PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Untuk meningkatkan inovasi dalam memberikan pelayanan publik pada tata kelola pemerintahan, Kementerian Dalam Ne" />
Kamis, 6 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Riau Termasuk Provinsi Terinovatif
Gubri Terima Penghargaan Innovative Government Award 2019
Selasa 08 Oktober 2019, 22:23 WIB
Gubri H. Syamsuar terima penghargaan Innovative Government Award 2019 dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo yang berlangsung di Ballrom Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (07/
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Untuk meningkatkan inovasi dalam memberikan pelayanan publik pada tata kelola pemerintahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) memberikan piagam dan piala penghargaan Innovative Government Award 2019 kepada Provinsi Riau sebagai provinsi terinovatif peringkat kelima.

Provinsi Riau masuk dalam lima besar provinsi terinovatif bersama Provinsi Jawa Tengah (peringkat satu), Jawa Barat (peringkat dua), Sumatera Barat (peringkat tiga), dan DKI Jakarta (peringkat empat). Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri telah membuat inovasi pelayanan publik tata kelola pemerintahan, yakni Pusat Jejaring Inovasi Daerah atau Puja Indah.

Inovasi ini dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya pada Acara Malam Puncak Penyerahan Innovative Government Award 2019 yang berlangsung di Ballrom Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (07/10/2019), dilahirkan untuk memudahkan pelayanan di daerah yang dilakukan secara mudah, sederhana, murah, cepat tepat, serta memberikan kemudahan bagi investor untuk berbisnis.



"Kini sudah ada 77 pemerintah daerah yang tergabung dalam layanan Puja Indah dan telah menandatangani komitmen pembinaan inovasi daerah dengan menggunakan layanan Puja Indah sebagai inovasi layanan publik," ungkap Tjahjo.

Visi inovasi daerah ke depan, sambung Tjahjo, harus dapat mewarnai pembangunan diseluruh Indonesia, membangun inovasi juga sebagaimana yang selalu diharapkan Presiden RI Joko Widodo. Dimana filosofi inovasi yang dapat memangkas biaya, memangkas jalur birokrasi yang panjang, dan memangkas waktu yang panjang harus terwujud dengan baik dan lebih cepat.

"Visi inovasi juga harus dilakukan secara inovatif. Oleh karena itu kita harus mewujudkan inovasi diseluruh daerah di Indonesia, baik lahir dari pemerintah daerah maupun yang difasilitasi oleh pemerintah pusat harus menjadi smart government. Hal ini dapat diwujudkan dengan merefleksikan smart city dan smart regional di seluruh Indonesia," ujar Tjahjo.

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai menerima penghargaan tersebut mengatakan, inovasi yang dapat memangkas biaya, memangkas jalur birokrasi yang panjang, dan memangkas waktu yang panjang harus terwujud dengan baik dan lebih cepat, merupakan salah satu misinya dalam memimpin Provinsi Riau.


"Saat ini kita sedang mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang prima berbasis teknologi informasi. Hal ini agar terwujudnya Riau yang berdaya saing, sejahtera, bermartabar dan unggul di Indonesia (Riau Bersatu)," jelas Syamsuar.

Penghargaan Innovative Government Award 2019 untuk Kategori Daerah Perbatasan, yakni Kabupaten Pelalawan (peringkat pertama), Kabupaten Bengkalis (peringkat kedua), dan Kabupaten Morotai (peringkat ketiga). Sementara kategori Daerah Tertinggal, yakni Kabupaten Sigi (peringkat pertama) dan Kabupaten Nabire (peringkat kedua).

Sementara untuk Kategori Kabupaten Terinovatif berturut-turut Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Malang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Banggai, Kabupaten Agam, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Untuk Kategori Kota Terinovatif, yakni Kota Denpasar, Kota Bogor, Kota Bontang, Kota Malang, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kota Makassar,  Kota Magelang  dan Kota Surakarta.

Sementara Kategori Provinsi Terinovatif, yakni Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Riau. *Advetorial




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top