Terkait Pungutan Uang Kantin
Humas SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci Muhammad Gohan Matondang
Tampak Risih, Humas SMKN 01 Komentar di WhatsApp
Kamis 01 Agustus 2019, 01:35 WIB
Humas SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci Muhammad Gohan Matondang
PANGKALAN KERINCI. RIAUMADANI. COM - Humas SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci Muhammad Gohan Matondang tampak sangat risih atas pemberitaan pemungutan kantin di sekolah tempatnya bertugas. Melalui pesan whatsApp pada Rabu malam (31/7/19) mengomentari link berita judul "Juru Pungut Kantin SMKN 01 Ngaku Diperintah Atasan,".
Begini komentar Gohan, "lanjutkan saja sampai capek,". Apa tidak risih balas media ini? Tidak dong, kalau suda lengkap bukti-buktinya, lapor saja resmi. Apa masih kurang lengkap bahan itu.
Mungkin cara mendengar, cara melihat, cara merasakan, sudah bersatu dengan hawa nafsu. Itu sudah dimana-mana apa lagi orang-orang yang hanya bisa melihat bisul orang lain. Pengakuan itu sudah menjadi jawaban.
Bebek jalan beriringan mencari rezeki, sementara elang terbang sendiri mencari mangsa. Profesi pengacara membela yang bejat, jangan dikira bejat ketika dapat upah dari yang dibela.
Banyak yang berjuang tapi sarat kepentingan pribadi. Menyuapkan anak istri dari uang-uang yang haram. Dia kira anak-anaknya akan mencari orang-orang yang baik dan sukses, padahal hukum tuhan akan adil, anaknya pun jadi manusia yang lebih bejat, karena ayahnya makan uang haram, sebut Gohan.
Lanjut Gohan, tapi ini tak bisa dijawab sehari dua hari, biar waktu yang membuktikannya. Orang yang jolim akan mendapatkan ganjaran dari Penguasa alam semesta. Amiin.
Profesi tdk pernah menipu. Keadilan akan mencari jalannya. Tapi niat jahat akan mendapat balasannya.
Banyak penonton yg merasa lebih pandai dari pemain. Padahal dia tidak sadar pengetahuanny pun nol besar.
Berarti selamat menonton, sebab anda hanya penonton, kami lah artisnya. Kalau mau nonton jangan lupa tiketnya.
Begini komentar Gohan yang berbalas dengan media ini,
M. Gohan Matondang: Lanjutkan saja , ,, sampai capek.
WWW.SONA.COM: Siap dilanjutkan pak Humas tapi tidak risih kan
M. Gohan Matondang: Tdk donk... klo uda lngkap bukti2ny.. lpor aja resmi. Apa msh krng lngkap bahan itu..
WWW.SONA.COM: Wartawan hanya menulis apa yang didengar, dilihat dan dirasakan bukan melengkapi bukti. Mau lengkap atau tidak buktinya itu urusan yang punya kewenangan.
M. Gohan Matondang: Mungkin cara mndengar, cara mlhat, cara merasakan.... uda bersatu dgn hawa nafsu.
WWW.SONA.COM: Manusia tidak bisa munafik mau pemuka agama, alim ulama segala macam sama saja bejadnya
M. Gohan Matondang: Itu uda dmna2.... apa lg org2 yg hny bisa mlhat bisul org lain,
WWW.SONA.COM: Makanya kita jangan sok suci, karena kita manusia yang sama2 bejad.
M. Gohan Matondang: Pengakuan itu sdh mnjadi jwban....
M. Gohan Matondang: Bebek jalan beriringan mncari rezeki, smntara elang terbang sendiri2 mncari mangsa.
WWW.SONA.COM: Itu dia, skrg byk pemuka agama sekalipun tp bejad juga kan, bahkan byk yg jd pahlawan kesiangan membela yang bejad saking bejadnya
WWW.SONA.COM: Benar gak itu pak himas?
WWW.SONA.COM: Humas?
M. Gohan Matondang: Profesi pengacara mmbela yg bejat.... jgn dikira bejat ketika dapat upah dr yg dibela.
WWW.SONA.COM: Makanya saya bilang selagi manusia jangan munafik pak Humas, kecuali malaikat.
