FLY OVER
Salah satu fly over (jalan layang) Jalan Sudirman
Ukiran Melayu Dua Fly Over Sudirman Tahun Depan Dicopot
Minggu 16 Juni 2019, 02:57 WIB
Salah satu fly over (jalan layang) Jalan Sudirman
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Tahun depan, relief atau ukiran melayu yang ada dua fly over (jalan layang) Jalan Sudirman akan dicopot. Nantinya, dua fly over Sudirman simpang Tuanku Tambusai dan Imam Munandar ini hanya akan berkonsep natural.
Demikian dikatakan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Yunnan Haris, Jumat (14/6/19). Karena itu menurutnya, tidak ada biaya pemeliharaan terkait relief jalan layang yang selama ini identik dengan nuansa melayunya itu.
"Pelepasan relief karena pertimbangan jangan sampai nanti dapat mengancam keselamatan warga. Entah kena warga, entah kena kendaraan. Kemungkinan 2020 sudah kita lepas," kata Yunnan.
Menurut Yunnan, ada beberapa pertimbangan untuk mencopot ukiran melayu di dua fly over tersebut. Diantaranya, ukiran yang hanya bersifat menempel di dinding fly over akan terus jatuh atau rusak berulang disebabkan beban karena getaran yang setiap waktu dilalui dalam berbagai jenis kendaraan.
Kemudian jika dibiarkan akan terus menjadi beban "wajib" karena perlunya pemeliharaan rutin setiap ukiran melayu di dua fly over tersebut.
"Kalau ditempel tak akan menyatu, kapan pun. Itu sama saja kerja sia-sia. Kecuali dia dicetak dari awal. Inikan beban bergerak. Getaran karena tempelan akan jatuh juga. Karena itu, saya minta agar dilepaskan supaya tak membahayakan warga," ungkap Yunnan.
Yunnan bahkan menyebut, ukiran melayu yang saat ini sudah banyak rusak, karena kesalahan awal. Harusnya menurutnya lagi, ukiran dibuat permanen menyatu di dinding fly over. Sehingga, beban getaran dari kendaraan tak mempengaruhi seperti yang terjadi saat ini.
"Inikan kesalahan awal, karena tak direncankaan dari awal. Kalau memang ingin menampilkan identitas harusnya dicetak menyatu. Sehingga tahan dari getaran," ujar Yunnan. (Tis/mcr)
Demikian dikatakan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Yunnan Haris, Jumat (14/6/19). Karena itu menurutnya, tidak ada biaya pemeliharaan terkait relief jalan layang yang selama ini identik dengan nuansa melayunya itu.
"Pelepasan relief karena pertimbangan jangan sampai nanti dapat mengancam keselamatan warga. Entah kena warga, entah kena kendaraan. Kemungkinan 2020 sudah kita lepas," kata Yunnan.
Menurut Yunnan, ada beberapa pertimbangan untuk mencopot ukiran melayu di dua fly over tersebut. Diantaranya, ukiran yang hanya bersifat menempel di dinding fly over akan terus jatuh atau rusak berulang disebabkan beban karena getaran yang setiap waktu dilalui dalam berbagai jenis kendaraan.
Kemudian jika dibiarkan akan terus menjadi beban "wajib" karena perlunya pemeliharaan rutin setiap ukiran melayu di dua fly over tersebut.
"Kalau ditempel tak akan menyatu, kapan pun. Itu sama saja kerja sia-sia. Kecuali dia dicetak dari awal. Inikan beban bergerak. Getaran karena tempelan akan jatuh juga. Karena itu, saya minta agar dilepaskan supaya tak membahayakan warga," ungkap Yunnan.
Yunnan bahkan menyebut, ukiran melayu yang saat ini sudah banyak rusak, karena kesalahan awal. Harusnya menurutnya lagi, ukiran dibuat permanen menyatu di dinding fly over. Sehingga, beban getaran dari kendaraan tak mempengaruhi seperti yang terjadi saat ini.
"Inikan kesalahan awal, karena tak direncankaan dari awal. Kalau memang ingin menampilkan identitas harusnya dicetak menyatu. Sehingga tahan dari getaran," ujar Yunnan. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau