JAKARTA. RIAUMADANI. com - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1440 H pada 5 Juni 2019, berdasarkan rukyatul hilal dari 105 titik " />
Selasa, 3 Februari 2026

Breaking News

  • Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Sindikat Emas Ilegal dan Narkoba di Kuantan Singingi   ●   
  • Bupati Afni Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan   ●   
  • Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia   ●   
  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas   ●   
  • Lantik 5 Pejabat Administrator Sekda Siak Tekankan Inovasi dan Profesionalisme ASN   ●   
Idul fitri 2019
Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan Lebaran Rabu 5 Juni
Senin 03 Juni 2019, 12:14 WIB
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1440 H pada 5 Juni 2019, berdasarkan rukyatul hilal dari 105 titik di 34 provinsi.


JAKARTA. RIAUMADANI. com - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1440 H pada 5 Juni 2019, berdasarkan rukyatul hilal dari 105 titik di 34 provinsi.

Pemerintah telah selesai menggelar sidang isbat penentuan awal bulan Syawal. Berdasarkan hasil sidang, pemerintah menetapkan awal 1 Syawal 1440 H pada Rabu, 5 Juni mendatang.

"Besok hari Selasa kita masih berpuasa karena besok masih Ramadhan dan demikian 1 Syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu tanggal 5 Juni 1019," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers seusai sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (03/05/2019).

Pemantauan hilal (rukyatul hilal) dilakukan di 105 titik lokasi di seluruh Indonesia. Selama proses tersebut, petugas belum melihat hilal dengan posisi minimal 2 derajat di atas ufuk.

Karena posisinya yang masih dibawah 2 derajat dan hilal tak berhasil dirukyat, maka akan disempurnakan menjadi 30 hari. Sehingga 1 Syawal 1440 H jatuh pada 5 Juni 2019.

Sidang isbat sudah digelar sejak pukul 17.00 WIB di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama. Sidang ini dihadiri oleh pimpinan ormas Islam, duta besar negara sahabat, ulama, hingga sejumlah tokoh Islam.

Hasil sidang ini sama seperti Muhammadiyah yang sudah terlebih dahulu menetapkan awal Syawal yang jatuh pada 5 Juni 2019. Muhammadiyah menggunakan metode hisab yang memungkinkan masyarakat tahu sejak dini awal bulan dalam Islam.

Sementara rukyatul hilal yang dilakukan pemerintah dilakukan secara manual, yakni dengan mengamati langsung penampakan awal bulan menggunakan teropong atau teleskop di titik-titik tersebut.

Hasil yang sama juga diumumkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang telah menetapkan 1 Syawal 1440 H pada 5 Juni 2019, setelah tim rukyatul hilal tak berhasil melihat hilal.(***)



Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top