Sekda H.Yulian Norwis, Kunjungi Ustadz Baharudin Penderita Rhematik Menahun
Kamis 08 Agustus 2019, 03:50 WIB
Sekda H.Yulian Norwis, Kunjungi Ustadz Baharudin Penderita Rhematik Menahun
SELAT PANJANG. RIAUMADANI. COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H Yulian Norwis SE MM menjenguk Ustadz Baharudin(54) warga Rintis Kecamatan Tebing Tinggi yang kini mengalami penyakit rhematik (asam urat).yang sudah dua tahun dideritanya, Rabu (06/08/2019) sore
Ustadz Baharuddin tidak bisa melanjutkan pekerjaannya. Namun dibalik itu, ia memiliki 3 anak yang masih duduk dibangku sekolah. Hal itu spontanitas menjadi momok menakutkan baginya. Dengan keadaan tubuh yang tidak memungkinkan, Ustadz Baharuddin tidak bisa berbuat banyak untuk menafkahi istri dan anak-anaknya,dengan s harinya berkerja mengumpul botol bekas.
Bahkan, Masnah sang istri mengaku telah berusaha mencari jalan agar sang suami bisa sembuh dan beraktivitas kembali.
"Untuk pengobatannya kita melalui Jamkesda, dan perawatnya langsung yang datang kerumah," kata sang Istri, di kediamannya, Rabu (7/8/2019).
Masnah terlihat sedih dan tidak mengucapkan kata-kata yang jelas. Bola matanya berkaca-kaca dan kian berlinang. Hingga ia menyebutkan bahwa suaminya merupakan tulang punggung keluarga.
"Suami saya ini lah tulang punggung keluarga, anak saya perempuan satunya masih MTS dan satunya lagi Kuliah. Untuk memenuhi itu saya yang melanjutkan pekerjaan bapak," cerita Masnah dan tidak bisa menahan air matanya bertetesan jatuh kebajunya.
Setelah mendengar itu, Sekda Yulian mengutarakan bahwa pihaknya akan berupaya secara serius membantu proses pengobatan Ustadz Baharuddin baik secara pribadi maupun sebagai pejabat Pemerintah.
Pantauan dilapangan saat kunjungan tersebut, Sekda Yulian Norwis duduk tepat di samping Ustadz Baharuddin. Pada saat itu, ia mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap penderitaan sang ustadz. Ia bahkan menghelus lengan ustadz itu dengan penuh rasa menghormati.
"Saya akan berusaha untuk membantu bapak, baik secara pribadi maupun sebagai pemerintah daerah. Tapi disini saya sedikit lega karna biaya pengobatan gratis melalui Jamkesda," sebutnya.
Ditengah kesibukannya menjalankan tugas, pria yang akrab disapa Icut ini tetap menyempatkan diri bertatap muka dengan masyarakat. Uniknya, dirinya selalu mencari informasi tentang masyarakat Meranti yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Kalau ada masyarakat yang sakit dan kurang mendapatkan pelayanan kesehatan saya sebagai pejabat Daerah akan sepenuhnya membantu. Karena kesehatan itu untuk bersama," bebernya.
Terpisah, salah satu masyarakat Meranti mengucapkan terimakasih atas kunjungan Sekda Meranti, atas partisipasinya membantu keluarga kurang mampu, disaat susah seperti sekarang ini.
"Harapan saya selaku masyarakat, agar keluarga bapak ustadz Baharuddin mendapatkan PKH, karena saya menilai Program Keluarga Harapan Ini Bisa membantu kesulitan ekonomi pak Baharudin nantinya," sebut Iskandar.
"Dan saya harap tidak ada alasan nantinya bapak Baharudin ini tidak termasuk didalam keluarga harapan, selain beliau adalah salah satu tulang punggung keluarga, beliau juga memiliki tanggung jawab yang besar karena 2 putra dan putrinya masih duduk dibangku sekolah," pungkasnya. (IJL/Rls)
Ustadz Baharuddin tidak bisa melanjutkan pekerjaannya. Namun dibalik itu, ia memiliki 3 anak yang masih duduk dibangku sekolah. Hal itu spontanitas menjadi momok menakutkan baginya. Dengan keadaan tubuh yang tidak memungkinkan, Ustadz Baharuddin tidak bisa berbuat banyak untuk menafkahi istri dan anak-anaknya,dengan s harinya berkerja mengumpul botol bekas.
Bahkan, Masnah sang istri mengaku telah berusaha mencari jalan agar sang suami bisa sembuh dan beraktivitas kembali.
"Untuk pengobatannya kita melalui Jamkesda, dan perawatnya langsung yang datang kerumah," kata sang Istri, di kediamannya, Rabu (7/8/2019).
Masnah terlihat sedih dan tidak mengucapkan kata-kata yang jelas. Bola matanya berkaca-kaca dan kian berlinang. Hingga ia menyebutkan bahwa suaminya merupakan tulang punggung keluarga.
"Suami saya ini lah tulang punggung keluarga, anak saya perempuan satunya masih MTS dan satunya lagi Kuliah. Untuk memenuhi itu saya yang melanjutkan pekerjaan bapak," cerita Masnah dan tidak bisa menahan air matanya bertetesan jatuh kebajunya.
Setelah mendengar itu, Sekda Yulian mengutarakan bahwa pihaknya akan berupaya secara serius membantu proses pengobatan Ustadz Baharuddin baik secara pribadi maupun sebagai pejabat Pemerintah.
Pantauan dilapangan saat kunjungan tersebut, Sekda Yulian Norwis duduk tepat di samping Ustadz Baharuddin. Pada saat itu, ia mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap penderitaan sang ustadz. Ia bahkan menghelus lengan ustadz itu dengan penuh rasa menghormati.
"Saya akan berusaha untuk membantu bapak, baik secara pribadi maupun sebagai pemerintah daerah. Tapi disini saya sedikit lega karna biaya pengobatan gratis melalui Jamkesda," sebutnya.
Ditengah kesibukannya menjalankan tugas, pria yang akrab disapa Icut ini tetap menyempatkan diri bertatap muka dengan masyarakat. Uniknya, dirinya selalu mencari informasi tentang masyarakat Meranti yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Kalau ada masyarakat yang sakit dan kurang mendapatkan pelayanan kesehatan saya sebagai pejabat Daerah akan sepenuhnya membantu. Karena kesehatan itu untuk bersama," bebernya.
Terpisah, salah satu masyarakat Meranti mengucapkan terimakasih atas kunjungan Sekda Meranti, atas partisipasinya membantu keluarga kurang mampu, disaat susah seperti sekarang ini.
"Harapan saya selaku masyarakat, agar keluarga bapak ustadz Baharuddin mendapatkan PKH, karena saya menilai Program Keluarga Harapan Ini Bisa membantu kesulitan ekonomi pak Baharudin nantinya," sebut Iskandar.
"Dan saya harap tidak ada alasan nantinya bapak Baharudin ini tidak termasuk didalam keluarga harapan, selain beliau adalah salah satu tulang punggung keluarga, beliau juga memiliki tanggung jawab yang besar karena 2 putra dan putrinya masih duduk dibangku sekolah," pungkasnya. (IJL/Rls)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham