KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Karhutla Semakin Parah, 126 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak di Pelalawan 51 Titik
Karhutla Semakin Parah, 126 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak di Pelalawan 51 Titik
Kamis 01 Agustus 2019, 23:26 WIB
Karhutla Semakin Parah, 126 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak di Pelalawan 51 Titik
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan hasil pantauan satelit pada Kamis pukul 06.00 WIB menunjukkan ada 264 titik panas yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Pulau Sumatera.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, jumlah titik panas (hotspot) paling banyak di Provinsi Riau yakni 126 titik. Daerah lain yang banyak hotspot antara lain Jambi sebanyak 53 titik, Summatera Selatan 30 titik, Bangka Belitung 14 titik, Lampung 19 titik, Kepri 8 titik, Sumatera Utara 5 titik, sedangkan Bengkulu, Aceh, dan Sumatera Utara masing-masing ada 3 titik.
“Jumlah titik panas Riau memang melonjak dibandingkan sehari lalu, paling banyak di Pelalawan,†kata Staf Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Bibin, dikutip dari Antara.
Dari 126 titik panas di Riau, paling banyak di Pelalawan yakni 51 titik. Kemudian ada juga di Indragiri Hilir 35 titik, Rokan Hilir 13 titik, Indragiri Hulu 9 titik, Siak 7 titik, Bengkalis 4 titik, Kampar dan Dumai masing-masing 3 titik, serta Rokan Hulu satu titik.
Dari jumlah tersebut ada 82 yang terindikasi kuat titik api Karhutla. Lokasi paling banyak di Pelalawan sebanyak 39 titik. Lokasinya berada di sebelah tenggara Kota Pekanbaru.
Akibatnya, hingga sekitar pukul 10.00 WIB Kota Pekanbaru terus diselimuti kabut asap Karhutla. “Asap di Pekanbaru ini kemungkinan berasal dari Pelalawan,†katanya.
Ia mengatakan angin berhembus dari arah Tenggara sehingga asap mengarah ke Pekanbaru. Kondisi Riau masih sangat rawan terbakar karena hujan bersifat lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.
“Apalagi di Pelalawan, sama sekali tidak ada peluang hujan,†katanya.
Sementara itu, Komandan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger mengatakan seluruh personel dari darat dan udara terus melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut dengan fokus utama di Pelalawan karena paling banyak titik api.
“Total ada lima heli yang dikerahkan ke Palalawan,†kata Edwar.
Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar menilai kondisi Karhutla di daerah berjuluk “bumi lancang kuning†itu belum sampai taraf mengkhawatirkan, meski begitu ia meminta seluruh masyarakat harus ikut membantu pencegahan dan pemadaman kebakaran.
“Belum mengkhawatirkan, kalau mengkhawatirkan asap banyak,†kata Gubri Syamsuar kepada wartawan saat kunjungan kerjanya di Kabupaten Siak, Rabu (31/7).
Syamsuar yang juga menjabat Komandan Satgas Karhutla Riau mengatakan, Satgas kini fokus untuk segera memadamkan kebakaran lahan gambut di Kabupaten Pelalawan.
“Yang diharapkan segera padam di Pelalawan,†ujarnya. (***)
Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, jumlah titik panas (hotspot) paling banyak di Provinsi Riau yakni 126 titik. Daerah lain yang banyak hotspot antara lain Jambi sebanyak 53 titik, Summatera Selatan 30 titik, Bangka Belitung 14 titik, Lampung 19 titik, Kepri 8 titik, Sumatera Utara 5 titik, sedangkan Bengkulu, Aceh, dan Sumatera Utara masing-masing ada 3 titik.
“Jumlah titik panas Riau memang melonjak dibandingkan sehari lalu, paling banyak di Pelalawan,†kata Staf Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Bibin, dikutip dari Antara.
Dari 126 titik panas di Riau, paling banyak di Pelalawan yakni 51 titik. Kemudian ada juga di Indragiri Hilir 35 titik, Rokan Hilir 13 titik, Indragiri Hulu 9 titik, Siak 7 titik, Bengkalis 4 titik, Kampar dan Dumai masing-masing 3 titik, serta Rokan Hulu satu titik.
Dari jumlah tersebut ada 82 yang terindikasi kuat titik api Karhutla. Lokasi paling banyak di Pelalawan sebanyak 39 titik. Lokasinya berada di sebelah tenggara Kota Pekanbaru.
Akibatnya, hingga sekitar pukul 10.00 WIB Kota Pekanbaru terus diselimuti kabut asap Karhutla. “Asap di Pekanbaru ini kemungkinan berasal dari Pelalawan,†katanya.
Ia mengatakan angin berhembus dari arah Tenggara sehingga asap mengarah ke Pekanbaru. Kondisi Riau masih sangat rawan terbakar karena hujan bersifat lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.
“Apalagi di Pelalawan, sama sekali tidak ada peluang hujan,†katanya.
Sementara itu, Komandan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger mengatakan seluruh personel dari darat dan udara terus melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut dengan fokus utama di Pelalawan karena paling banyak titik api.
“Total ada lima heli yang dikerahkan ke Palalawan,†kata Edwar.
Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar menilai kondisi Karhutla di daerah berjuluk “bumi lancang kuning†itu belum sampai taraf mengkhawatirkan, meski begitu ia meminta seluruh masyarakat harus ikut membantu pencegahan dan pemadaman kebakaran.
“Belum mengkhawatirkan, kalau mengkhawatirkan asap banyak,†kata Gubri Syamsuar kepada wartawan saat kunjungan kerjanya di Kabupaten Siak, Rabu (31/7).
Syamsuar yang juga menjabat Komandan Satgas Karhutla Riau mengatakan, Satgas kini fokus untuk segera memadamkan kebakaran lahan gambut di Kabupaten Pelalawan.
“Yang diharapkan segera padam di Pelalawan,†ujarnya. (***)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan