Ribuan Wisatawan Dipastikan Hadir dalam Festival Bakar Tongkang di Kota Bagan Siapiapi
Minggu 16 Juni 2019, 23:15 WIB
Tradisi festival bakar tongkar menjadi ritual tahunan bagi warga
Tionghoa setiap tahunnya di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir,
Provinsi Riau.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Tradisi festival bakar tongkar menjadi ritual tahunan bagi warga Tionghoa setiap tahunnya di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Tahun ini, festival itu dijadwalkan selama tiga hari. Mulai Senin (17/6/2019) hingga Rabu (19/6/2019) mendatang.
Agenda tahunan bakar tongkang ini tidak hanya menyita perhatian wisatawan lokal dan domestik, namun juga diminati oleh wisatawan mancanegara.
Ini dibuktikan dengan kunjungan tiga wisatawan dari Perancis yang mengaku sengaja ke Riau untuk melihat tradisi bakar tongkat.
Ketiga wisatawan asal Perancis tersebut tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu (15/6/2019) malam kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman, Minggu (16/6/2019) mengatakan, setelah warga yang berasal dari Tiongkok memutuskan melangsungkan kehidupan di Bagansiapiapi, mereka bersumpah tidak akan pulang lagi ke daerah asalnya.
Sumpah warga Tionghoa ini dengan membakar kapalnya yang terbuat dari kayu.
"Dari sanalah kenapa adanya bakar tongkang di Bagansiapiapi, yang menjadi sebuah ritual bagi warga Tionghoa yang ada di Indonesia, maupun di luar negeri. Karena warga Tionghoa yang sudah memutuskan memulai kehidupan baru ini sudah bersumpah tidak kembali lagi ke daerah asalnya," katanya.
Bagi warga Tionghoa yang sudah menetap di Bagansiapiapi saat bakar tongkang meyakini arah jatuhnya tiang kapal yang sudah dibakar itu, sebagai pertanda keberuntungan untuk memulai sebuah usaha.
"Setelah dibakar tiang kapal tongkang itu jatuh ke arah laut, mereka meyakini rezekinya dari laut. Begitu juga jika tiang kapal itu jatuhnya ke darat, menyakini kalau rezekinya dari darat," ujarnya.
Halaman selanjutnya
Seluruh keturunan warga Tionghoa yang menetap diseluruh belahan dunia meyakini hal tersebut dan hadir pada acara tersebut, sambung Fahmizal.
Wisatawan mancanegara pun datang menyaksikan langsung Festival Bakar Tongkang ini di Bagansiapiapi.
"Banyak warga keturunan Tionghoa menetap di Bagansiapiapi hijrah ke luar negeri dan kembali lagi hanya untuk menyaksikan bakar tongkang ini. Tentunya moment seperti ini sebagai daya tarik wisata yang harus diambil pemerintah pusat dan daerah, sehingga festival ini masuk dalam kalender nasional," katanya.
Puncak festival bakar tongkat akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2019.
Pihaknya menargetkan, pada acara puncak tradisi bakar tongkang di Rohil ini akan dihadiri puluha ribu wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Memang setiap tahunya even festival bakar tongkang selalu ramai dikunjungi wisatawan, pengunjung dapat menyaksikan langsung ritual ini sambil mengabadikannya.(Tp/Rls)
Agenda tahunan bakar tongkang ini tidak hanya menyita perhatian wisatawan lokal dan domestik, namun juga diminati oleh wisatawan mancanegara.
Ini dibuktikan dengan kunjungan tiga wisatawan dari Perancis yang mengaku sengaja ke Riau untuk melihat tradisi bakar tongkat.
Ketiga wisatawan asal Perancis tersebut tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu (15/6/2019) malam kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman, Minggu (16/6/2019) mengatakan, setelah warga yang berasal dari Tiongkok memutuskan melangsungkan kehidupan di Bagansiapiapi, mereka bersumpah tidak akan pulang lagi ke daerah asalnya.
Sumpah warga Tionghoa ini dengan membakar kapalnya yang terbuat dari kayu.
"Dari sanalah kenapa adanya bakar tongkang di Bagansiapiapi, yang menjadi sebuah ritual bagi warga Tionghoa yang ada di Indonesia, maupun di luar negeri. Karena warga Tionghoa yang sudah memutuskan memulai kehidupan baru ini sudah bersumpah tidak kembali lagi ke daerah asalnya," katanya.
Bagi warga Tionghoa yang sudah menetap di Bagansiapiapi saat bakar tongkang meyakini arah jatuhnya tiang kapal yang sudah dibakar itu, sebagai pertanda keberuntungan untuk memulai sebuah usaha.
"Setelah dibakar tiang kapal tongkang itu jatuh ke arah laut, mereka meyakini rezekinya dari laut. Begitu juga jika tiang kapal itu jatuhnya ke darat, menyakini kalau rezekinya dari darat," ujarnya.
Halaman selanjutnya
Seluruh keturunan warga Tionghoa yang menetap diseluruh belahan dunia meyakini hal tersebut dan hadir pada acara tersebut, sambung Fahmizal.
Wisatawan mancanegara pun datang menyaksikan langsung Festival Bakar Tongkang ini di Bagansiapiapi.
"Banyak warga keturunan Tionghoa menetap di Bagansiapiapi hijrah ke luar negeri dan kembali lagi hanya untuk menyaksikan bakar tongkang ini. Tentunya moment seperti ini sebagai daya tarik wisata yang harus diambil pemerintah pusat dan daerah, sehingga festival ini masuk dalam kalender nasional," katanya.
Puncak festival bakar tongkat akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2019.
Pihaknya menargetkan, pada acara puncak tradisi bakar tongkang di Rohil ini akan dihadiri puluha ribu wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Memang setiap tahunya even festival bakar tongkang selalu ramai dikunjungi wisatawan, pengunjung dapat menyaksikan langsung ritual ini sambil mengabadikannya.(Tp/Rls)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham