Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Tahun baru 2015
Warga Pangkalan Bun Sambut Tahun Baru Gelar Doa Bersama
Kamis 01 Januari 2015, 00:31 WIB
Warga menyalakan lilin dalam acara doa bersama bagi korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Surabaya, Jawa Timur, 31 Desember 2014.

PANGKALAN BUN. Riaumadani. com - Pergantian tahun di Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, diwarnai suasana duka. Prosesi pergantian tahun dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama oleh sejumlah pemuka agama yang diinisiasi Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar.

Pangkalan Bun saat ini menjadi posko pencarian pesawat berikut penumpang dan kru AirAsia QZ8501 yang jatuh pada Minggu [28/12/2014]. Setiap temuan, serpihan pesawat maupun jenazah, akan dibawa terlebih dahulu ke kota ini sebelum diterbangkan ke pusat identifikasi di Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan doa bersama ini dimulai pada pukul 22.00 WIB. Sejak pukul 21.00 WIB, masyarakat Pangkalan Bun sudah memadati lokasi doa bersama. Sedianya, di tempat ini akan digelar pesta kembang api dan panggung musik. Namun, kedua kegiatan diurungkan menyusul perkembangan insiden pesawat AirAsia ini.

Sejumlah didirikan di lokasi ini, dengan gelaran karpet untuk alas bagi warga yang mengikuti kegiatan doa bersama. Sebuah layar besar dipasang di bagian kanan panggung, menayangkan informasi terkini dari proses penanganan musibah penerbangan tersebut.

Suasana khusyu kental terasa ketika para pemuka agama memimpin kegiatan doa. Sebelum kegiatan, lagu Gugur Bunga mengalun dari pengeras suara di lokasi ni. Dalam doa, mereka memohonkan proses pengangkatan jenazah dan puing bisa berjalan lancar, sementara untuk keluarga penumpang dan kru pesawat mendapatkan ketabahan.

Hingga Rabu malam, tujuh jenazah sudah diangkat dari laut. Sebagian jenazah masih berada di kapal pencari, sebagian di Pangkalan Bun, dan dua yang lain telah diterbangkan ke Surabaya. Proses pencarian jenazah dan bangkai pesawat terkendala kondisi cuaca di lokasi ini, dengan hujan yang terus turun dan laut bergolak.




Editor : TIS
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top