Dugaan Korupsi ADD/DD
Pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana
Desa (ADD/DD) Desa Telayap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan,
Propinsi Riau, sejak tahun 2016-2018 diduga ajang memperkaya diri oleh
oknum kepala desa.
Pengelolaan ADD/DD Telayap Diduga Ajang Memperkaya Diri
Kamis 21 Maret 2019, 07:27 WIB
Pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana
Desa (ADD/DD) Desa Telayap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan,
Propinsi Riau, sejak tahun 2016-2018 diduga ajang memperkaya diri oleh
oknum kepala desa. PELALAWAN. RIAUMADANI. com - Pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD/DD) Desa Telayap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, sejak tahun 2016-2018 diduga ajang memperkaya diri oleh oknum kepala desa.
Demikian dikatakan oleh salah seorang aktifis LSM Granko (gerakan anti narkoba dan korupsi) Erwin H, di Pangkalan Kerinci Rabu (20/3/19). Sungguh ironis pengelolaan ADD/DD tahun 2016 dan 2017 di Desa Telayap, tidak ada satupun kegiatan pembangunan fisik dilaksanakan. Kita ketahui bahwa setiap tahun pemerintah mengucurkan ADD/DD di setiap desa kurang dari Rp 2 miliar.
Ada kegiatan pembangunan jalan semenisasi lingkungan yang dilaksanakan pada tahun 2018, itupun baru berapa bulan setelah selesai dikerjakan sudah hancur sekarang. Lebih ironisnya lagi, pembangunan jalan semenisasi itu dengan panjang kurang 600 M saja, menelan dana hingga kurang lebih Rp 800 juta, paparnya.
Hal lain yang menjadi sorotan LSM Granko dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan semenisasi tersebut, tampak dikerjakan terkesan hanya demi meraup keuntungan untuk memperkaya diri. Soalnya melihat dari kualitas semenisasi jalan tersebut, terindikasi di mark up, sehingga kondisi bangunan itu sudah memprihatinkan.
Anehnya dalam pengelolaan ADD/DD di Desa Telayap tersebut, seluruh ketua RT dan RW mengaku tidak pernah dilibatkan. Sehingga apa saja kegiatan yang dilaksanakan dari dana-dana tersebut baik DD maupun ADD, tanpa sepengetahuan aparat desa, jelas Erwin.
Salah seorang ketua RT EN di Desa Telayap yang dikonfirmasi media ini mengakui pernyataan aktifis LSM itu. Seluruh ketua RT dan RW hanya dilibatkan dalam musyawarah setiap tahun setelah ADD/DD diterima, namun tidak pernah dijelaskan bagaimana rincian alokasi dana tersebut. Benar hanya pengurus penggunaan ADD/DD saja yang dilibatkan dalam kegiatan itu, jelasnya.
Semenjak kepemimpinan Johar sebagai kepala Desa Telayap, ketua RT dan RW tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan. Diakui kalau oknum Kades itu mengelola ADD/DD semata-mata demi memperkaya dirinya sendiri dan beberapa orang pengurus lain, jelasnya lagi.
Kepala Desa Telayap Johar yang langsung dikonfirmasi saat itu membantah. "Seluruh ADD/DD tahun 2016 sampai 2018 telah dilaksanakan untuk kegiatan pembangunan fisik yaitu semenisasi jalan lingkungan dan parit,". Cuma Johar memgaku bahwa kurang mengetahui kegiatan ADD/DD tahun 2016 karena masih tanggung jawab mantan Kades yang lama.
Johar juga mengaku tidak mengetahui berapa jumlah ADD/DD yang dia terima setiap tahun. Sebab seluruh data pembukuan dipegang oleh Sekdesnya, ukunya.
Dikatakannya lagi, dalam setiap pelaksanaan kegiatan yang menggunakan ADD/DD, selalu melibatkan ketua RT dan ketua RW dalam musyawarah. Tidak benar jika ada pengakuan RT dan RW tidak pernah dilibatkan disetiap kegiatan penggunaan DD/ADD tersebut, bantahnya. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham