itu sudah masuk semua di APBD 2020,†kata Doni.
Sementara untuk renovasi bagian luar stadion seperti taman dan sebagainya, akan melibatkan pihak swasta, dimana mereka langsung yang mengerjakannya di bawah koordinasi Dispora.
“Kalau untuk renovasi seperti rumput, taman yang di luar dan yang lainnya ada beberapa perusahaan yang bersedia ikut berpartisipasi. Kita tidak semata-mata berharap pada APBD saja, tapi perusahaan yang juga peduli terhadap Riau menjadi tuan rumah piala dunia U20,†paparnya.
Sebelumnya, Pemprov Riau terus berjuang untuk menjadikan Stadion Utama Riau menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Selasa (29/10/2019) lalu, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengajukan Stadion Utama Riau sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20 kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali.
Usai bertemu dengan Menpora, Gubri Syamsuar mengungkapkan, niat Pemprov Riau yang ingin ikut ambil bagian dalam helat besar Piala Dunia U-20 itu disambut baik Menpora. Bahkan, kata Syamsuar, Menpora berjanji akan mengusulkan SUR menjadi satu dari 10 Stadion di Indonesia sebagai lokasi pertandingan Piala Dunia U-20. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan