Di Non Job Budiaman Protes Kebijakan Pemda Pelalawan
Selasa 19 Maret 2019, 14:21 WIB
Budiaman S.KMPELALAWAN. RIAUMADANI. com - Seorang pejabat dilingkungan Pemkab Pelalawan protes setelah di non job. Soalnya dia dinon jobkan tanpa kesalahan berarti.
Saya kaget waktu pelantikan 30 Desember 2018 lalu. Tidak tahu apa sebab tiba-tiba saya dinon jobkan saat pelantikan pejabat eselon III dan IV waktu lalu oleh Bupati Pelalawan. Seakan-akan saya dianggap sebagai orang yang tidak berguna. Pada hal saya sudah cukup mengabdi di Kabupaten Pelalawan ini selama 19 tahun. Beberapa jabatan eselon III dibeberapa instansi sudah saya jalani mulai dari Dinas Kesehatan Pelalawan, hingga ke Dinas Peternakan dan terakhir di RSUD (rumah sakit umum daerah) Selasih Kabupaten Pelalawan, bebernya.
Curhat Budiaman S.KM ini disampaikan kepada media ini pada Selasa (19/3/19) di kantor Dinas Perikanan Kabupaten Pelalawan. "Selama ini saya tidak pernah berbuat kesalahan, kok tiba-tiba saya di non jobkan. Sudah non job, dicampakan pula lagi di Dinas Perikanan Kabupaten Pelalawan. Sementara begron saya dibidang kesehatan. Saya hanya sebagai fungsional tidak punya jabatan di Dinas Perikanan ini, sesalnya.
Selama 19 tahun sudah menjabat di Kabupaten Pelalawan, Budiaman mengaku tidak pernah dapat teguran, juga tidak ada dikasih peringatan. "Apa salah saya di non job sampai dicampakan di Dinas Perikanan?" ujarnya mempertanyakan.
Karena saya dianggap tidak berguna seperti ini, lebih baik saya pindah saja ke Dinas Kesehatan Propinsi Riau. Awalnya juga saya ini berasal dari Dinas Kesehatan Propinsi Riau. Sekarang sedang mengurus pindah ke Propinsi, ungkapnya dengan kecewa.
Budiaman menyampaikan curhatnya ini terkait mangkraknya proyek pembangunan gedung rawat inap THT mata dan syaraf dua lantai di lingkungan RDUD selasih. Pokonya proyek itu sudah diputus kontraknya. Dalam pelaksanaan proyek itu saya sudah berusaha sebaik mungkin. Jika sekarang proyek itu dipersoalkan karena tidak bisa selesai, saya tidak bisa campuri karena sudah tidak bertugas lagi di RSUD Selasih, ucapnya.
Budiaman juga mengaminkan pernyataan rekanan kontraktor pelaksana proyek tersebut, bahwa PPTK Irzal terkesan mempersulit pencairan dana proyek tersebut. Bahkan sampai proyek tersebut disabotase oleh PPTK dan tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatan PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan).
Memang dalam setiap pencairan harus dibutuhkan tanda tangan PPTK. Disaat seperti itu PPTK menghilang sulit dijumpai. Fatalnya lagi kalau sudah menghilang, PPTK itu bawa dokumen proyek tersebut. Akhirnya itulah yang menjadi kendala hingga proyek itu tidak dapat diselesaikan.
Anehnya lagi Budiaman juga mengaku jika ada orang dibelakang PPTK itu untuk menghambat penyelesaian proyek tersebut, sayangnya tidak disebutkannya siapa orang dibelakang PPTK itu.
Bayangkan karena PPTK sudah mengundurkan diri, sampai saya merangkap jabatan selaku PPK dan PPTK. Tujuan agar dapat menyelelesaikan proyek gedung itu. Bahkan sudah diperpanjang masa waktu pekerjaan selama 90 hari, namun rekanan kontraktor tidak mau melanjutkan sisa proyek itu, terangnya lagi.
Diakui Budiaman jika dari awal pengerjaan proyek itu ada banyak masalah. Ketika waktu pencairan dilakukan tanda tangan PPTK tentu dibutuhkan. Sementara Irzal susah ditemui oleh rekanan, dan kadang kala berkas dokumen proyek tersebut dibawanya bahkan terakhir mengundurkan diri jadi PPTK sehingga jadi kendala kepada rekanan dalam menyelesaikan pembangunan gedung itu, sebutnya lagi.
Proyek pekerjaan pembangunan Instalasi Rawat Inap THT, Mata, dan Syaraf 2 lantai, Lokasi RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Sumber Dana: DAK-Penugasan, Jumlah Dana Rp 10.367.767.489., Waktu Pelaksanaan 160 hari kalender, Tahun Anggaran 2018 bermasalah dengan pihak Kontraktor Pelaksana PT Satria Lestari Multi.
Permasalahan tersebut terungkap pada, Rabu 06 Maret 2019 setelah pihak Asep Supratman, CEO PT Satria Lestari Multi mengadakan konfrensi Pers kepada sejumlah awak media di Pangkalan Kerinci. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham