Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Riau.
Kegiatan koordinasi pengelolaan dan pengembangan daya
tarik bersama unsur pentahelix di Provinsi Riau, yang berlangsung di
Furaya Hotel Pekanbaru.
Pemprov Riau Komit Dorong Pembangunan KEK Di Riau
Selasa 17 September 2019, 09:30 WIB
Kegiatan koordinasi pengelolaan dan pengembangan daya
tarik bersama unsur pentahelix di Provinsi Riau, yang berlangsung di
Furaya Hotel Pekanbaru.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pariwisata Provinsi Riau terus mendorong pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Riau.
Penuturan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal, dalam kegiatan koordinasi pengelolaan dan pengembangan daya tarik bersama unsur pentahelix di Provinsi Riau, yang berlangsung di Furaya Hotel Pekanbaru.
Fahmizal menyebutkan, dalam waktu dekat akan dibangun dua KEK di Riau yaitu di Bengkalis dan Pekanbaru.
"KEK di Riau sudah memiliki calon investor dan akan segera berjalan, tinggal kita siapkan persyaratan lainnya," katanya, Senin (16/9).
Ia menuturkan, berdasarkan instruksi dari kementerian, KEK di Riau diharapkan lebih cepat dari Kupang sehingga Riau akan menempati posisi pengerjaan KEK tercepat pertama di Indonesia.
"Di Kupang pengerjaan KEK memakan waktu satu tahun, di Riau akan dipersingkat jadi enam bulan. Maka Riau akan menjadi tercepat di Indonesia," ungkap Kadispar Riau ini.

Fahmizal berharap Kabupaten/Kota lainnya segera membentuk KEK. Tambahnya, Pemerintah akan terus berupaya mendukung setiap daerah untuk segera mendirikan kawasan ekonomi khusus tersebut.
"Ada lahan 100 hektar mari kita dirikan KEK. Pemerintah akan menyiapkan fasilitas penyangganya, silahkan cari investor yang mau mengelola," ujarnya.
Pada kesempatan itu juga Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Se Provinsi Riau menandatangani komitmen bersama dalam membangun wisata halal yang ada di Riau.
Kadispar Provinsi Riau, Fahmizal dalam kata sambutannya menyampaikan, komitmen dalam membangun pariwisata itu sangat penting. Jelasnya, devisa Indonesia tertinggi kedua adalah melalui pariwisata.
"Bukan tidak mungkin dengan pariwisata penghasilan daerah meningkat. Kembali lagi, tergantung kita komitmen atau tidak menjalankan," ucapnya.
Paparnya, salah satu upaya agar Riau terus mengalami kemajuan dan perkembangan adalah melalui sektor wisata alam yang semakin digalakkan.
"Pesan Menteri Pariwisata, kalau daerah tidak ada komitmen untuk maju maka tinggalkan," tegasnya.
Untuk itu, Ia mengatakan adanya kegiatan pengelolaan dan pengembangan wisata halal dapat dimanfaatkan para undangan yang hadir untuk dapat diterapkan di daerah masing-masing perwakilan.
"Semoga ilmu selama acara bisa diimplementasikan untuk pariwisata Riau semakin jaya," kata Fahmizal.
Dalam acara penandatanganan komitmen bersama dalam membangun wisata halal yang berkelanjutan ini disaksikan oleh 100 orang peserta pentahelix dari kabupaten/kota se Provinsi Riau. *Advetorial
Penuturan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal, dalam kegiatan koordinasi pengelolaan dan pengembangan daya tarik bersama unsur pentahelix di Provinsi Riau, yang berlangsung di Furaya Hotel Pekanbaru.
Fahmizal menyebutkan, dalam waktu dekat akan dibangun dua KEK di Riau yaitu di Bengkalis dan Pekanbaru.
"KEK di Riau sudah memiliki calon investor dan akan segera berjalan, tinggal kita siapkan persyaratan lainnya," katanya, Senin (16/9).
Ia menuturkan, berdasarkan instruksi dari kementerian, KEK di Riau diharapkan lebih cepat dari Kupang sehingga Riau akan menempati posisi pengerjaan KEK tercepat pertama di Indonesia.
"Di Kupang pengerjaan KEK memakan waktu satu tahun, di Riau akan dipersingkat jadi enam bulan. Maka Riau akan menjadi tercepat di Indonesia," ungkap Kadispar Riau ini.

Fahmizal berharap Kabupaten/Kota lainnya segera membentuk KEK. Tambahnya, Pemerintah akan terus berupaya mendukung setiap daerah untuk segera mendirikan kawasan ekonomi khusus tersebut.
"Ada lahan 100 hektar mari kita dirikan KEK. Pemerintah akan menyiapkan fasilitas penyangganya, silahkan cari investor yang mau mengelola," ujarnya.
Pada kesempatan itu juga Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Se Provinsi Riau menandatangani komitmen bersama dalam membangun wisata halal yang ada di Riau.
Kadispar Provinsi Riau, Fahmizal dalam kata sambutannya menyampaikan, komitmen dalam membangun pariwisata itu sangat penting. Jelasnya, devisa Indonesia tertinggi kedua adalah melalui pariwisata.
"Bukan tidak mungkin dengan pariwisata penghasilan daerah meningkat. Kembali lagi, tergantung kita komitmen atau tidak menjalankan," ucapnya.
Paparnya, salah satu upaya agar Riau terus mengalami kemajuan dan perkembangan adalah melalui sektor wisata alam yang semakin digalakkan.
"Pesan Menteri Pariwisata, kalau daerah tidak ada komitmen untuk maju maka tinggalkan," tegasnya.
Untuk itu, Ia mengatakan adanya kegiatan pengelolaan dan pengembangan wisata halal dapat dimanfaatkan para undangan yang hadir untuk dapat diterapkan di daerah masing-masing perwakilan.
"Semoga ilmu selama acara bisa diimplementasikan untuk pariwisata Riau semakin jaya," kata Fahmizal.
Dalam acara penandatanganan komitmen bersama dalam membangun wisata halal yang berkelanjutan ini disaksikan oleh 100 orang peserta pentahelix dari kabupaten/kota se Provinsi Riau. *Advetorial
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham