Kasus Penyiraman Air Keras
Kasus Novel Baswedan yang sempat mangkrak sekian lama kini diungkap dan bertambah menarik. Setelah Kapolri membentuk tim khusus , tim gabungan untuk pengusutan kasus tersebut langsung tancap gas mengusutnya.
Temuan Tak Diduga Tim Khusus Kasus Novel Baswedan. Jenderal Bintang 3 Ikut Terseret
Rabu 10 Juli 2019, 03:18 WIB
Kasus Novel Baswedan yang sempat mangkrak sekian lama kini diungkap dan bertambah menarik. Setelah Kapolri membentuk tim khusus , tim gabungan untuk pengusutan kasus tersebut langsung tancap gas mengusutnya.JAKARTA . RIAUMADANI. COM - Kasus Novel Baswedan yang sempat mangkrak sekian lama kini diungkap dan bertambah menarik. Setelah Kapolri membentuk tim khusus , tim gabungan untuk pengusutan kasus tersebut langsung tancap gas mengusutnya.
Dari kerja sementara tim gabungan itu, diperoleh perkembangan yang tak diduga , diantaranya adanya motif politik dan terseretnya jenderal bintang 3 di pusaran kasus itu.
"Semua laporan sudah di Bapak Kapolri. Beliau akan mempelajari seperti apa yang disampaikan oleh Pak Nurcholis dan Pak Hendardi, tadi ada temuan progres dari tim pakar, ini temuan yang menarik akan kami sampaikan juga itu pada sesi konferensi pers paling lambat minggu depan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019) dikutip detik.com
Iqbal mengatakan, temuan menarik itu akan disampaikan pekan depan. Dia juga menyebut Kapolri mengapresiasi kerja tim gabungan.
Sebagaimana detik.com juga melaporkan, tim gabungan pencari fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah melaporkan hasil investigasi kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Tim gabungan mengaku telah memeriksa jenderal-jenderal bintang 3.
"Saya ketua tim investigasi kerusuhan Mei 98, periksa 15 jenderal saat itu. Dalam kasus ini juga ada jenderal-jenderal bintang 3 yang diperiksa, jangan salah. Semua yang disebut, dituduh, kita periksa lagi," kata anggota tim gabungan, Hermawan Sulistyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).
Dia menyampaikan itu menjawab perbedaan kesulitan kasus teror ke Novel dengan kasus kerusuhan Mei 1998.
Nah, semoga tim gabungan segera menylesaikan tugasnya sehingga tabir gelap di balik kasus Novel ini segera terungkap. **
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Minggu 01 Februari 2026, 19:45 WIB
Pendidikan Kader Pertama Kader Loyalis DPC PKB Kota Pekanbaru Sukses Digelar
Jumat 30 Januari 2026
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik 
Nasional

Selasa 03 Februari 2026, 15:11 WIB
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Selasa 03 Februari 2026
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 02 Februari 2026, 17:22 WIB
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Senin 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat