PLTMG
Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Koto Gasib 25
MW mulai beroperasi tahun ini setelah diresmikan langsung oleh Gubernur
Riau, Syamsuar pada Rabu (31/7/2019)
Gubri H. Syamsuar Resmikan PLTMG Koto Gasib Berkapasitas 25 MW
Kamis 01 Agustus 2019, 23:18 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Koto Gasib 25
MW mulai beroperasi tahun ini setelah diresmikan langsung oleh Gubernur
Riau, Syamsuar pada Rabu (31/7/2019)
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Koto Gasib 25 MW mulai beroperasi tahun ini setelah diresmikan langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar pada Rabu (31/7/2019) siang tadi. Di mana, PLTMG ini akan beroperasi di bawah kendali PLN Unit Induk Sumatera Bagian Utara.
Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, bahwa PLTMG 25 MW ini mulai dibangun pada tahun 2012 dengan nama PLTMG 25 MW Rawaminyak, yang kemudian selesai dibangun pada tahun 2013 dan mulai beroperasi tahun 2016 di Rawaminyak.
Namun pada tahun 2018, PLTMG 25 MW direlokasi ke Kuala Gasib dengan nilai investasi pembangunan kurang lebih sebesar Rp50 miliar dan berubah nama menjadi PLTMG Koto Gasib 25 MW.
Keberadaan PLTMG ini sendiri, kata Wiluyo, dapat memberikan efisiensi biaya pokok produksi yang semula sistem kelistrikan Kabupaten Siak ini disuplay dari PLTD di Siak dan PLTD Sei Apit.
"Selain efisiensi biaya pokok produksi, dengan hadirnya PLTMG Koto Gasib yang memberikan pasokan listrik di Kabupaten Siak, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan jumlah pelanggan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat, disamping itu juga meningkatkan pertumbuhan di sektor pariwisata serta sektor industri di Kabupaten Siak," kata Wiluyo.
Di samping itu, Wiluyo juga menyebutkan bahwa dalam program Listrik Desa sampai dengan semester I tahun 2019, PLN telah menyelesaikan penyambungan di 1.778 desa dengan presentase Rasio Desa 95.64 persen.
"Sehingga untuk komitmen Provinsi Riau benderang di tahun 2019, PLN harus menyelesaikan 81 desa di tahun ini, sehingga tercapai 100 persen presentase rasio desa," tuturnya.
Di tempat yang sama, General Manajer PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M. Irwansyah Putra mengatakan, bahwa pengoperasian PLTMG Koto Gasib ini dapat menghemat Rp25 miliar.
"Ini untuk memperkuat pasokan listrik kita di Siak, yang selama ini Kota Siak kita pasok dari PLTD Perawang kemudian kita ambil dari PLTD Siak 8 MW dan 3 MW dari Sei Apit. Dari pengoperasian ini, kita bisa melakukan penghematan subsitusi dari pemakaian minyak dengan gas yaitu Rp25 miliar bisa kita hemat," kata Irwansyah.
Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar pun mengatakan sangat menyambut baik peresmian ini, sebab pengoperasian PLTMG Koto Gasib 25 MW sudah lama ditunggu oleh masyarakat Siak.
"Karena ini (PLTMG) dulu bagian untuk menyelesaikan persoalan listrik yang ada di Siak. Pertama dulu masih ada juga listrik mati hidup di sini. Selama ini kan masih ada yang pakai PLTD, seperti Sungai Apit. Semoga dengan adanya ini, PLTD yang ada jadi cadangan aja," kata Gubernur Riau. (Tis/mcr)
Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, bahwa PLTMG 25 MW ini mulai dibangun pada tahun 2012 dengan nama PLTMG 25 MW Rawaminyak, yang kemudian selesai dibangun pada tahun 2013 dan mulai beroperasi tahun 2016 di Rawaminyak.
Namun pada tahun 2018, PLTMG 25 MW direlokasi ke Kuala Gasib dengan nilai investasi pembangunan kurang lebih sebesar Rp50 miliar dan berubah nama menjadi PLTMG Koto Gasib 25 MW.
Keberadaan PLTMG ini sendiri, kata Wiluyo, dapat memberikan efisiensi biaya pokok produksi yang semula sistem kelistrikan Kabupaten Siak ini disuplay dari PLTD di Siak dan PLTD Sei Apit.
"Selain efisiensi biaya pokok produksi, dengan hadirnya PLTMG Koto Gasib yang memberikan pasokan listrik di Kabupaten Siak, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan jumlah pelanggan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat, disamping itu juga meningkatkan pertumbuhan di sektor pariwisata serta sektor industri di Kabupaten Siak," kata Wiluyo.
Di samping itu, Wiluyo juga menyebutkan bahwa dalam program Listrik Desa sampai dengan semester I tahun 2019, PLN telah menyelesaikan penyambungan di 1.778 desa dengan presentase Rasio Desa 95.64 persen.
"Sehingga untuk komitmen Provinsi Riau benderang di tahun 2019, PLN harus menyelesaikan 81 desa di tahun ini, sehingga tercapai 100 persen presentase rasio desa," tuturnya.
Di tempat yang sama, General Manajer PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M. Irwansyah Putra mengatakan, bahwa pengoperasian PLTMG Koto Gasib ini dapat menghemat Rp25 miliar.
"Ini untuk memperkuat pasokan listrik kita di Siak, yang selama ini Kota Siak kita pasok dari PLTD Perawang kemudian kita ambil dari PLTD Siak 8 MW dan 3 MW dari Sei Apit. Dari pengoperasian ini, kita bisa melakukan penghematan subsitusi dari pemakaian minyak dengan gas yaitu Rp25 miliar bisa kita hemat," kata Irwansyah.
Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar pun mengatakan sangat menyambut baik peresmian ini, sebab pengoperasian PLTMG Koto Gasib 25 MW sudah lama ditunggu oleh masyarakat Siak.
"Karena ini (PLTMG) dulu bagian untuk menyelesaikan persoalan listrik yang ada di Siak. Pertama dulu masih ada juga listrik mati hidup di sini. Selama ini kan masih ada yang pakai PLTD, seperti Sungai Apit. Semoga dengan adanya ini, PLTD yang ada jadi cadangan aja," kata Gubernur Riau. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham