Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Badan Pesawat AirAsia
Badan Pesawat AirAsia Diketemukan Berada di Kedalaman 30 meter
Sabtu 03 Januari 2015, 23:47 WIB
Poto Int Pesawat AirAsia

JAKARTA. Riaumadani.com - Badan SAR Nasional [Basarnas] memastikan telah menemukan badan pesawat Air Asia QZ 8501 yang hilang sejak 28 Desember 2014. Badan pesawat tersebut berada di kedalaman 30 meter di perairan Pangkalan Bun.

Kepala Basarnas Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo mengatakan, penemuan badan pesawat itu berawal ketika pesawat Hercules TNI AU menemukan sebuah bayangan obyek benda yang diduga berbentuk pesawat pada 30 Desember 2014.

"Semula ditemukan ada banyangan pesawat, dari informasi itu kemudian kami tindak lanjuti," ujarnya di Jakarta, Sabtu [3/1/2015]. kepada wartawan

Soelistyo melanjutkan dari informasi itu, Basarnas kemudian menjadikan lokasi penemuan bayangan pesawat itu menjadi area prioritas pencarian. Tim SAR sempat mendapatkan sinyal sonar dari lokasi tersebut pada Jumat [2/1/2015] pagi kemarin, namun masih belum terkonfirmasi.

Untuk memperjelas, Basarnas kemudian meminta kapal Mahakarya Geo Survey [MGS], Kapal Baruna Jaya dan Kapal milik Singapura RSS Persistence untuk bergerak ke lokasi dan membantu pencarian.

Hasilnya pada Jumat [2/1/2015] malam pukul 23.40 WIB, tiga buah kapal yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi sasaran objek di bawah permukaan laut, berhasil mendeteksi dua objek besar yang kemudian dipastikan sebagai pesawat AirAsia QZ8501.

"Satu objek yang berhasil dideteksi dalam tiga dimensi berukuran 9,2 x 4,6 x 0,4 meter. Sementara satu objek lagi yang dideteksi dalam dua dimensi berukuran 7,2 x 0,5 meter," katanya.

Ia mengatakan, saat ini Basarnas tengah menunggu gambar kedua objek tersebut seutuhnya dari kapal MGS yang sedang menurunkan Remotely Operated Vehicles (ROV) untuk mengambil gambar di bawah air.

"Kami tengah mencoba mengambil gambar oleh ROV, namun perlu perjuangan karena kondisi cuaca yang buruk dan gelombang yang cukup tinggi," ujarnya.

Soelistyo menambahkan, Basarnas juga sudah memerintahkan seluruh penyelam untuk bersiap dan menuju lokasi ditemukannya badan pesawat, untuk mengevakuasi jenazah korban yang berada di dalam pesawat. **




Editor : TIS.RA
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top