Wagub Edi Natar Nasution Sampaikan Jawaban Fraksi Tentang RPJMD 2019-2024
Kamis 18 Juli 2019, 10:54 WIB
Wagubri, Edi Natar Nasution memberikan Jawaban Kepala Daerah atas
Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsu Riau Tahun 2019-2024.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Kamis (19/07) menyampaikan Jawaban Kepala Daerah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsu Riau Tahun 2019-2024.
Ini dirangkai dalam rapat Paripurna DPRD Riau yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo didampingi Ketua DPRD Riau, Septina Primawati dan Wakil Ketua Asri Auzar, Kamis (18/7).
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Riau memberikan jawaban sejelas-jelasnya terhadap seluruh apa yang jadi pertanyaan dari delapan fraksi yang ada di DPRD Riau.
Setelah penyampaian jawaban Kepala Daerah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau Tahun 2019-2024 sekaligus dilakukan Pembentukan Pansus dalam melakukan pembahasan lebih lanjut.
Salah satu bentuk jawaban yang diberikan terhadap pandangan fraksi Golkar, Demokrat dan PAN terkait pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah 3 persen dijelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi Riau selama ini sangat dipengaruhi oleh Migas.
Akibat produksi semakin menurun dan ditambah dengan anjloknya harga komoditas utama Riau seperti kelapa, kelapa sawit dan karet.
"Kebijakan kedepan harus memberikan perhatian lebih pada sektor yang memberikan daya ungkit pertumbuhan ekonomi srperti wisata dan ekonomi kreatif," sebut Wagub.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo saat dikonfirmasi menyebutkan, dalam pembahasan RPJMD 2019-2024 lebih lanjut, DPRD Riau juga sudah bentuk Pansus yang diketuai oleh Husaimi Hamidi dan Wakil Ketua Ade Hartati Rahmad.
"Jadi pansus ini akan langsung beketja dalam membahas RPJMD ini. Paling tidak diberi waktu selama dua minggu bekerja, akhir bukan ini ditargetkan sudah disahkan," sebutnya. (MCR/Ch)
Ini dirangkai dalam rapat Paripurna DPRD Riau yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo didampingi Ketua DPRD Riau, Septina Primawati dan Wakil Ketua Asri Auzar, Kamis (18/7).
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Riau memberikan jawaban sejelas-jelasnya terhadap seluruh apa yang jadi pertanyaan dari delapan fraksi yang ada di DPRD Riau.
Setelah penyampaian jawaban Kepala Daerah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau Tahun 2019-2024 sekaligus dilakukan Pembentukan Pansus dalam melakukan pembahasan lebih lanjut.
Salah satu bentuk jawaban yang diberikan terhadap pandangan fraksi Golkar, Demokrat dan PAN terkait pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah 3 persen dijelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi Riau selama ini sangat dipengaruhi oleh Migas.
Akibat produksi semakin menurun dan ditambah dengan anjloknya harga komoditas utama Riau seperti kelapa, kelapa sawit dan karet.
"Kebijakan kedepan harus memberikan perhatian lebih pada sektor yang memberikan daya ungkit pertumbuhan ekonomi srperti wisata dan ekonomi kreatif," sebut Wagub.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo saat dikonfirmasi menyebutkan, dalam pembahasan RPJMD 2019-2024 lebih lanjut, DPRD Riau juga sudah bentuk Pansus yang diketuai oleh Husaimi Hamidi dan Wakil Ketua Ade Hartati Rahmad.
"Jadi pansus ini akan langsung beketja dalam membahas RPJMD ini. Paling tidak diberi waktu selama dua minggu bekerja, akhir bukan ini ditargetkan sudah disahkan," sebutnya. (MCR/Ch)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham