BANTUAN RASTRA
Masyarakat Desa Maini Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan
Meranti mengadakan musyawarah terkait bantuan beras Rastra yang
dilaksanakan di aula kantor Desa Senin (04/02/2019)
Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Rusli, Sekdes dan Perangkat Desa berserta tokoh masyarakat desa Maini.
"Bagi masyarakat Desa Maini yang mendapatkan beras Rastra berdasarkan kartu sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh Pemerintah dan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan beras bantuan dari pemerintah jangan berkecil hati karena hal ini sudah kertentuan yang dibuat oleh Pemerintah,"Jelas Rusli.
Kepada Biro Media Riaumadani. com Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (13/05/2019), Rusli menyampaikan terkesan mengeluh karena banyaknya keluhan masyarakatnya disampaikan langsung oleh masyarakat kepadanya terkait bantuan beras Rastra yang tidak tepat sasaran karena banyak masyarakat yang mampu mendapatkan bantuan beras Rastra tersebut, sementara masyarakat yang kurang mampu tidak terdata.
Masyarakat Desa Maini Kecamatan Tebing Tinggi Barat Butuh Bantuan Beras Rastra
Senin 13 Mei 2019, 12:24 WIB
Masyarakat Desa Maini Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan
Meranti mengadakan musyawarah terkait bantuan beras Rastra yang
dilaksanakan di aula kantor Desa Senin (04/02/2019) SELAT PANJANG. RIAUMADANI. com - Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) yang merupakan program bantuan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia masih akan diterima masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam bentuk beras
Untuk menindaklanjuti hal tersebut Kepala Desa Maini Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan musyawarah terkait bantuan beras Rastra yang dilaksanakan di aula kantor Desa Senin (04/02/2019) yang lalu.
Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) kepada masyarakat yang sebelumnya
disebut bantuan Beras Miskin (Raskin) diharapkan sebagai dorongan agar
kedepannya masyarakat penerima bisa lebih mandiri.
Dalammusyawarah tersebut Kepala Desa Maini Rusli menyampaikan arahannyakepada masyarakat, tentang siapa-siapa yang berhak menerima bantuanberas Rastra tersebut.
Dia mengatakan, penerima Rastra diberi batasan waktu tiga
sampai dengan lima tahun, dengan harapan dalam kurun waktu tersebut,
penerima dimotivasi untuk bekerja keras agar ketika tidak lagi menerima
rastra, maka penerima dimaksud tidak lagi jatuh miskin.
Lebihlanjut, Kades Rusli menjelaskan, perubahan aturan penerimaan Rastra yang bebas uang tebusan hendaknya tidak berimplikasi pada peningkatan jumlah penerima setiap tahun. Karena itu, dia berharap, masyarakat di tingkat desa untuk menentukan siapa yang pantas menerima rastra tersebut.
Lebihlanjut, Kades Rusli menjelaskan, perubahan aturan penerimaan Rastra yang bebas uang tebusan hendaknya tidak berimplikasi pada peningkatan jumlah penerima setiap tahun. Karena itu, dia berharap, masyarakat di tingkat desa untuk menentukan siapa yang pantas menerima rastra tersebut.
Saya selalu mengingatkan, prestasi rastraadalah terjadinya penurunan penerima rastra dari waktu ke waktu, bukankarena tepat waktu menyalurkan rastra,†tegasnya.
"Saya mengharapkan kepada Dinas Sosial agar bisa memberikan formulir tambahan kepada masyarakat yang belum terdata atau masyarakat yang tidak mampu supaya bisa mendapatkan bantuan beras Rastra tersebut,"ujarnya.
Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada program bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra) di Kabupaten Kepulauan Meranti masih menjadi masalah. Pasalnya, data yang digunakan dalam penyaluran Rastra hingga saat ini adalah data yang sudah bertahun-tahun tidak diperbarui.
Menurut Ketua Forum Kepala Desa Kabupaten Kepulauan Meranti, Mahadi mengatakan persoalan data penerima Rastra merupakan masalah yang sudah lama.
"Ya itu lah salah satu masalahnya. Data itu data yang sudah bertahun-tahun. Padahal sudah kita usulkan, kita juga sudah mengajukan pembaharuan, tapi yang keluar data itu lagi. Sedangkan ada masyarakat yang sudah pindah dan mungkin sudah meninggal. Tapi ya itu saja datanya dari dulu" ujar Mahadi
Menurut Ketua Forum Kepala Desa Kabupaten Kepulauan Meranti, Mahadi mengatakan persoalan data penerima Rastra merupakan masalah yang sudah lama.
"Ya itu lah salah satu masalahnya. Data itu data yang sudah bertahun-tahun. Padahal sudah kita usulkan, kita juga sudah mengajukan pembaharuan, tapi yang keluar data itu lagi. Sedangkan ada masyarakat yang sudah pindah dan mungkin sudah meninggal. Tapi ya itu saja datanya dari dulu" ujar Mahadi
Agar penyaluran Rastra berjalan lancar dan tepat sasaran, langkah awal yang dilakukan adalah dengan melakukan validasi data KPM yang disinkronisasikan dengan data yang ada di Diskdukcapil. Namun masalah yang terjadi saat ini adalah validasi data yang ada di daerah tidak sama dengan data yang dikeluarkan oleh pusat akibatnya penyaluran dilapangan menjadi bermasalah dan ini terjadi hampir diseluruh wilayah Indonesia dan sudah menjadi masalah Nasional.
Untuk saat ini masih banyak Masyarakat desa Maini yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah karena tidak terdata, semoga Dinas Sosial kabupaten Kepulauan Meranti kembali mendata ulang dengan melibatkan aparat desa Maini supaya pendataan tersebut tepat sasaran.(IJL/Adevetorial)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau