Puskesmas Alai, Dorong Peningkatan Nilai Akreditasi dan Pelayanan Masyarakat
Kamis 03 Oktober 2019, 08:26 WIB
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya melakukan optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat, salah satu yang menjadi fokus adalah pelayanan Puskemas bagi masyarakat yang berada di pinggiran Kota dan Desa. Satu upaya yang dilakukan Pemkab. Meranti adalah dengan peningkatan fasilitas Puskesmas sekaligus peningkatan nilai Akreditasi Puskesmas sebagai garda terdepan dalam menyelenggarakan upaya kesehatan dasar.
Untuk peningkatan fasilitas pelayanan Puskesmas dan mendorong peningkatan nilai Akreditasi Puskesmas Alai, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, didampingi Asisten III Sekda H. Rosdaner SP.d MP.d, melakukan peninjauan Puskesmas Alai, Kamis (3/9/2019).
Kunjungan rombongan Sekda ini juga seiring dengan dilakukannya penilaian Akreditasi Puskesmas Alai oleh Tim Kemenkes RI yang dipimpin oleh Drg. Sri Aryanti.
Kedatangan Sekda yang juga didampingi Staf Bagian Humas dan Protokol Meranti, disambut oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Meranti Asrul Meldi, Ka. Puskesmas Alai dr. Moses, Kabag, Sekcam Tebing Tinggi Barat Hardiansyah, Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda. Simamora, para dokter dan karyawan Puskesmas Alai dan lainnya.
Sekedari informasi sesuai penjelasan, Kepala Puskesmas Alai dr. Moses, penilaian Akreditasi Puskesmas Alai oleh Tim Kemenkes RI ini merupakan kali kedua, dimana sebelumnya telah dilakukan pada tahun 2016 lalu dan Puskesmas Alai mendapatkan nilai Akreditasi "Dasar".
"Penilaian Akreditasi ini dilakukan sekali 3 tahun dan di 2019 ini Tim Kemenkes kembali turun untuk melakukan penilaian kita berharap dengan segala upaya yang kita lakukan ini nilai Akreditas dapat meningkat," harap dr. Moses.
Seperti diketahui, tingkatan nilai Akreditasi Puskesmas adalah pertama atau yang terendah adalah Dasar, 2. Madya, 3. Utama, 4. Paripurna.
"Dan kita yakin 3 bulan nanti saat hasil penilaian keluar Akreditasi Puskesmas Alai naik," ucapnya lagi.
Seperti dikatakan Sekda Yulian Norwis dalam peninjauannya, untuk mencapai tujuan pembagunan kesehatan didaerah, perlu diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu mulai dari Rumah Sakit dan Puskesmas.
Agar Puskesmas sebagai garda terdepan dalam menyelenggarakan upaya kesehatan dasar dapat menjalankan fungsinya secara optimal diperlukan adanya pengelolaan organisasi puskesmas secara baik yang meliputi kinerja pelayanan, proses pelayanan, serta sumber daya yang digunakan. Menurut Sekda Meranti hal ini perlu dilakukan dalam rangka upaya peningkatan mutu, manajemen risiko dan keselamatan pasien di puskesmas serta menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.
"Dan peninjauan kita kali ini untui memastikan Fasilitas Puskesmas dan Pelayanan Kesehatan terhadap masyarakat sudah berjalan sesuai harapan," jelas Sekda.
Adapun fasilitas pelayanan kesehatan Puskesmas Alai yang ditinjau Sekda adalah Ruang Rawat Inap, Ruang Alkes dan Obat-Obatan, Ruang Pelayanan, Laboratorium, ruang konseling dan lainnya.
Dalam peninjauannya Sekda Meranti yang punya pengalaman dibidang kesehatan karena mengelola klinik, langsung memberikan pengarahan untuk pembenahan ruang perawatan seperti tempat tidur, pendingin udara, pencahayaan dan lainnya. Begitu juga saat meninjau ruang penyimpanan obat-obatan Sekda menyarankan dilakukan Managemen yang baik dalam hal penempatan dan stock obat agar memudahkan pencarian serta jumlah yang tersedia.
Dan yang menjadi fokus dan perlu ditingkatkan menurut Sekda adalah ruang perawatan rawat Inap dan ketersediaan obat-obatan karena sangat diperlukan oleh masyarakat yang sakit.
"Ini yang perlu diperhatikan jangan sampai masyarakat mengeluh karena ruang rawat inap tak layak atau stok obat habis," ujar Sekda kepada Ka. Puskemas dan Sekretaris Dinas Kesehatan.
Selain itu agar penanganan penyakit dan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat berjalan dengan optimal diperlukan sinergitas antara Puskesmas dengan Dinas Kesehatan dan SKPD terkait, salah satunya dalam upaya menekan angka Stanting.
"Saya minta tiap Puskesmas dapat menghimpun data jumlah penderita Stanting dari Posyandu dan berapa jumlah yang sudah ditangani. Laporkan kepada Dinas Kesehatan dan SKPD terkait sehingga upaya penanganan dapat dilakukan secara terintegrasi," jelas Sekda.
"Sementara itu terkait, penilaian Akreditasi Puskesmas Alai yang sedang dilakukan oleh Tim Kemenkes RI, Sekda berharap Akreditasi Puskemas Alai dapat meningkat hal itu sesuai dengan hasil peninjauan Sekda Yulian Norwis dan rombongan yang mendapatkan hasil cukup memuaskan.
"Ya kita doakan Akreditasinya meningkat karena dari hasil peninjauan tadi cukup memuaskan," ucap Sekda (hms)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham