Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja    ●   
  • Pemkab Siak Dukung Program Universitas Hang Tuah, KKN Tematik Jadi Wujud Kolaborasi Pembangunan Daerah   ●   
  • Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan   ●   
  • 8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026   ●   
  • Wabup Bagus Santoso Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Bengkalis   ●   
UKM Rumah Tamadun Rohil
Kreasi Tas Lidi Sawit Rohil Dipamerkan di Makau Green Culture Malaka
Selasa 26 November 2019, 22:37 WIB
Hendra saat memamerkan tas lidi sawit karya UKM Rumah Tamadun kepada Gubernur Malaka (Dokumentasi Pribadi)
ROKAN HILIR. RIAUMADANI. COM - Kreasi tas lidi kelapa sawit yang di produksi oleh UKM Rumah Tamadun Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau, telah dipamerkan hingga ke luar negeri.

Ketua UKM Rumah Tamadun Hendra, mengatakan bahwa UKM ini merupakan tempat berkreasi dan berkaryanya anak-anak muda, dengan tujuan untuk memajukan daerah dengan karya-karya kreatif.

"Karya kita sudah dipamerkan dalam negeri bahkan menjadi produk unggulan pada acara Makau Green Culture Malaka," katanya, Minggu (24/11).

Jelas Hendra, semua berawal dari kecintaan terhadap budaya. Pada mei 2017 lalu, Hendra dengan sekelompok anak muda lainnya membentuk UKM yang bergerak pada kesenian budaya daerah seperti produksi tanjak.

Namun karena Riau terkenal dengan lahan sawit terbesar di Indonesia, kelompok ini diberikan pelatihan bagaimana memanfaatkan lidi sawit hingga menjadi sesuatu hal yang bernilai guna.

"Dulu kami diberikan pelatihan membuat tas dari lidi swait oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, lalu kami kembangkan," tuturnya.

Hendra mengungkapkan, pelatihan dan dukungan pemerintah derah sangat membantunya dalam mengembangkan kreasi bernuansa kearifan lokal tersebut.

Namun, Ia berharap kedepannya akan ada lagi bantuan pemerintah dalam hal sarana dan prasarana pengembangan usaha ini.

"Kami ingin buat gerai oleh-oleh atau minimal mesin jahit kulit yang bisa kami manfaatkan untuk membuat tas. Karena kalau permintaan banyak, takut tidak terhendel kalau cuma mesin seadanya," ucapnya. (tIS)




Editor : Tis
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top