M. Gohan Matondang: Bnyk yg berjuang tpi sarat kepentingan pribadi. Mnyuapkan anak istri dari uang2 yg haram. Dia kira anak2ny akan mncari org2 yg baik dan sukses.... padahal hukum tuhan akan adil, anakny pun jdi manusia yg lbh bejat, krn ayahny makan uang haram.
M. Gohan Matondang: Tapi ini tak bisa dijwb sehari dua hari, biar waktu yg membuktikannya. Orang yg Jolim akan mndapatkan ganjaran dari Penguasa alam semesta. Amiin .
WWW.SONA.COM: Benar pak Humas, kalau maling makan uang haram itu wjr sj jaman skrg, tp byk yg jual nama pemuka agama yg pandai ceramah tp ternyata mau mati2an jd pahlawan kesiangan membela orang bejad yg sdh sekongkol makan uang haram jg. He he he e e e
M. Gohan Matondang: Profesi tdk prnh menipu....
Keadilan akan mencari jlnny. Tapi niat jahat akan mndapat balasanny.
WWW.SONA.COM: Sy lbh baik d diliat bejad krn mbuka bobrok org yag bejad, dr pd sy sok pandai ceramah tp mmg dsr bejad memungut uang org byk utk mkn anak istri, itulh uang haram sesungguhnya. Wajar sj org yg ada bobroknya risih, klu tdk risik tak akan mungkin sibuk sgl macam, itu sdh hukum alam, he he he he e e e e e e e e
M. Gohan Matondang: Bnyk penonton yg merasa lbh pandai dr pemain. Pdhal dia tdk sadar pengetahuanny pun nol besar.
WWW.SONA.COM: Makanya sy blg, penonton tdk akan sibuk kalau bkn utk berusaha menutupi bobroknya, wkwkwkwkwk
M. Gohan Matondang: Brarti slmat menonton, ,,, sebab anda hanya penonton, kami lah artisny. Klo maw nonton jgn lupa tiketny....
WWW.SONA.COM: Mau d blg sy cm sbg penonton, lantaklah situ, msh byk org yg lbh cerdas menilai siapa saya. Yg jls sy tidak mau sibuk krn sy tdk risih pd mslah itu wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwk.
Demikian komentar Humas SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Muhammad Gohan Matondang, menyikapi pemberitaan pungutan pihak sekolah kepada 13 kantin di SMK itu. Setiap kantin dipungut Rp 85 ribu tiap minggu. Dan informasinya sewa kantin itu untuk memperkaya diri kepala SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci. (Sona
Begini komentar Gohan, "lanjutkan saja sampai capek,". Apa tidak risih balas media ini? Tidak dong, kalau suda lengkap bukti-buktinya, lapor saja resmi. Apa masih kurang lengkap bahan itu.
Mungkin cara mendengar, cara melihat, cara merasakan, sudah bersatu dengan hawa nafsu. Itu sudah dimana-mana apa lagi orang-orang yang hanya bisa melihat bisul orang lain. Pengakuan itu sudah menjadi jawaban.
Bebek jalan beriringan mencari rezeki, sementara elang terbang sendiri mencari mangsa. Profesi pengacara membela yang bejat, jangan dikira bejat ketika dapat upah dari yang dibela.
Banyak yang berjuang tapi sarat kepentingan pribadi. Menyuapkan anak istri dari uang-uang yang haram. Dia kira anak-anaknya akan mencari orang-orang yang baik dan sukses, padahal hukum tuhan akan adil, anaknya pun jadi manusia yang lebih bejat, karena ayahnya makan uang haram, sebut Gohan.
Lanjut Gohan, tapi ini tak bisa dijawab sehari dua hari, biar waktu yang membuktikannya. Orang yang jolim akan mendapatkan ganjaran dari Penguasa alam semesta. Amiin.
Profesi tdk pernah menipu. Keadilan akan mencari jalannya. Tapi niat jahat akan mendapat balasannya.
Banyak penonton yg merasa lebih pandai dari pemain. Padahal dia tidak sadar pengetahuanny pun nol besar.
Berarti selamat menonton, sebab anda hanya penonton, kami lah artisnya. Kalau mau nonton jangan lupa tiketnya.
Begini komentar Gohan yang berbalas dengan media ini,
M. Gohan Matondang: Lanjutkan saja , ,, sampai capek.
WWW.SONA.COM: Siap dilanjutkan pak Humas tapi tidak risih kan
M. Gohan Matondang: Tdk donk... klo uda lngkap bukti2ny.. lpor aja resmi. Apa msh krng lngkap bahan itu..
WWW.SONA.COM: Wartawan hanya menulis apa yang didengar, dilihat dan dirasakan bukan melengkapi bukti. Mau lengkap atau tidak buktinya itu urusan yang punya kewenangan.
M. Gohan Matondang: Mungkin cara mndengar, cara mlhat, cara merasakan.... uda bersatu dgn hawa nafsu.
WWW.SONA.COM: Manusia tidak bisa munafik mau pemuka agama, alim ulama segala macam sama saja bejadnya
M. Gohan Matondang: Itu uda dmna2.... apa lg org2 yg hny bisa mlhat bisul org lain,
WWW.SONA.COM: Makanya kita jangan sok suci, karena kita manusia yang sama2 bejad.
M. Gohan Matondang: Pengakuan itu sdh mnjadi jwban....
M. Gohan Matondang: Bebek jalan beriringan mncari rezeki, smntara elang terbang sendiri2 mncari mangsa.
WWW.SONA.COM: Itu dia, skrg byk pemuka agama sekalipun tp bejad juga kan, bahkan byk yg jd pahlawan kesiangan membela yang bejad saking bejadnya
WWW.SONA.COM: Benar gak itu pak himas?
WWW.SONA.COM: Humas?
M. Gohan Matondang: Profesi pengacara mmbela yg bejat.... jgn dikira bejat ketika dapat upah dr yg dibela.
WWW.SONA.COM: Makanya saya bilang selagi manusia jangan munafik pak Humas, kecuali malaikat.
M. Gohan Matondang: Bnyk yg berjuang tpi sarat kepentingan pribadi. Mnyuapkan anak istri dari uang2 yg haram. Dia kira anak2ny akan mncari org2 yg baik dan sukses.... padahal hukum tuhan akan adil, anakny pun jdi manusia yg lbh bejat, krn ayahny makan uang haram.
M. Gohan Matondang: Tapi ini tak bisa dijwb sehari dua hari, biar waktu yg membuktikannya. Orang yg Jolim akan mndapatkan ganjaran dari Penguasa alam semesta. Amiin .
WWW.SONA.COM: Benar pak Humas, kalau maling makan uang haram itu wjr sj jaman skrg, tp byk yg jual nama pemuka agama yg pandai ceramah tp ternyata mau mati2an jd pahlawan kesiangan membela orang bejad yg sdh sekongkol makan uang haram jg. He he he e e e
M. Gohan Matondang: Profesi tdk prnh menipu....
Keadilan akan mencari jlnny. Tapi niat jahat akan mndapat balasanny.
WWW.SONA.COM: Sy lbh baik d diliat bejad krn mbuka bobrok org yag bejad, dr pd sy sok pandai ceramah tp mmg dsr bejad memungut uang org byk utk mkn anak istri, itulh uang haram sesungguhnya. Wajar sj org yg ada bobroknya risih, klu tdk risik tak akan mungkin sibuk sgl macam, itu sdh hukum alam, he he he he e e e e e e e e
M. Gohan Matondang: Bnyk penonton yg merasa lbh pandai dr pemain. Pdhal dia tdk sadar pengetahuanny pun nol besar.
WWW.SONA.COM: Makanya sy blg, penonton tdk akan sibuk kalau bkn utk berusaha menutupi bobroknya, wkwkwkwkwk
M. Gohan Matondang: Brarti slmat menonton, ,,, sebab anda hanya penonton, kami lah artisny. Klo maw nonton jgn lupa tiketny....
WWW.SONA.COM: Mau d blg sy cm sbg penonton, lantaklah situ, msh byk org yg lbh cerdas menilai siapa saya. Yg jls sy tidak mau sibuk krn sy tdk risih pd mslah itu wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwk.
Demikian komentar Humas SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Muhammad Gohan Matondang, menyikapi pemberitaan pungutan pihak sekolah kepada 13 kantin di SMK itu. Setiap kantin dipungut Rp 85 ribu tiap minggu. Dan informasinya sewa kantin itu untuk memperkaya diri kepala SMK Negeri 01 Pangkalan Kerinci. (Sona
| Editor | : | |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan