Demokrat Tak Pilih Jokowi atau Prabowo,SBY ingin Fokus
Rapimnas Demokrat Fokus Benahi Partai
Senin 19 Mei 2014, 00:15 WIB
JAKARTA. Riaumadani.com - Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat menghasilkan keputusan untuk tidak memihak salah satu kubu. Demokrat akan fokus membenahi partai untuk menghadapi pemilu yang akan datang.
"Untuk pilpres, meskipun keputusan akhir diserahkan kepada ketum (ketua umum) dan majelis tinggi, Partai Demokrat tahun ini memilih tidak berpihak atau bergabung dalam kubu mana pun, baik kubu Pak Jokowi maupun Pak Prabowo," kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono seusai Rapimnas Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).
SBY mengatakan, Partai Demokrat bertekad melakukan pembenahan dan pembangunan partai lima tahun ke depan. Meski demikian, hasil ini bukan hasil final bagi Demokrat. Keputusan akhir akan diambil oleh Majelis Tingi Demokrat paling lambat pada Selasa (20/5/2014) mendatang sebelum penutupan pendaftaran pasangan capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum.
"Saya sebagai Ketua Umum dan Majelis Tinggi Partai Demokrat memperhatikan sikap ini dan akan mengambil sikap definitif partai paling lambat 20 Mei 2014," ujarnya.
Rapimnas yang dilakukan sejak pukul 14.00 WIB berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Dari hasil voting Rapimnas, 56 persen pengurus Dewan Pimpinan Daerah menginginkan Demokrat tidak bergabung dengan poros yang ada. Meski tidak bergabung dengan poros yang ada masih terbuka, kemungkinan bagi Demokrat untuk membuat poros baru dengan partai lain yang masih netral.**
"Untuk pilpres, meskipun keputusan akhir diserahkan kepada ketum (ketua umum) dan majelis tinggi, Partai Demokrat tahun ini memilih tidak berpihak atau bergabung dalam kubu mana pun, baik kubu Pak Jokowi maupun Pak Prabowo," kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono seusai Rapimnas Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).
SBY mengatakan, Partai Demokrat bertekad melakukan pembenahan dan pembangunan partai lima tahun ke depan. Meski demikian, hasil ini bukan hasil final bagi Demokrat. Keputusan akhir akan diambil oleh Majelis Tingi Demokrat paling lambat pada Selasa (20/5/2014) mendatang sebelum penutupan pendaftaran pasangan capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum.
"Saya sebagai Ketua Umum dan Majelis Tinggi Partai Demokrat memperhatikan sikap ini dan akan mengambil sikap definitif partai paling lambat 20 Mei 2014," ujarnya.
Rapimnas yang dilakukan sejak pukul 14.00 WIB berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Dari hasil voting Rapimnas, 56 persen pengurus Dewan Pimpinan Daerah menginginkan Demokrat tidak bergabung dengan poros yang ada. Meski tidak bergabung dengan poros yang ada masih terbuka, kemungkinan bagi Demokrat untuk membuat poros baru dengan partai lain yang masih netral.**
| Editor | : | Sumber : Kompas.com |
| Kategori | : | Politik |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham