Gubri H. Syamsuar Harap Pembangunan tak Lagi kedepankan Ego daerah
Sabtu 13 Juli 2019, 14:26 WIB
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menandatangani
kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak,
Kampar serta Pelalawan atau disingkat dengan Pekansikawan. Jumat (12/7/2019).
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Kampar serta Pelalawan atau disingkat dengan Pekansikawan.
Penandatanganan tersebut langsung dihadiri para kepala daerah masing-masing, yakni Walikota Pekanbaru Firdaus, Bupati Pelalawan HM Haris, dan Bupati Siak Alfedri. Sementara Bupati Kampar diwakili Asisten II, Azwan.
Penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Riau dan kepala daerah dari Pekansikawan ini terkait komitmen kerja sama pembangunan daerah secara terpadu.
"Kami berharap dari kesepakatan ini tentu tidak hanya menguntungkan satu pihak. Tetapi bisa saling merasakan manfaat pemerataan pembangunan," kata Gubri, di ruang melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (12/7/2019).
Masing-masing kepala daerah yang tergabung dalam Pekansikawan ini pun memberikan harapan dan paparannya terkait komitmen yang telah disepakati bersama tersebut. Walikota Pekanbaru misalnya, berharap akan ada kesinergian pembangunan infrastruktur khususnya di daerah kawasan pinggiran Pekanbaru.
Dengan begitu, kawasan penyangga, baik dari sisi perekonomian maupun pembangunan bisa teroptimalkan. Harapan itu menurut Walikota mengingat Pekanbaru dikelilingi Kampar, Pelalawan serta Siak.
Kerusakan jalan lintas Pasir Putih Kampar misalnya, ketika terjadi kerusakan cukup berdampak dari sisi arus barang yang keluar masuk ke Pekanbaru. Begitu juga ketika ada aliran parit menuju sungai Kampar bermasalah, Wako meyakini hal ini menjadi salah satu penyebab kebanjiran, khususnya di daerah Panam.
"Pekanbaru ini adalah kota jasa, perdagangan dan pariwisata. Kami berharap melalui Pekansikawan ini tentu akan dapat mengoptimalkan segala potensi yang kami punya," ungkap Firdaus.
Bupati Pelalawan M Haris juga berharap kawasan pariwisata Bono dan teknopolitan yang ada di daerahnya bisa lebih berkembang.
Sementara Gubri mengatakan, terwujudnya Pekansikawan ini bisa menjadi pemicu menggeliatnya kemajuan pembangunan di daerah masing-masing dengan saling terintegrasi.
Ia berharap, pembangunan tidak lagi mengedepankan ego kepentingan masing-masing daerah. Hal ini tentunya sejalan dengan visi misi Riau 2019-2024 yakni terwujudnya Riau berdaya saing sejahtera, bermartabat, dan unggul di Indonesia.
Kemudian selain itu juga diharapkan mampu berdaya saing dengan kondisi kemampuan daerah yang mapan didukung pertumbuhan ekonomi, infrastruktur dan sumber daya manusia yang handal dan lingkungan yang lestari. (Tis/mcr)
Penandatanganan tersebut langsung dihadiri para kepala daerah masing-masing, yakni Walikota Pekanbaru Firdaus, Bupati Pelalawan HM Haris, dan Bupati Siak Alfedri. Sementara Bupati Kampar diwakili Asisten II, Azwan.
Penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Riau dan kepala daerah dari Pekansikawan ini terkait komitmen kerja sama pembangunan daerah secara terpadu.
"Kami berharap dari kesepakatan ini tentu tidak hanya menguntungkan satu pihak. Tetapi bisa saling merasakan manfaat pemerataan pembangunan," kata Gubri, di ruang melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (12/7/2019).
Masing-masing kepala daerah yang tergabung dalam Pekansikawan ini pun memberikan harapan dan paparannya terkait komitmen yang telah disepakati bersama tersebut. Walikota Pekanbaru misalnya, berharap akan ada kesinergian pembangunan infrastruktur khususnya di daerah kawasan pinggiran Pekanbaru.
Dengan begitu, kawasan penyangga, baik dari sisi perekonomian maupun pembangunan bisa teroptimalkan. Harapan itu menurut Walikota mengingat Pekanbaru dikelilingi Kampar, Pelalawan serta Siak.
Kerusakan jalan lintas Pasir Putih Kampar misalnya, ketika terjadi kerusakan cukup berdampak dari sisi arus barang yang keluar masuk ke Pekanbaru. Begitu juga ketika ada aliran parit menuju sungai Kampar bermasalah, Wako meyakini hal ini menjadi salah satu penyebab kebanjiran, khususnya di daerah Panam.
"Pekanbaru ini adalah kota jasa, perdagangan dan pariwisata. Kami berharap melalui Pekansikawan ini tentu akan dapat mengoptimalkan segala potensi yang kami punya," ungkap Firdaus.
Bupati Pelalawan M Haris juga berharap kawasan pariwisata Bono dan teknopolitan yang ada di daerahnya bisa lebih berkembang.
Sementara Gubri mengatakan, terwujudnya Pekansikawan ini bisa menjadi pemicu menggeliatnya kemajuan pembangunan di daerah masing-masing dengan saling terintegrasi.
Ia berharap, pembangunan tidak lagi mengedepankan ego kepentingan masing-masing daerah. Hal ini tentunya sejalan dengan visi misi Riau 2019-2024 yakni terwujudnya Riau berdaya saing sejahtera, bermartabat, dan unggul di Indonesia.
Kemudian selain itu juga diharapkan mampu berdaya saing dengan kondisi kemampuan daerah yang mapan didukung pertumbuhan ekonomi, infrastruktur dan sumber daya manusia yang handal dan lingkungan yang lestari. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham