KABUT ASAP
Data dari MKG
Kualitas Udara Tak Sehat, Jarak pandang Dikota Pekanbaru Hanya 3 Km
Minggu 25 Agustus 2019, 22:40 WIB
Data dari MKG
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sedang terjadi di beberapa daerah di Riau sangat memprihatinkan. Dampak kabut asap akibat Karhutla tersebut terus berimbas di Kota Pekanbaru.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru pada Minggu (25/8/2019) sore menunjukkan sedikinya ada 50 hotspot terpantau di Sumatera, 17 di antaranya ada di Provinsi Riau dengan level confidence > 50 %.
"Sore ini terpantau ada 50 hotspot di antaranya Jambi 2, Sumsel 13, Kepri 9, Bangka Belitung 5, Lampung 4 dan Riau 17 yang tersebar di Pelalawan 9, Inhil 7 dan Inhu 1," ungkap Staf Analisa data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Sanya Gautami.
Sementara titik panas atau hotspot di Riau dengan Level Confidence > 70 % ada 10 titik, Pelalawan 5 dan Inhil 5 dan dua daerah ini terjadi Karhutla.
Dengan kondisi tersebut berpengaruh kepada jarak pandang atau visibility. Dari data terbaru yang dikeluarkan BMBK pada pukul 16.00 WIB menunjukkan jarak pandang Kota Pekanbaru hanya 3 Km (asap), Rengat 8 Km, Dumai 8 Km dan Pelalawan 6 Km.
Tidak hanya itu, dengan kondisi kabut asap yang terjadi juga berpengaruh kepada kualitas udara yang mulai menunjukkan level tidak sehat. Menurut Sanya Gautami Staf Analisa BMKG menerangkan bahwa Konsentrasi PM 10 di Pekanbaru yakni berada di angka 150-250 (tidak sehat)
"Untuk data terakhir terlihat dari konsentrasi PM10 pada udara sudah menujukan kondisi tidak sehat," singkat Sanya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru pada Minggu (25/8/2019) sore menunjukkan sedikinya ada 50 hotspot terpantau di Sumatera, 17 di antaranya ada di Provinsi Riau dengan level confidence > 50 %.
"Sore ini terpantau ada 50 hotspot di antaranya Jambi 2, Sumsel 13, Kepri 9, Bangka Belitung 5, Lampung 4 dan Riau 17 yang tersebar di Pelalawan 9, Inhil 7 dan Inhu 1," ungkap Staf Analisa data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Sanya Gautami.
Sementara titik panas atau hotspot di Riau dengan Level Confidence > 70 % ada 10 titik, Pelalawan 5 dan Inhil 5 dan dua daerah ini terjadi Karhutla.
Dengan kondisi tersebut berpengaruh kepada jarak pandang atau visibility. Dari data terbaru yang dikeluarkan BMBK pada pukul 16.00 WIB menunjukkan jarak pandang Kota Pekanbaru hanya 3 Km (asap), Rengat 8 Km, Dumai 8 Km dan Pelalawan 6 Km.
Tidak hanya itu, dengan kondisi kabut asap yang terjadi juga berpengaruh kepada kualitas udara yang mulai menunjukkan level tidak sehat. Menurut Sanya Gautami Staf Analisa BMKG menerangkan bahwa Konsentrasi PM 10 di Pekanbaru yakni berada di angka 150-250 (tidak sehat)
"Untuk data terakhir terlihat dari konsentrasi PM10 pada udara sudah menujukan kondisi tidak sehat," singkat Sanya.
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan