Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Demokrat Tak Pilih Jokowi atau Prabowo,SBY ingin Fokus
Rapimnas Demokrat Fokus Benahi Partai
Senin 19 Mei 2014, 00:15 WIB


JAKARTA. Riaumadani.com - Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat menghasilkan keputusan untuk tidak memihak salah satu kubu. Demokrat akan fokus membenahi partai untuk menghadapi pemilu yang akan datang.

"Untuk pilpres, meskipun keputusan akhir diserahkan kepada ketum (ketua umum) dan majelis tinggi, Partai Demokrat tahun ini memilih tidak berpihak atau bergabung dalam kubu mana pun, baik kubu Pak Jokowi maupun Pak Prabowo," kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono seusai Rapimnas Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).

SBY mengatakan, Partai Demokrat bertekad melakukan pembenahan dan pembangunan partai lima tahun ke depan. Meski demikian, hasil ini bukan hasil final bagi Demokrat. Keputusan akhir akan diambil oleh Majelis Tingi Demokrat paling lambat pada Selasa (20/5/2014) mendatang sebelum penutupan pendaftaran pasangan capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum.

"Saya sebagai Ketua Umum dan Majelis Tinggi Partai Demokrat memperhatikan sikap ini dan akan mengambil sikap definitif partai paling lambat 20 Mei 2014," ujarnya.

Rapimnas yang dilakukan sejak pukul 14.00 WIB berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Dari hasil voting Rapimnas, 56 persen pengurus Dewan Pimpinan Daerah menginginkan Demokrat tidak bergabung dengan poros yang ada. Meski tidak bergabung dengan poros yang ada masih terbuka, kemungkinan bagi Demokrat untuk membuat poros baru dengan partai lain yang masih netral.**



Editor : Sumber : Kompas.com
Kategori : Politik
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top