Kamis, 6 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
KORBAN ASAP RIAU
Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Pekat, Jarak Pandang Makin Terbatas
Minggu 22 September 2019, 22:54 WIB
Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Pekat, Jarak Pandang Makin Terbatas

PEKANBARU. PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau lebih populer dengan sebutan Jembatan Siak IV,  tampak membayang, sebab asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru pada Minggu (22/9/2019) sore.

Jarak pandang saat ini pun semakin terbatas. Aktivitas masyarakat yang berpergian keluar tentunya wajib menggunakan masker saat berkendara di jalanan dan juga diwajibkan menghidupkan lampu kendaraan mereka.

Meski demikian, saat ini upaya pemerintah daerah (Pemda) dan jajarannya yang tergabung dalam Satgas Karhutla Provinsi Riau terus melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan di beberapa lokasi timbulnya titik api.

Kita berharap, kondisi alam ini dapat segera teratasi. Tak banyak yang kami (warga,red) harapkan dengan terjadinya kebakaran lahan. Juga terima kasih kepada Polri dan TNI yang berjibaku memadamkan api di lokasi," Ujar salah seorang warga kota Bangkinang Harianto ketika dijumpai Wartawan media ini di Pasar pagi Arengka Pekanbrau

Harianto menambahkan, ketika bertolak dari Bangkinang menuju arah Kota Pekanbaru, tampak sama, kondisi kabut asap tebal masih menyelimuti dengan jarak pandang sangat pendek. Sementara gedung-gedung juga terkesan tertutup asap (samar-samar).

Artinya kondis asap masih tetap bertahan menyelimuti Kota Pekanbaru hingga tiba musim hujan yang kabarnya datang di bulan Oktober mendatang.

Sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar pernah mengatakan telah mendirikan beberapa posko pengobatan bagi masyarakat yang terjangkit penyakit ISPA disebabkan asap.

"Posko ini sudah kita bangun di beberapa tempat di Pekanbaru. Khusus masyarakat terkena penyakit ISPA akibat asap. Pengobatan ini juga gratis, bagi pihak yang  melanggarnya (pungut biaya pengobatan,red) segera laporkan ke saya," tandas Syamsuar. (**)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top