Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Dirazia Satpol PP, Puluhan Pasangan Mesum Kocar-kacir Berhamburan ke Semak Belukar
Rabu 17 Juli 2019, 23:15 WIB
Satpol PP tidak hanya mengamankan pasangan yang diduga berbuat mesum, mereka juga merobohkan warung yang sengaja didirikan di tempat gelap tersebut.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Satpol PP Kota Pekanbaru melakukan razia di Kawasan Purna MTQ, Selasa (16/7/2019) malam. Hasilnya, empat pasangan diduga mesum diangkut instansi penegak Peraturan Daerah (Perda) itu.

Satpol PP menggerebek warung yang diberi sekat ukuran 60 x 60 centimeter. Banyak laporan, lokasi itu dijadikan tempat asusila oleh pasangan mesum.

Menariknya, saat Satpol PP datang, aksi kejar-kejaran sempat terjadi, tiga pasang muda-mudi langsung berlarian ke arah semak belukar yang berada di belakang warung.

“Kami kenapa? Kok ditangkap? Sepeda motor kami bagaimana?,” teriak pasangan tersebut saat digiring ke dalam mobil truk operasional Satpol PP.

Satpol PP tidak hanya mengamankan pasangan yang diduga berbuat mesum, mereka juga merobohkan warung yang sengaja didirikan di tempat gelap tersebut.

Razia berlanjut ke Jalan Labersa. Di sana petugas mengamankan sepasang lagi muda-mudi. Saat didatangi, mereka berusaha lari ke dalam semak yang ada di sekitar lokasi.

Namun, berhasil ditangkap lantaran jalan di belakang warung remang-remang buntu dan berlumpur. Warung di lokasi itu juga dibongkar Satpol PP.

Meski mendapat perlawanan dari pemilik warung, Satpol PP tetap membongkar warung yang didirikan di tempat gelap itu.

Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Pramono mengatakan, razia yang dilaksanakan tanpa rencana. Mereka bergerak lantaran ada laporan masyarakat.

Masyarakat yang melaporkan, kata Agus, mengirimkan foto barang bukti berupa alat kontrasepsi yang ditemukan di lokasi yang dilaporkan. Kuat dugaan lokasi itu sering digunakan sebagak tempat pasangan mesum memuaskan nafsu.

“Saya langsung turun ke lokasi. Awalnya saya lihat ada beberapa motor parkir di sana. Kemudian kita kerahkan anggota. Entah karena mereka sudah lama di sana lantas pulang, saya tak tahu juga. Yang jelas empat pasangan kita amankan,” jelas Agus. ***




Editor : Tis
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top